Resmi Berdiri Titik Nol KM Monumen Indramayu Barat, Sebagai Simbol Tonggak Awal Sejarah Indramayu Barat Sebarkan artikel ini

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:25 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu News. Id
Indramayu ,– Tugu Titik Nol Kilometer Indramayu Barat resmi berdiri. Kehadiran tugu tersebut menjadi simbol dimulainya pembangunan wilayah Indramayu Barat yang diusulkan untuk mekar dari Kabupaten Indramayu.

Tugu Titik Nol Kilometer itu berada di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya. Lokasi tersebut rencananya akan menjadi pusat ibu kota calon daerah pemekaran Indramayu Barat, sebagaimana hasil kajian Universitas Padjadjaran (Unpad) pada 2021.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah untuk pembangunan Tugu 0 Kilometer Indramayu Barat itu sudah selesai dan kami tanggal 22 Desember rencananya akan datang ke situ untuk sekedar berdoa bersama,” kata Bupati Indramayu, Lucky Hakim

Menurut Lucky, keberadaan tugu tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendukung aspirasi masyarakat Indramayu Barat untuk membentuk daerah otonomi baru.

Meski demikian, Lucky menegaskan bahwa keputusan pemekaran bukan berada di tangan pemerintah daerah, melainkan menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Tapi sambil menunggu keputusan, kami berjalan saja,” kata Lucky.

Lucky menuturkan, Tugu Titik Nol Kilometer tersebut hanyalah simbol atau tonggak awal sejarah bagi Indramayu Barat.

Untuk menjadi daerah yang mandiri, tentunya dibutuhkan pembangunan yang berkelanjutan, terutama dari sisi pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, Pemkab Indramayu berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Indramayu Barat, salah satunya melalui pengembangan kawasan industri.

“Contohnya, kawasan peruntukan industri akan kita dorong sebesar-besarnya di Indramayu Barat seperti di Sukra, di Gantar, kita sedang ada perubahan tata ruang, lalu di Eretan juga kita benahi, Kandanghaur juga untuk industri,” jelas Lucky.

Ia menambahkan, langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan agar Indramayu Barat siap mandiri saat pemekaran kelak disetujui pemerintah pusat.

“Kalau nanti moratorium dibuka dan Indramayu Barat bisa mekar, secara ekonomi wilayah ini sudah seimbang dan kuat,” ujar Lucky.

Pada kesempatan itu, Lucky juga menegaskan bahwa pengembangan industri tidak akan mengganggu sektor pertanian yang luas di wilayah Indramayu Barat.

Menurut dia, produktivitas pertanian tetap akan tinggi meski hadirnya sejumlah industri di sana.

“Ini sudah ada contohnya, satu hektare itu bisa menghasilkan padinya sampai 12 ton, itu akan kita kejar ke seluruh lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) agar seperti itu, jadi walaupun tanahnya berkurang karena untuk industri, tapi tonasenya justru bertambah,” terang dia.

Diketahui, status Indramayu Barat saat ini masih dalam tahap rencana pemekaran sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB).

Wilayahnya mencakup kecamatan-kecamatan di bagian barat seperti Kroya, Haurgeulis, Gantar, Gabuswetan, Terisi, Kandanghaur, Bongas, Anjatan, Sukra, dan Patrol.

Dengan Kecamatan Kroya yang diusulkan sebagai calon ibu kota karena letak strategisnya. Pembentukannya pun kini tinggal menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.

(Masno)

Berita Terkait

Kalapas Kelas I Palembang Perkuat Tugas dan Fungsi Jajaran  
PNSB Sumsel Kepung Empat Titik Palembang, 5.000 Masker Dibagikan di Tengah Asap
BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda
Pemkot Bandung Targetkan Raih Pendapatan Daerah Rp7,46 Triliun Pada APBD 2027
Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel
Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  
Tenggelam Di Sungai Komering Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia  
Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:48 WIB

APAK Soroti Pengelolaan Aset KBB, Dugaan Penyimpangan Harus Ditindaklanjuti Sesuai Hukum

Senin, 14 September 2026 - 11:27 WIB

DPP CEPOT MOTAH INDONESIA TERTIBKAN ADMINISTRASI CHAPTER DAN GAUNGKAN KEPEDULIAN SOSIAL

Minggu, 13 September 2026 - 08:24 WIB

Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu

Sabtu, 12 September 2026 - 15:26 WIB

Ramaikan GIIAS 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon 10 Persen atas Bea Balik Nama Kendaraan Baru dan Pajak Kendaraan 1 Tahunan

Jumat, 11 September 2026 - 23:54 WIB

Car Free Day Buah Batu Quo Vadis? BBC Desak Pemkot Bandung Kembalikan Pengelolaan kepada Komunitas

Selasa, 8 September 2026 - 08:15 WIB

Polda Jabar imbau warga gunakan masker untuk antisipasi abu vulkanik

Rabu, 2 September 2026 - 13:16 WIB

Open Tournament Bulutangkis Piala Panglima TNI Digelar di Bandung, Erwan Setiawan Harap Lahir Juara Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung Jadi Sorotan di Festival AHU Berdampak 2026 ‎

Berita Terbaru