Bencana Pergerakan Tanah Pasirmunjul: Bantuan Mengalir, Relokasi Segera Dilakukan

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 08:37 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwakarta, Satunews.id – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, mendesak korban bencana pergerakan tanah di Kampung Cigintung, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Purwakarta untuk segera meninggalkan lokasi pengungsian. Pernyataan ini disampaikan saat KDM menyalurkan bantuan uang tunai senilai Rp10 juta kepada 86 kepala keluarga (KK) di Pendopo Pemkab Purwakarta pada Kamis, 19 Juni 2025.

Bantuan tersebut, berasal dari program BJB Peduli dan Baznas Jawa Barat, ditujukan untuk biaya sewa hunian sementara selama proses relokasi. Kang Dedi Mulyadi menekankan agar para penerima bantuan segera mencari tempat tinggal baru setelah menerima dana tersebut, menghindari penumpukan di tempat penampungan dan membebani petugas.

“Bapak ibu nanti setelah menerima uang, sore ini juga langsung meninggalkan tempat penampungan,” kata Kang Dedi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada dengan Gubernur, Bupati Purwakarta, Om Zein juga meminta pengosongan lokasi pengungsian pada sore hari yang sama. Ia menegaskan bahwa bantuan Rp10 juta per KK diperuntukkan bagi hunian sementara.

Om Zein memaparkan dua alternatif relokasi: pertama, memanfaatkan lahan PTPN seluas 15.000 meter persegi; dan kedua, membangun rumah di tanah milik warga sendiri. Pemerintah daerah telah melakukan pendataan lebih dari 40 lahan warga yang memungkinkan pembangunan rumah.

“Sore ini tempat pengungsian harus segera dikosongkan dan mereka harus mencari tempat hunian sementara, sambil menunggu relokasi,” ujar Om Zein.

Proses relokasi akan dilakukan secepatnya, dengan prioritas agar warga terdampak segera meninggalkan lokasi bencana. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyelesaikan relokasi dengan cepat, baik melalui lahan PTPN maupun pembangunan rumah di tanah milik warga.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan para korban bencana, serta meringankan beban petugas yang bertugas di lokasi pengungsian.

(saeful bahri)

Berita Terkait

Buryam& Ayam Bakar Pakde Syamsuri Kembali Mengguncang Lidah Citereup
Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann
Gebrakan Dua Desa! Layanan Kesehatan di Bojongnangka Diserbu Warga, Skrining TB hingga Hipertensi Jadi Sorotan
3 Tahun Teror Seksual Anak di Bekasi: Negara Diuji, Predator Harus Dihukum Tanpa Ampun
Klinik Anggi–UTD RSUD Cileungsi Satukan Aksi Kemanusiaan: 22 Kantong Darah Terkumpul
“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”
Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu
Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 17:25 WIB

Buryam& Ayam Bakar Pakde Syamsuri Kembali Mengguncang Lidah Citereup

Jumat, 24 April 2026 - 16:18 WIB

Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann

Kamis, 23 April 2026 - 22:12 WIB

3 Tahun Teror Seksual Anak di Bekasi: Negara Diuji, Predator Harus Dihukum Tanpa Ampun

Kamis, 23 April 2026 - 18:47 WIB

Klinik Anggi–UTD RSUD Cileungsi Satukan Aksi Kemanusiaan: 22 Kantong Darah Terkumpul

Rabu, 22 April 2026 - 23:33 WIB

“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”

Selasa, 21 April 2026 - 13:09 WIB

Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu

Senin, 20 April 2026 - 15:55 WIB

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence

Senin, 20 April 2026 - 15:51 WIB

Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan

Berita Terbaru