Korlap Aliansi Masyarakat Jawa Barat, Agus Satria, akan membuat aduan kepada pihak Kejaksaan

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 15 September 2023 - 06:37 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – PT PLN (Persero) telah bersepakat menjalin kerja sama pendanaan sebesar USD380 juta dari USD610 juta untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan.

Korlap Aliansi Masyarakat Jawa Barat, Agus Satria dalam aksinya pada hari Jumat, 15 September 2023 melakukan aksi daiam untuk menagih kewajiban PLN terhadap kewajiban kehutanan di sela kegiatan Forum Group Discussion (FGD) tentang Biodiversity Management Plan PLTA Upper Cisokan Pumped Storage (UCPS) 1040 MW di Hotel Malaka Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

PLTA dengan total kapasitas 1.040 Megawatt (MW) tersebut berada di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Komitmen pendanaan ini ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Penerusan Pinjaman (NPPP) yang diselenggarakan di Auditorium PLN Kantor Pusat, antara PLN dengan Kementerian Keuangan melalui skema perjanjian penerusan pinjaman atau Subsidiary Loan Agreement (SLA) pada Senin, 14 Maret 2022.

Namun ironisnya, terkait dengan progres pembangunan PLTA tersebut, PT PLN belum menuntaskan kewajiabnnya yang cukup mendasar, yakni dalam hal Pemenuhan Kewajiabn atas komitmen Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Pada tanggal 1 Desember 2021, KLHK melalui surat resminya yang bernomor S.1027/PKTL-REN/PPKH/PLA.0/12/2021, telah memberikan tanggapan atas surat permohonan perpanjangan waktu pemenuhan komitmen atau kewajiban IPPKH/Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan tersebut kepada PT PLN.

Surat tanggapan tersebut ditandatangani langsung oleh Dirjen, Direktur Rencana, Penggunaan, dan Pembentukan Wilayah Pengelolaan Hutan KLHK, Roosi Tjandrakirana.

Adapun dalam surat tanggapan tersebut dijelaskan bahwa PT PLN memohon perpanjangan waktu pemenuhan komitmen penyerahan lahan kompensasi terhadap tiga IPPKH, yang di antaranya adalah IPPKH untuk mega proyek Pembangunan PLTA Upper Cisokan.

Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal nomor 63/1/IPPKH/PMDN/2016 tanggal 19 September 2016, lahan yang digunakan untuk mega proyek PLTA Upper Cisokan seluas 409 Ha dengan jangka waktu 20 tahun.

PT PLN belum menyediakan kekurangan lahan kompensasi seluas 665,727 Ha, di mana pada saat itu masih dilakukan proses clean & clear calon laan kompensasi seluas 532,7209 Ha.

“Dan sisanya seluas 133,006 Ha belum mendapatkan lahan,” demikian isi surat tersebut.

Terkait hal itu, pemerintah sudah membuat sejumlah regulasi terkait penggunaan kawasan hutan, yang tertuang dalam PP No. 24/2010 jo PP 61/2012 jo PP 105/2015 tentang Penggunaan Kawasan Hutan; Permen LHK 27/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Pedoman Pinjam Pakai Kawasan; PP 23 Tahun 2021 tentang penyelengaraan Kehutanan; dan Permen LHK 7 Tahun 2021 tentang Perencanaan Kehutanan, Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan Dan Perubahan Fungsi Kawasan Hutan, Serta Penggunaan Kawasan Hutan.

“Kami Hanya meminta hutan ganti hutan, itu saja, Jelas dalam surat KLHK Desember 2021, menolak perpanjangan PLN dan melarang berkegiatan di Area IPPKH Cisokan, namum PLN seakan mengabaikan surat tersebut” ujar Agus kepada Media Tataruang.

Pengemplangan ini, kata dia, banyak dilakukan oleh perusahaan, baik BUMN maupun swasta, bahkan perusahaan-perusahaan yang telah melenggang di bursa saham Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Untuk mengawal pengemplangan dan pengabaian ini kami akan membuat aduan kepada pihak Kejaksaan,” tegas Agus.

Adapun seusai kegiatan tersebut, Salman, perwakilan dari PT PLN (Persero) mengatakan, pihaknya sedang dan akan berkoordinasi lebih lanjut dan meminta arahan KLHK terkait PP 7 Tahun 2021 yang sudah mendapatkan arahan dari KLHK.

Sementara mengenai Undang-undang Cipta Kerja (UUCK) dan turunannya, asas non retroaktif hukum tidak berlaku mundur sesuai arahan KLHK.

Arahan tersebut disampaikan oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya dalam agenda rapat dengan Komisi IV DPR RI beberapa waktu lalu.

(Red)**

Berita Terkait

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi
Respons Cepat Laporan Warga, Polres Prabumulih Evakuasi Korban Tertemper Kereta Api di Rambang Kapak Tengah
Satgas Karhutla Kodim 0418/Palembang Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Kertapati
Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi
Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan
Direktur Utama Teddy Andrian: Perbaikan Pipa Bukan Cuma Soal Galian, Kualitas Harus Diutamakan
SATPAS SIM Polres Cimahi Kedepankan Pelayanan Humanis, Ramah dan Cepat
Menko Polkam Kunjungi Lapas Kelas I Palembang, Berikan Motivasi kepada Warga Binaan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru