Warga Mekarsari Cikawung Baleendah Keluhkan Polusi Udara Ternak Yang Berada Ditengah Pemukiman

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 21:38 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.id

Kab. Bandung, || Warga masyarakat Mekar Sari Cikawung RW 09 Kelurahan Warga Mekar Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung merasa resah dan terganggu dengan adanya kegiatan ternak bebek di tengah-tengah pemukiman.

“Kami masyarakat Mekar Sari Cikawung RW 09 Kelurahan Warga Mekar, Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung merasa resah dan terganggu dengan adanya ternak bebek di tengah pemukiman kami. Kami merasa terganggu karena aktivitas ternak bebek itu diikuti dengan pakan ikan lele yang menghasilkan bau tidak sedap” ujar Warga yang menyampaikan aspirasinya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami pun sempat mengeluhkan ini ke Bhabinkamtibmas dan Lurah Warga Mekar namun dibiarkan saja karena mereka menganggap hal yang biasa. Tentu kami kecewa terjadinya pembiaran, karena kami warga yang merasakan dampak negatifnya. Apalagi bila setelah hujan bau yang ditimbulkan sangat menyengat dan membuat tidak nyaman untuk bernapas.”

Ternyata pemilik peternakan tersebut adalah seorang Ketua RW dan rekannya, mereka berdalih bahwa mereka memiliki izin warga dan juga Dinas Peternakan serta Dinas Lingkungan Hidup.

Kami berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan menutup atau mengalihkan peternakan tersebut tidak berada di lingkungan pemukiman kami, ujar Hamdan Mubarok selaku Ketua RT 02/ 09 Mekar Sari Warga Mekar Baleendah Kabupaten Bandung.

“Melalui Bapak Camat, Bupati Bandung atau pejabat lainnya yang memiliki wewenang, kami berharap mendapatkan penyelesaian terkait masalah ini sesuai dengan apa yang warga masyarakat harapak yaitu berada di lingkungan yang sehat dan bersih”

“Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh ternak bebek. warga merasa terganggu oleh bau tidak sedap, apalagi dibarengi oleh pakan lele serta limbah yang dihasilkan dari kandang tersebut, bau menyengat sangat mengganggu kenyamanan, terutama pada malam hari saat angin bertiup lebih kencang,” katanya

Dia juga menegaskan, kalau usaha peternakan tidak ada yang melarang, silahkan aja tapi iya di tempatkan pada lokasi yang tidak meresahkan warga setempat.

“Kita tidak ada usil pada teman teman yang berusaha, tapi sesuaikan pada tempat tanpa merugikan warga,” tegasnya.

Dia juga berharap, seharusnya Kelurahan warga mekar bisa memperhatikan hal ini dan peduli terhadap kebersihan lingkungan dan warganya.

“Kelurahan ini sebagai aparat pemerintahan, dan mengerti keadaan masyarakat setempat, semoga aja Kelurahan cepat bertindak untuk mengatasi ini,” harapnya.****

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan
Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan
Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot
Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru