* ARM Desak Kemenkominfo Utamakan Pencarian Kru Kapal LCT Cita XX, Kritisi Fokus Proyek Pemancar 4G*

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 9 Agustus 2024 - 11:53 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Jakarta// Hilangnya Kapal LCT Cita XX, yang membawa material BTS Pemancar 4G untuk proyek Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), serta membawa kru sebanyak 12 orang, hingga kini belum menemukan titik terang. Kapal ini berangkat dari Mimika, Papua Tengah, pada 15 Juli 2024, dan seharusnya tiba di Yahukimo, Papua Pegunungan, pada 18 Juli 2024. Namun, kapal tersebut dinyatakan hilang pada 19 Juli 2024 dan belum ditemukan hingga saat ini.

Menanggapi situasi ini, Ketua Umum Aliansi Rakyat Menggugat (ARM), Furqon Mujahid Bangun, mengkritik pernyataan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkominfo, Fadhilah Mathar. Dalam konferensi pers pada 7 Agustus 2024, Mathar menyatakan bahwa pemerintah telah menyediakan material baru untuk menara pemancar di lokasi yang sama untuk memastikan kelanjutan proyek pembangunan menara pemancar 4G.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mujahid menilai pernyataan tersebut menunjukkan kurangnya perhatian terhadap keselamatan kru kapal, yang hingga kini nasibnya belum diketahui. ARM mendesak agar prioritas utama haruslah pencarian dan penyelamatan kru kapal, bukan sekadar kelanjutan proyek. Ia juga menyatakan bahwa ARM akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran untuk mendesak Presiden dan Menteri Komunikasi serta Informatika agar memprioritaskan keselamatan nyawa kru kapal. ARM juga akan meminta pemecatan Fadhilah Mathar dari jabatannya jika terbukti lebih mementingkan proyek daripada keselamatan manusia.

Pihak berwenang masih melanjutkan upaya pencarian kapal, namun hingga saat ini, belum ada perkembangan signifikan mengenai keberadaan kapal atau kru. Sementara itu, kritik dari ARM menambah tekanan pada Kemenkominfo untuk segera menangani situasi ini dengan serius dan memastikan keselamatan manusia menjadi prioritas utama.

**Redaksi**

Berita Terkait

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Shalat Sunnah Tasbih Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Makodam II/Sriwijaya
Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Layanan dan Program Pembinaan Warga Binaan
Tingkatkan Inovasi dan Kenangan Berharga, Lapas Kelas I Palembang Lepas Peserta MagangHub Batch III
Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Palembang Semakin Maju dan Kreatif, Kotri Juliana Serukan Kolaborasi untuk Kemajuan Kota Berkelanjutan
Ketua INI Kota Palembang Ajak Warga Wujudkan Palembang Berjaya pada Peringatan HUT ke-1343 Tahun
Lautan Obor dan Dongdang Warnai Tahun Baru Islam 1448 H di Limusnunggal, Ribuan Warga Bersatu dalam Semangat Hijrah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:14 WIB

Viral !!.. Kades Sukaharja Diduga Miliki 13 Titik Lahan Ilegal di Wilayahnya

Berita Terbaru