Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soal Dana Hibah Disikapi Forum Pondok Pesantren Jawa Barat

- Redaksi

Senin, 28 April 2025 - 16:56 WIB

50245 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung- Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di bawah Gubernur Dedi Mulyadi soal dana hibah untuk pondok pesantren menjadi sorotan.

Forum Pondok Pesantren (FPP) Jawa Barat pun menyatakan sikap soal polemik tersebut.

FPP Jawa Barat dalam hal ini menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerataan hibah untuk pondok pesantren di seluruh wilayah Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Jabar Dr.HR. Edi Komarudin M.Ag. Menyampaikan Paparanya Disela Rapat Koordinasi FPP Jabar Dengan Ormas Islam Di Kantor Mui Jabar Senin 28/04/2025

Bahwasanya, “Forum Pondok Pesantren (FPP) Jawa Barat memahami kebijakan Bapak Gubernur untuk menghapus sementara bantuan hibah untuk pesantren dengan pertimbangan efisiensi anggaran dan pembenahan berbagai hal terkait penerimaan bantuan hibah APBD dimaksud.Ungkapnya

Kh edi juga menyoroti Azas keterbukaan (transparansi), prinsip keadilan (pemerataan) dan azas manfaat untuk penerima hibah seyogyanya menjadi acuan dalam penyaluran hibah tersebut.

FPP Jabar menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang masih tetap memberikan perhatian kepada pesantren baik di RPJMD Prov 2025-2029 maupun di Kamus SIPD APBD 2026.

FPP Jabar menyampaikan apresiasi kepada pengurus FPP Kab/Kota se Jawa Barat dan para tokoh dari berbagai kalangan yang sudah memberikan respon cepat dan dukungannya terhadap pelaksanaan Perda No 1 tahun 2021 tentang fasilitasi pesantren.

FPP Jawa Barat pun berharap, dengan adanya pemerataan hibah dan kepatuhan administrasi yang ketat, pondok pesantren di seluruh Jawa Barat dapat semakin maju lagi Poin akhirnya, pesantren di Jawa Barat bisa berkontribusi lebih besar lagi dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Pondok-pondok pesantren di seluruh Jawa Barat juga dapat berkembang lebih baik serta meningkatkan kualitas pendidikannya,**pungkasnya

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru