Sosok Penemuan Mayat di Sekitar Area Pemakaman Gegerkan Warga Pamolokan

- Redaksi

Rabu, 30 April 2025 - 13:08 WIB

5082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok Penemuan Mayat di Sekitar Area Pemakaman Gegerkan Warga Pamolokan

 

Sumenep

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

, satunews.id – Warga Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, Madura Jawa Timur, digegerkan dengan sosok penemuan mayat pria lanjut usia yang ditemukan gantung diri.

 

Pria tersebut diketahui bernama Slamet, warga Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, berusia sekitar 100 tahun, ditemukan meninggal dunia di area pemakaman Dusun Saluran Air. Selasa, malam 29 April 2025.

 

Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, menyampaikan bahwa korban ditemukan oleh cucu menantunya, Rovi Al Qodir (18), sekitar pukul 22.00 Wib. Saat itu, Rovi baru saja pulang ke rumah bersama istrinya, Anis, dan mendapati korban tidak berada di dalam rumah.

 

Merasa khawatir, Rovi mencari ke sekitar rumah dan akhirnya menemukan Slamet dalam kondisi meninggal dunia di belakang rumah, tergantung pada dahan pohon kamboja menggunakan tali tampar.

 

Mendapati hal tersebut, keluarga segera berkoordinasi dengan warga sekitar dan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Sumenep Kota yang datang ke lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mencatat keterangan saksi, serta mengamankan situasi.

 

Dari keterangan keluarga yang dihimpun petugas, diketahui bahwa dalam beberapa waktu terakhir Slamet sering mengalami gangguan tidur, menunjukkan perilaku berbicara tidak menentu, serta mengungkapkan keinginan untuk mengakhiri hidup. Korban juga kerap memilih menyendiri di area pemakaman yang terletak di belakang rumahnya, merasa lebih tenang karena menganggap banyak “teman” di sana.

 

Polisi sempat menyarankan kepada keluarga untuk dilakukan tindakan medis berupa visum atau otopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Namun, keluarga dengan penuh pertimbangan menolak dan memilih menerima kejadian ini sebagai musibah.

 

“Keluarga telah membuat surat pernyataan resmi yang menyatakan bahwa mereka menerima kematian korban sebagai takdir dari Tuhan Yang Maha Esa dan tidak akan melakukan tuntutan hukum,” ungkap AKP Widiarti.

 

Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan dengan cara yang layak dan penuh penghormatan.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak tentang perhatian terhadap kesehatan mental, terutama bagi warga lanjut usia. Kehangatan keluarga, perhatian lingkungan, serta dukungan sosial menjadi kunci dalam menjaga semangat hidup mereka di masa tua.

 

Pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa ini dan mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi anggota keluarga, terutama mereka yang telah memasuki usia senja. (Ruls)

Berita Terkait

Pijat Tradisional Mundu Cirebon H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat Resmi
Penunjukan Resmi : M. Rangga Putra Hakim Pimpin DPC Gerindra Tanggamus Berdasarkan Keputusan Pusat  
Pelantikan DPW Perindo Jabar Jadi Momentum Konsolidasi dan Aksi Nyata untuk Rakyat
Sorotan Tajam Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu 2025 : Nilai Pengadaan Barang dan Pakaian Adat Dinilai Tidak Wajar  
Calon Anggota BPD Desa Jatireja, Narti Siti Fachriyati Siap Bawa Perubahan Positif
Pelayanan KB Serentak Warnai HUT ke-385 Kabupaten Bandung, Dinas DaldukPPA Sasar Tiga Wilayah
Pemdes Jayamulya Respons Protes Warga Soal Kandang Ayam, Camat Turunkan Tim Trantib

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:41 WIB

LDK Karang Taruna Harmoni 7 di Puncak: Ketua RW 020 Tegaskan Komitmen Cetak Pemimpin Muda Solid dan Progresif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:19 WIB

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:43 WIB

Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:47 WIB

Bekasi Timur Memanas, Kunjungan Dishub di Perlintasan Ampera Picu Lumpuhnya Arus Lalu Lintas, Standar Keselamatan Dipertanyakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:41 WIB

Tragedi Flyover Bojong Menteng : Truk Fuso Diduga Rem Blong, Pengendara Motor Tewas di Tempat 

Kamis, 30 April 2026 - 16:59 WIB

Musdesus BLT DD 2026 Leuwikaret Tetapkan 43 KPM, Bantuan Rp100 Ribu/Bulan Uji Komitmen Transparansi

Kamis, 30 April 2026 - 15:03 WIB

Dari OTODA ke Aksi Nyata: Camat Gunung Putri Apresiasi Karanggan, Program Habitat Tak Sekadar Janji

Rabu, 29 April 2026 - 19:09 WIB

Musdes Klapanunggal 2026/2027: Evaluasi Tajam, Aspirasi Mengalir, Arah Pembangunan Ditegaskan Tanpa Kompromi

Berita Terbaru

Artikel

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:19 WIB