Penemuan Tragis: Kerangka Istri dan Anak Mudjoko Tjandra Ditemukan di Rumah yang Terkunci di Kabupaten Bandung Barat

satu news 01

- Redaksi

Senin, 29 Juli 2024 - 15:09 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Bandung Barat // Temuan tragis di Kabupaten Bandung Barat, di mana Mudjoko Tjandra, setelah pulang ke rumahnya, menemukan kerangka tubuh istrinya dan anaknya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, dan Mudjoko terpaksa meminta bantuan tetangga untuk membuka pintu. Ia terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya pada November 2018 dan meninggalkan rumah pada 2014. Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian dan menunggu hasil otopsi. Pada Senin (29/7/24).

Berikut adalah kronologis peristiwa yang dilaporkan:

2014: Mudjoko Tjandra meninggalkan rumahnya di Komplek Tanimulya, Desa Tanimulya, Kec. Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Sejak saat itu, ia tidak lagi tinggal bersama istrinya, IIH (55), dan anaknya, EIP (24).

1 November 2018: Mudjoko terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya, EIP, melalui pesan WhatsApp.

29 Juli 2024, sekitar pukul 10.00 WIB: Mudjoko kembali ke rumahnya dengan tujuan untuk mengambil dokumen penting seperti akta kelahiran. Namun, saat tiba, rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.

Mudjoko meminta bantuan tetangga untuk membuka pintu rumah. Setelah pintu dibuka, ia terkejut menemukan dua kerangka manusia di dalam kamar tidur.

Mudjoko melaporkan penemuan tersebut kepada Ketua RT setempat, Bambang Daryanto.

Pihak kepolisian, yaitu Polres Cimahi dan Polsek Padalarang, melakukan identifikasi dan penyelidikan. Mereka juga menunggu hasil otopsi dari RS Sartika Asih untuk menentukan penyebab kematian.

Hingga berita ini dilaporkan, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi terkait peristiwa tersebut.

Mudjoko Tjandra: “Maksud dari Mudjoko, datang ke rumah tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan maksud mau mengambil surat-surat penting seperti Akta Kelahiran.”

Mudjoko Tjandra: “Dikamar tidur ini Mudjoko menemukan kerangka anak dan istrinya.”

Ketua RT Bambang Daryanto: “Sekitar Tahun 2018 saksi terakhir melihat korban, selanjutnya sampai sekarang saksi tidak pernah melihat atau berkomunikasi lagi.”

Pihak Kepolisian: “Polres Cimahi dan Polsek Padalarang masih mengidentifikasi untuk mengumpulkan keterangan-keterangan dari saksi-saksi dan menunggu hasil otopsi dari RS Sartika Asih untuk mengetahui penyebab kematian tersebut.”

(Red)**

 

Berita Terkait

IKM Tasikmalaya Gagas Masjid Budaya Minang–Sunda, Lahan Sudah Siap Dan Ditargetkan Jadi Ikon Baru Daerah
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam
Frutika Sirup Indonesia Hadirkan Produk Minuman Premium, Siap Bersaing di Pasar Global
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Halalbihalal NasDem Jabar Jadi Momentum Kolaborasi dengan Pemprov
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Pansus XI DPRD Provinsi Jawa Barat Dorong Optimalisasi Perumda Tirta Tarum
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru