Didukung Ribuan Guru MI, Cabup Bandung Kang DS : Saya Adalah Alumni Madrasah

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 28 Oktober 2024 - 17:27 WIB

5017 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID 

KAB BANDUNG – Sekitar 12 ribu guru dari Forum Madrasah Swasta se-Kabupaten Bandung menyatakan dukungannya kepada Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung nomor urut 2 Dadang Supriatna-Ali Syakieb di Pilbup Bandung 27 November 2024.

Hal itu disampaikan Kordinator Forum Guru Madrasah se-Kabupaten Bandung, Ahmad Sobarudin, saat silaturahim bersama Cabup Bandung Dadang Supriatna, di GOR Adi Futsal, Jl Rancawangi, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Senin (28/10/2024).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari awal, di Pilkada Kabupaten Bandung 2020 pun kami sudah mendukung Pak Dadang Supriatna menjadi Bupati Bandung. Jadi, kami tetap mendukung beliau di Pilbup 2024 untuk melanjutkan dan meningkatkan program-program beliau yang berpihak kepada madrasah,” kata Ahmad Sobarudin kepada wartawan.

Sobarudin mengakui setelah Dadang Supriatna menjadi Bupati Bandung, banyak program-program yang diajukan pihak madrasah yang sudah direalisasikan.

“Seperti program dana hibah untuk madrasah, baik pembangunan maupun renovasi bangunan gedung marasah, dan insentif guru ngaji sudah terealisasikan dan sudah dirasakan manfaatnya bagi guru-guru madrasah,” sebut Sobarudin.

Karena itu ribuan guru madrasah bertekad memenangkan Paslon Bedas di Pilbup Bandung 2024.

“Jadi, kalau kami ingin pogram-program madrasah, baik untuk Madrasah Ibtidaiyah maupun Tsanawiyah bisa dilanjutkan dan ditingkatkan, maka harus memenangkan Dadang Supriatna-Ali Syakieb, dan kami siap untuk memenangkannya,” tandas Sobarudin yang juga sebagai Ketua Persatuan Guru Madrasah (PGM) Kabupaten Bandung ini.

Sementara Cabup Dadang Supriatna mengungkapkan sebagai alumni madrasah tentu dirinya akan berpihak kepada madrasah dalam menentukan pogram-program yang digulirkan.

Cabup yang akrab disapa Kang DS ini mengakui sejak dirinya masih menjabat anggota DPRD Kabupaten Bandung pun, sudah memperjuangkan kalangan madrasah untuk mendapatkan hibah dari APBD Kabupaten Bandung.

“Waktu saya di Komisi D DPRD Kabupaten Bandung tahun 2017, sebenarnya sudah saya ajukan anggaran Rp5 miliar untuk hibah MI. Tapi entah bagaimana tidak bisa terserap, dicoret. Makanya saya bertekad untuk menjadi Bupati Bandung, sehingga hibah untuk madrasah pun bisa dicairkan setelah saya menjabat bupati 3,5 tahun,” ungkap Kang DS yang juga lulusan MI ini.

Kang DS menyebut selama dirinya menjabat Bupati Bandung, pada tahun 2023 sebanyak 119 MI mendapatkan dana hibah APBD dan tahun 2024 sebanyak 105 MI yang juga mendapatkannya dari total 224 MI se-Kabupaten Bandung.

“Ini karena saya kecewa juga waktu jadi anggota DPRD anggaran hibah untuk MI malah dicoret. Saya kecewa kalau perjuangan saya tidak terselesaikan. Saya lulusan Madrasah Ibtidaiyah, jadi saya tidak akan pernah melupakan madrasah,” tandasnya.

Termasuk untuk insentif guru ngaji yang ia perjuangkan sejak masih menjabat anggora DPRD Kabupaten Bandung, kini sudah terealisasi Rp109 miliar per tahun untuk 17 ribu guru ngaji. Bahkan lebih dari itu ia pun memperjuangkan guru honorer menjadi tenaga P3K.

“Selama jadi Bupati Bandung 3,5 tahun, saya sudah mengangkat 9 ribu guru honor menjadi P3K,” sebutnya.

Karena itu Kang DS meminta doa dan dukungan dari para guru madrasah se-Kabupaten Bandung untuk terus melanjutkan perjuangannya dalam menghargai para guru madrasah.

“Insya Allah, kalau saya jadi bupati, akan terus melakukan terobosan-terobosan demi keberlangsungan pendidikan dasar di Kabupaten Bandung dan memberikan manfaat untuk kemaslahatan umat,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Kapolda Sumsel Siapkan 159 Trainer AI, Bentengi Pelajar dari Kejahatan Siber
Perangi Korupsi Lewat Aset, KDM Minta Seluruh Tanah Pemerintah Bersertifikat
Pesantren Harus Jadi Rumah yang Aman bagi Santri, Kemenag Palembang Kukuhkan Komitmen Bersama
Kapolda Sumsel: Predikat WBK Bukan Garis Finis, tetapi Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan
Perkuat Sinergi, Lapas Kelas I Palembang Teken Kerja Sama antara Kanwil Ditjenpas Sumsel dengan PWM Sumsel dan Universitas Muhammadiyah Palembang
Polda Sumsel Bersama Tirta Medical Centre Laksanakan Rikkes Berkala PJU Tahun Anggaran 2026
Pondok Pesantren Sabilul Hasanah, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan Islam Berkualitas dan Berprestasi
Kapolda Sumsel: Jangan Beri Ruang Pelaku Pembakaran Lahan

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Panen Jagung Hibrida di Ciangsana Sukses, Sinergi Polsek Gunung Putri dan Pemdes Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Danramil Cileungsi Satukan Langkah Kepala SPPG, Tegaskan MBG Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Perangi Korupsi Lewat Aset, KDM Minta Seluruh Tanah Pemerintah Bersertifikat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Optimalkan Media Sosial Wilayah, Diskominfo Bandung Gelar Sinkronisasi di Bandung Kulon

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:55 WIB

IKM Tasikmalaya Terima Undangan Milad DPD IKM Cirebon, Komitmen Pererat Persatuan Perantau Minang

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Ambulans Gratis Jemput Warga Sakit, Program Satlak Desa Ciangsana Kian Dirasakan! Di Bawah Komando Kades H. Udin Saputra, 9 Pasien Telah Didampingi Tanpa Dipungut Biaya

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Merah Putih Wajib Berkibar! Pemdes Gunungsari Kobarkan Semangat Kemerdekaan, Ajak Warga Hiasi Desa Sepanjang Agustus

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Kabar Baik, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Turun, Jabar Alami Deflasi 0,05 Persen

Berita Terbaru

DAERAH

Kecamatan Cimahi Utara Jadi Penutup Pengawalan PPM 2026

Kamis, 6 Agu 2026 - 12:22 WIB