Ketua DPRD Minta Pemkab Bekasi Maksimalkan Aset Daerah untuk Kepentingan Publik dan PAD

- Redaksi

Senin, 20 Januari 2025 - 20:17 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KAB.BEKASI, SATUNEWS.ID – Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, Senin (20/1/2024), meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi segera dan secepatnya melakukan inventarisasi aset daerah. Selain untuk kepentingan publik juga bisa memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya yakin jajaran Pemkab Bekasi bisa melakukan inventarisasi aset dengan segera dan secepatnya. Itu nanti kedepannya untuk mengoptimalkan aset-aset kita dalam hal menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), selain itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik,” katanya.

Pendataan inventaris aset ini kata politisi Partai Golkar itu musti dikerjakan dan didata dengan rapih. Kalau diperlukan, legislatif bakal mengajukan adanya Satuan Tugas (Satgas) Aset untuk mendata semuanya, agar segera dilakukan optimalisasinya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun ini kita dorong Pemkab Bekasi melalui Satgas aset untuk mendatanya disemua wilayah Kabupaten Bekasi maupun yang ada di Kota Bekasi. Setelah aset-aset kita didata biar rapih, segerakan difungsikan untuk kepentingan publik agar ada peningkatan PAD,” katanya.

Ketua DPRD menjelaskan, potensi aset yang tersebar di beberapa wilayah seperti misalnya aset tanah dan bangunan di Kota Bekasi bisa dimaksimalkan. Dibuatkan hotel atau gedung serbaguna.

“Misalnya tanah bangunan bekas kantor KONI di Kota Bekasi itukan wilayah strategis. Karena dikelilingi pusat ekonomi seperti ruko-rulo bisnis, hotel, apartemen, kan bisa saja itu dirubah jadikan hotel, atau gedung serbaguna,” jelasnya.

Kemudian di pasar Cikarang, pasar Induk Cibitung, Stasiun Cikarang, Ketua DPRD juga melihat potensi yang memungkinkan peningkatan PAD, seperti penataan lahan parkir kendaraan bermotor.

“Mungkin kalau ada yang perhatikan di Jogja dekat jalan Malioboro yang dekat rel kereta, itukan ada parkiran bertingkat. Bisa dimungkinkan di Stasiun Cikarang atau Pasar Cikarang dibuat seperti itu, dimaksimalkan untuk keperluan publik bahkan bisa memaksimalkan PAD kedepannya,” harapnya.

(Dede Bustomi)

Berita Terkait

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Shalat Sunnah Tasbih Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Makodam II/Sriwijaya
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Layanan dan Program Pembinaan Warga Binaan
Tingkatkan Inovasi dan Kenangan Berharga, Lapas Kelas I Palembang Lepas Peserta MagangHub Batch III
Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Palembang Semakin Maju dan Kreatif, Kotri Juliana Serukan Kolaborasi untuk Kemajuan Kota Berkelanjutan
Ketua INI Kota Palembang Ajak Warga Wujudkan Palembang Berjaya pada Peringatan HUT ke-1343 Tahun
Dari Aceh hingga Papua, Nazaruddin SH Satukan Semangat Kebersamaan Melalui PNSB Sumsel
PRIMA Citeureup Gelar Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Ditutup dengan Tasyakuran dan Potong Tumpeng

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:14 WIB

Viral !!.. Kades Sukaharja Diduga Miliki 13 Titik Lahan Ilegal di Wilayahnya

Berita Terbaru