Terimakasih Bapak Tri Rahmanto dan Bupati Bandung, Itu Yang Disampaikan Warga Citeureup dan Lamajang

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 08:37 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Bandung,|| Warga masyarakat Kp Lamajang Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, merasa lega dengan adanya Pembangunan Pintu Lamajang.

” Meski terjadi hujan deras Kp. Lamajang saat ini terbebas dari Genangan Air “.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alhamdulillah Air posisi di Cikapundung besar disekitar kampung kami tidak banjir adapun genangan sedikit itupun dikarnakan kondisi pintu Air sedang ditutup, Ujar Salah seorang Warga Kp. Lamajang Kecamatan Dayeuhkolot Kab. Bandung Pada Jumat 24 Oktober 2025.

Tidak ada back water Dari sungai dikampung kami, ucapan terimakasih Bapak Tri Rahmanto dan Bapak Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna yang sudah memperhatikan kami selaku warga Lamajang dengan dibangunnya percepatan pembangunan pintu Air, Ungkap Warga.

Selain itu oleh rekan rekan PRIMA dibangun pula benteng pembatas sungai sangat terasa sekali dampak manfaatnya tidak banjir Lagi Kalau dahulu sebelum ada pembangunan tersebut hujan sedikit atau tidak hujan diwilayah kami tp hujan dikota bandung diwilayah kami selalu banjir, Jelas Warga.

Ibu Irma salah seorang warga Citeureup warga RW.17 menuturkan
Setelah bronjong, kami merasa tenang tidak khawatir meskipun air meluap juga. Beda dengan kemarin, waktu belum dipasang bronjong, kalau air meluap selalu waswas bahkan selalu mantau dipinggir sungai untuk melihat kondisi Air, takut menggenagi kediaman kami, Tuturnya.

Hal senada diungkapkan Tatang Ketua RW.17 m, Ia mengucapkan terimakasih pada salah seorang tokoh yang sudah memperjuangkan Kampung Lajang dan Citeureup agar terbebas dari luapan Air, serta Kades Citeureup dan Bapak Bupati Bandung Kang DS.

Alhamdulillah saat ini kami merasa tenang dan tidak waswas lagi Meski air dari Kota Bandung besar, Tutupnya. ***

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan
Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan
Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot
Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru