Vitalik Buterin Gunakan Penjualan Token MOODENG untuk Donasi Amal

- Redaksi

Senin, 14 Oktober 2024 - 17:40 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kemanusiaan dengan menyumbangkan hasil penjualan token MOODENG untuk tujuan amal. Vitalik, yang dikenal sering mendukung berbagai inisiatif sosial, kali ini berhasil mengumpulkan 308,7 ETH atau setara dengan sekitar $762.000 dari penjualan token tersebut.

Dana dari Token MOODENG untuk Bioteknologi dan Solusi Pandemi

Token MOODENG, sebuah meme coin yang diluncurkan di jaringan Solana, dijual oleh Vitalik Buterin untuk mendanai proyek-proyek kemanusiaan. Salah satu yang mendapatkan donasi terbesar adalah Kanro, sebuah organisasi amal yang fokus pada pengembangan bioteknologi dan penanganan pandemi, terutama di wilayah dengan pendapatan rendah. Sebanyak 260,15 ETH atau sekitar $640.000 disalurkan ke Kanro.

Vitalik menekankan pentingnya mendukung teknologi yang mampu memerangi penyakit menular, terutama yang ditularkan melalui udara, mengingat pandemi global yang telah terjadi. Ini merupakan salah satu langkah nyata dari komitmennya untuk memanfaatkan kekuatan blockchain dan aset digital untuk kebaikan masyarakat luas.

Namun, tidak semua pihak merespon penjualan token MOODENG ini dengan positif. Setelah penjualan tersebut, harga token MOODENG turun sekitar 20%, dari $0,10 menjadi lebih rendah. Penurunan ini memicu kekhawatiran di kalangan pemegang token yang merasa bahwa dampak negatif dari aksi jual ini akan memperburuk nilai token di pasar. Meski begitu, Vitalik menegaskan bahwa langkah ini sepenuhnya bertujuan amal dan dia tidak akan mengambil keuntungan pribadi dari penjualan ini.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komitmen Terhadap Teknologi Privasi dan Tornado Cash

Vitalik Buterin tidak hanya dikenal atas sumbangannya dalam bentuk token, tetapi juga atas dukungannya terhadap teknologi privasi di dunia blockchain. Sebelumnya, Vitalik telah menjual meme coin lainnya, NEIRO, untuk mendukung kampanye pembelaan hukum para pengembang Tornado Cash, sebuah platform yang menawarkan privasi transaksi di blockchain Ethereum.

Dukungan ini merupakan bentuk solidaritas terhadap para pengembang yang terlibat masalah hukum karena proyek mereka. Vitalik secara terbuka menegaskan pentingnya melindungi privasi dan kebebasan pengembangan teknologi di dunia blockchain, terutama dalam menghadapi regulasi yang semakin ketat.

Vitalik Ajak Komunitas Kripto Berdonasi

Melalui media sosialnya, Vitalik Buterin mengajak komunitas kripto untuk lebih aktif dalam kegiatan amal. Menurutnya, meme coin bisa memiliki nilai yang jauh lebih besar jika digunakan untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Ia juga mendorong pembentukan Decentralized Autonomous Organization (DAO) yang memungkinkan komunitas terlibat langsung dalam pengambilan keputusan terkait donasi.

Inisiatif ini diharapkan bisa membawa perubahan yang lebih luas dengan memanfaatkan potensi komunitas kripto untuk memberikan kontribusi yang berarti bagi dunia. Vitalik percaya bahwa aset digital bisa menjadi kekuatan besar dalam mendukung berbagai proyek sosial, terutama di era di mana teknologi semakin berperan penting dalam kehidupan sehari-hari.

Tentang Palapa

Palapa melalui PT Global Karya Wisesa adalah perusahaan berbasis teknologi di garis depan inovasi blockchain dan aset kripto. Palapa memiliki visi mendorong adopsi dan pemanfaatan teknologi blockchain secara luas dengan menciptakan ekosistem yang mudah dan berfokus pada pengguna.

Token Palapa (PLPA) sudah resmi terdaftar oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Dimana token Palapa telah masuk ke dalam daftar 545 aset kripto yang dapat diperdagangkan saat ini.

PLPA dibangun menggunakan blockchain Ethereum dengan standar ERC-20. Seperti diketahui, Ethereum menyediakan platform yang kuat dan aman untuk perilisan dan pengelolaan token dengan memastikan transparansi dan interoperabilitas dalam ekosistem blockchain yang lebih luas.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Grand Opening Lamama Asian Cafe and Bakery Hadirkan Kuliner Nusantara hingga Fasilitas Baking Class dan Cooking Class untuk UMKM
THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit
Pelantikan, Seminar dan Silakwil MES Jabar: Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah Inklusif
MAREMA Batch 7 Hadir di Lengkong, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas Lewat Digital Marketing
Dari Semarang ke Bandung: Warisan Kuliner Kepala Manyung Bu Fat Sejak 1969 Kini Bisa Dinikmati
BSI Support Beauty Your Fest 2026, Puluhan Brand Beauty Lokal Tampil di Summarecon Mall Bandung
Pameran IFBEX 2026 Sukses, Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
AstraPay Resmi Diluncurkan: Solusi Pembayaran Digital yang Mudah dan Aman

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru