Asa Neneng Pencari Kerang Laut di Pantai Legokjawa Pangandaran

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 29 November 2023 - 06:28 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

PANGANDARAN || Neneng (58), warga Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran harus bertaruh dengan waktu demi menghidupi keluarga. Dia turun ke laut mencari kerang demi menghidupi kedua anaknya.

Ibu dua anak itu mencari kerang laut berjenis kewuk di tepian pesisir Legokjawa yang cukup berbahaya. Namun, untuk menyiasati bahaya itu, Neneng mencari kerang saat air laut surut. Kerang kewuk akan dijual Neneng untuk membuat kerajinan dan pernak-pernik souvenir kerang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau jadi pencari kerang sejak tahun 2008, waktu itu untuk mengisi waktu luang saya coba mencari kerang untuk menambah penghasilan,” kata Neneng belum lama ini.

Menurutnya, untuk mencari kerang kuwuk tidak mudah karena kondisi air laut yang surut tidak tentu. “Mencari kerang itu tidak mudah, makanya setiap hari kadang dapat ataupun tidak. Kan kondisi air surut bagus itu dalam seminggu 3 kali,” katanya.

Untuk mencari kerang, Neneng mulai berangkat pukul 12.00 WIB. Meski kondisi panas terik matahari, tetapi air surut sudah mulai terlihat.

“Biasanya saya berangkat sekitar pukul 12.00 WIB siang setelah dzuhur,” ucapnya.

Setiap kerang yang Neneng dapatkan tidak langsung dijual, karena membutuhkan proses yang panjang. “Kalau buat kerajinan kerang itu butuh waktu, kalau hari ini dapet dikumpulin dulu sampai beberapa kilogram. Kan 1 kilogram kerang cuman Rp 20 ribu,” katanya.

Dalam sebulan, kata Neneng, paling banyak dapat 6 kilogram, jika dirupiahkan hanya Rp 120 ribu. “Dalam sebulan paling Rp 120 ribu, segitu pendapatan saya dalam sebulan,” ucapnya.

Dia mengatakan, hasil menjual kerang itu hanya cukup buat beli beras dan makan saja. “Alhamdulillah sampai hari ini bisa hidup dari jual kerang itu,” ujarnya.

Sementara itu, untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari menjual kerang, Neneng pun nyambi mencari rumput laut.

“Ya nyambi aja gitu, nyari rumput laut dijual ke perajin juga. Jual rumput laut basah itu 1 kilogramnya Rp 6 ribu. Paling banyak sehari dapat 6 kilogram saja,” katanya.
Baca juga:

Meskipun penghasilannya pas-pasan, Neneng tetap bertahan menekuni pekerjaan yang selayaknya dikerjakan laki-laki.

“Namanya juga orang hidup, dilakonan we da gaduh putra mereun kedah jajan sareng tuangna (dilakoni aja kan punya anak harus jajan sama makan),” ucap Neneng.

Bahkan, kata Neneng 1 anaknya saat ini sedang sakit dan menjadikan hal tersebut motivasi. “Motivasi saya mah cuman anak, asal bisa sekolah,” katanya.

Neneng mengaku telah menekuni sebagai pencari kerang sejak 15 tahun yang lalu dan menjadi salah satu penghasilan tambahan.

Berita Terkait

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Shalat Sunnah Tasbih Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Makodam II/Sriwijaya
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Layanan dan Program Pembinaan Warga Binaan
Tingkatkan Inovasi dan Kenangan Berharga, Lapas Kelas I Palembang Lepas Peserta MagangHub Batch III
Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Palembang Semakin Maju dan Kreatif, Kotri Juliana Serukan Kolaborasi untuk Kemajuan Kota Berkelanjutan
Ketua INI Kota Palembang Ajak Warga Wujudkan Palembang Berjaya pada Peringatan HUT ke-1343 Tahun
Dari Aceh hingga Papua, Nazaruddin SH Satukan Semangat Kebersamaan Melalui PNSB Sumsel
Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Karutan Kelas I Palembang Dampingi Kakanwil Ditjenpas Sumsel Audiensi dengan Gubernur Sumsel
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:14 WIB

Viral !!.. Kades Sukaharja Diduga Miliki 13 Titik Lahan Ilegal di Wilayahnya

Berita Terbaru