Indonesia Siap Hadapi Tantangan Ekonomi Global 2026
Satunews.id// Jakarta, 27 Januari 2026 – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menilai kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan Indonesia sepanjang 2025 tetap terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, memasuki Januari 2026, volatilitas pasar keuangan global sempat meningkat, terutama akibat ketegangan perdagangan dan geopolitik.
”KSSK akan terus mencermati dan melakukan assessment forward looking terhadap kondisi perekonomian dan sektor keuangan di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut, sekaligus melakukan usaha mitigasi secara terkoordinasi,” ujar Menkeu.
Perekonomian global masih menghadapi tantangan pada akhir 2025, dipengaruhi ketegangan perang dagang AS-Tiongkok dan penurunan suku bunga The Fed yang lebih agresif. Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap menunjukkan kinerja yang solid.
*Pertumbuhan Ekonomi Indonesia*
- Triwulan IV/2025: lebih tinggi, ditopang oleh kenaikan permintaan domestik
- 2025: 5,2%
- 2026: 5,4% (diproyeksikan)
APBN menjalankan peran strategis sebagai shock absorber di tengah tekanan global dan moderasi harga komoditas. Defisit APBN tercatat sebesar Rp695,1 triliun atau 2,92% terhadap PDB.
”APBN terus dikelola secara kredibel dan berkelanjutan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujar Menkeu.
(HMS/Red) **




























