Pentahelix Dayeuhkolot, PSDA Jabar, dan PUTR Monitoring Wilayah Rawan Banjir

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:03 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KAB BANDUNG – Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jawa Barat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan monitoring ke wilayah rawan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (14/1/2026).

Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot Tri Rahmanto mengatakan kegiatan monitoring ini dilakukan secara intensif bersama BBWS Citarum sebagai upaya komprehensif mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah Kecamatan Dayeuhkolot.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan monitoring ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk memastikan bahwa setiap langkah atau rencana aksi yang diambil benar-benar efektif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Tri Rahmanto, Rabu (14/1/2026).

Menurut Tri Rahmanto, fokus utama dari monitoring lapangan bersama SDA Provinsi Jawa Barat, PUTR dan BBWS adalah penelusuran teknis di tiga wilayah prioritas yang memiliki risiko banjir tinggi.

Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kampung Bojongasih Desa Dayeuhkolot dengan fokus pada pengerukan saluran lingkungan dan connecting drain.

Kampung Sukabirus Desa Citeureup dengan fokus pada perbaikan jembatan dan elevasi saluran, serta Kampung Cisirung Kelurahan Pasawahan dengan pemantauan saluran drainase yang mengarah ke Citarum.

“Kami menggabungkan kekuatan dari berbagai elemen, mulai dari pemerintah, akademisi, sektor swasta, masyarakat, hingga media, untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi masalah banjir di Dayeuhkolot,” ungkapnya.

Dalam agenda kegiatan bulan Januari 2026 ini, beberapa langkah konkret telah dan sedang dilaksanakan, antara lain:

Sinkronisasi Data Lapangan (12 Januari 2026) : Pentahelix Dayeuhkolot bersama BBWS Citarum telah memvalidasi temuan surveyor, termasuk titik elevasi dan kondisi sedimentasi terkini, guna memastikan anggaran yang dialokasikan tepat sasaran.

Kerja Bakti Massal : Ribuan warga bersama unsur pemerintah telah melaksanakan pembersihan drainase secara serentak di 4 desa dan 1 kelurahan untuk mengurangi dampak genangan.

Normalisasi Drainase : Dinas PUTR mulai mengalokasikan anggaran untuk normalisasi di Jalan Terusan Mohammad Toha dan Folder Babakan Sangkuriang.

Pemerintah telah menyiapkan total anggaran sekitar Rp9,5 miliar (gabungan APBD dan bantuan sektor swasta) untuk 8 langkah strategis, yang meliputi:

– Pembangunan dan penambahan kapasitas rumah pompa.
– Normalisasi Sungai Cipalasari.
– Pengerukan sedimen di saluran-saluran sekunder kawasan industri.
– Perbaikan Jembatan Sukabirus dan Jembatan Pasigaran yang dijadwalkan mulai pengerjaan fisik tahun ini.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Bandung juga tengah menyiapkan skema relokasi dan pemberian uang santunan/kontrak bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan terdampak paling parah, agar mereka dapat pindah ke lokasi yang lebih aman.(**)

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan
Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan
Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot
Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru