*Brigade Pangan Tani Sejahtera Jayasena Gelar Penanaman Pohon*

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 11 Januari 2025 - 07:30 WIB

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*GARUT–,Satunews Id – Brigade Pangan Kabupaten Garut, melalui Brigade Pangan Tani Sejahtera Jayasena menggelar acara Penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon, yang dilaksanakan Lapangan Bola Voli, Kampung Jayasena, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jum’at (10/1/2025).

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Garut bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), dr. Maskut Farid.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun mengapresiasi pelaksanaan penanaman pohon yang diselenggarakan oleh Brigade Pangan Kabupaten Garut.

Sementara itu, Ketua Brigade Pangan Garut, Mulyono Khadafi, menyampaikan, dalam kesempatan ini ada sekitar 112 pohon yang ditanam, dengan berbagai bibit yang ditanam, mulai dari jengkol, petai, mahoni, ganitri, alba, hingga kopi.

Adapun target penanaman pohon di lokasi kali ini, kata Mulyono, sekitar 3000 pohon dengan luas lahan yang akan ditanam sekitar 9 hektare.

Ia mengungkapkan alasan dipilihnya Kecamatan Cikajang sebagai lokasi penanaman pohon, karena menurutnya daerah tersebut salah satu wilayah yang memiliki lahan konservasi cukup luas.

Selain itu, imbuh Mulyono, melalui penanaman ini juga pihaknya ingin mengkampanyekan agar semua pihak bisa memelihara dan peduli terhadap lahan konservasi yang ada di Kabupaten Garut, khususnya yang ada di Kecamatan Cikajang.

“_Closing statement_ untuk masyarakat, tetap tidak berubah dulu, sekarang, masa yang akan datang, satu-satunya makhluk hidup yang mengeluarkan oksigen adalah pohon, tanamlah pohon walaupun besok akan kiamat. Karena sekali lagi, ketika pohon terakhir sudah tumbang, ketika tetes air terakhir sudah tidak ada, dan ketika ikan terakhir sudah mati. Kita manusia baru sadar, tidak ada artinya yang namanya uang,”

(Bang Nas)**

Berita Terkait

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Shalat Sunnah Tasbih Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Makodam II/Sriwijaya
Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Layanan dan Program Pembinaan Warga Binaan
Tingkatkan Inovasi dan Kenangan Berharga, Lapas Kelas I Palembang Lepas Peserta MagangHub Batch III
Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Palembang Semakin Maju dan Kreatif, Kotri Juliana Serukan Kolaborasi untuk Kemajuan Kota Berkelanjutan
Ketua INI Kota Palembang Ajak Warga Wujudkan Palembang Berjaya pada Peringatan HUT ke-1343 Tahun
Lautan Obor dan Dongdang Warnai Tahun Baru Islam 1448 H di Limusnunggal, Ribuan Warga Bersatu dalam Semangat Hijrah

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:14 WIB

Viral !!.. Kades Sukaharja Diduga Miliki 13 Titik Lahan Ilegal di Wilayahnya

Berita Terbaru