Bocah umur 8 tahun Lehernya nyaris putus Terjerat Benang Layangan, Kapolsek Serang Baru Kasih Himbauan

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 1 Juni 2024 - 15:30 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Bekasi_Jabar || – Benang layangan kembali memakan korban. Kali ini, bocah laki-laki berusia 8 tahun warga perumahan Kota Serang Baru (KSB) desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, harus mendapatkan perawatan dan jahitan di leher akibat terjerat benang layangan ketika melintas di jalan Perumahan KSB, Jumat (31/05/2024) malam.

Orang tua korban, Eko, menceritakan kejadian itu bermula ketika dirinya dan istri serta anaknya, mereka berniat pulang ke rumah setelah pulang dari mencari makan malam dengan mengendarai sepeda motor.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat melintas di jalan Perumahan KSB blok G 42, sepeda motor yang ditungganginya terjerat benang layangan yang terkena anaknya. Tak pelak, korban pun tiba-tiba menjerit kesakitan.

“Tiba-tiba anak saya menjerit kesakitan dan saya mengerem motor dan terlihat ada benang layangan melilit leher anak saya,” ujarnya.

Dia bersama istrinya panik. Sebab, luka yang dialaminya akibat sayatan gelasan benang layangan cukup parah. Bahkan, cukup banyak darah mengucur dari leher anak kesayangannya itu.

“Banyak darah bercucuran dari leher dan jari anak saya. Lalu, kami bawa ke rumah sakit Khanza Medika untuk mendapatkan penanganan. Bersyukur anak saya selamat meski harus mendapatkan banyak jahitan di leher,” sesalnya.

Lebih jauh lagi, Eko mengaku sangat menyayangkan dan menyesali kejadian tersebut. Sebab, kejadian itu mengancam keselamatan nyawa orang lain. Oleh karena itu, dia berharap pihak berwenang segera menindak para pemain layangan yang meresahkan masyarakat.

Kapolsek Serang Baru Polres Metro Bekasi, AKP Josman Harianja mengatakan pihaknya memberikan himbauan terkait kejadian tersebut. Dalam himbauannya agar orang tua memperhatikan anak-anaknya saat bermain layangan. Dia mengingatkan warga untuk tidak bermain layang-layang di jalanan.

“Menghimbau kepada warga agar menjaga anak anaknya ketika bermain. Dan melakukan kordinasi kepada RT RW bersama Bhabinkamtibmas agar menertibkan anak-anak yang bermain layangan. Paling tidak kita melarang bermain di jalanan karena itu tempat lalu lintas umum,” ujar Kapolsek Serang Baru, AKP Josman Harianja. Sabtu (01/06/2024).

Kontributor:

(Wati)*

 

Berita Terkait

Api Melalap Rumah Jurnalis di Palembang, Dugaan Korsleting Listrik Jadi Perhatian
LANSIA YANG LOMPAT DARI JEMBATAN MUSI IV DITEMUKAN BASARNAS MENGAPUNG MENINGGAL DUNIA
Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri
Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati
Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah
Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas
Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas
Polda Sumsel Tindak Penipuan Berkedok Rekrutmen CPNS, Ingatkan Masyarakat Hindari Jalur Tidak Resmi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Launching BKK Akselerasi 2026, Desa Gunung Putri Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk 12 Program Pembangunan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Hari Santri 2026, H. Udin Saputra dan Hj. Silvia Maharani: Santri Pilar Moral Bangsa, Penguat Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

KORVE Gerakan Indonesia Asri, Kades Citeureup Gugun Wiguna: Jangan Tunggu Lingkungan Kotor Baru Bergerak!

Berita Terbaru