Pasar di Cianjur olah sampah secara mandiri

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 15 November 2023 - 11:07 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

CIANJUR || Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperdagin) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyebutkan sejumlah pasar tradisional di wilayahnya sudah melakukan pengolahan sampah organik secara mandiri dengan belatung (maggot).

Kepala Diskoperdagin Cianjur Komarudin di Cianjur, Jabar, Jumat, mengatakan saat ini Cianjur sudah darurat sampah karena Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Pasirsembung akan disulap menjadi tempat wisata edukasi sedangkan TPSA baru di Kecamatan Cikalongkulon belum tuntas dibangun.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“TPSA Pasirsembung usianya tinggal dua bulan ke depan, sedangkan TPSA baru di Cikalongkulon, selesai dibangun tahun depan, sehingga Cianjur akan menghadapi darurat sampah karena belum ada lokasi pembuangan baru,” katanya.

Hal tersebut sempat dibahas bersama Bupati Cianjur yang meminta setiap dinas melakukan berbagai langkah untuk mengolah sampah organik secara mandiri dan memanfaatkan sampah yang ada tidak sampai menumpuk dengan melibatkan berbagai kalangan masyarakat.

Pihaknya telah mengajukan pemanfaatan sampah di beberapa pasar seperti di Ciranjang, Cibeber, Pagelaran, dan Cidaun untuk dibuatkan embung air berkoordinasi dengan Dinas PUTR Cianjur, yang mana nanti sampah sayur mayur dapat direndam di dalam embung.

“Pengolahan sampah organik dari pasar yang rata-rata sayur mayur sebelum dimasukkan ke dalam embung yang diisi air akan dicacah terlebih dahulu dan nantinya dapat menjadi pakan ikan, sedangkan lumpurnya dapat menjadi pupuk organik,” katanya.

Sedangkan, di Pasar Induk Pasirhayam dan Pasar Cipanas Indah sudah melakukan pengolahan sampah organik mandiri menggunakan hewan maggot dengan sampah sayur mayur menjadi makanannya, sehingga hewan tersebut memiliki daya jual ekonomis selain mengurai sampah.

“Pola ini juga diterapkan di sejumlah pasar lainnya di Cianjur, sehingga beberapa bulan ke depan tidak ada sampah yang menumpuk di setiap pasar karena menunggu TPSA baru tuntas dibangun,” katanya.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan pihaknya meminta semua dinas melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya darurat sampah dengan memanfaatkan pengolahan sampah bersama masyarakat menjadi pupuk organik sampai TPSA baru dapat digunakan.

Ia meminta warga untuk memilah dan mengolah sampah mandiri di lingkungannya masing-masing, sehingga tidak ada penumpukan sampah selama proses pembangunan TPSA baru tuntas dilakukan.

“Kami minta warga tidak membuang sampah sembarangan karena sudah masuk musim penghujan, serta melakukan pengolahan sampah mandiri di lingkungan tempat tinggalnya, karena dua bulan ke depan TPSA Pasirsembung sudah beralih fungsi menjadi taman terbuka hijau,” katanya.

 

Ditulis Oleh : Henhen Editor

Berita Terkait

Frutika Sirup Indonesia Hadirkan Produk Minuman Premium, Siap Bersaing di Pasar Global
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Jumsih dan Pengajian Rutin, Pemdes Karanggan–MUI Perkuat Sinergi Kebersihan dan Keagamaan
Pemdes Situsari Gelar Skrining TB Massal, Ratusan Warga Ikuti Deteksi Dini Tuberkulosis
Ribuan Pegiat Budaya Sunda Gelar Riung Mungpulung di Kebun Raya Bogor, Perkuat Persatuan dan Identitas Kasundaan
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Pansus XI DPRD Provinsi Jawa Barat Dorong Optimalisasi Perumda Tirta Tarum

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Gerak Cepat, Bupati OKU Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Kamis, 16 April 2026 - 21:48 WIB

Pemkot Bandung: FKPPI Harus Jadi Motor Bela Negara dan Solusi Masalah Kota

Kamis, 16 April 2026 - 07:08 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:33 WIB

Pembayaran MoU Media Tahun 2025 Rp1,3 Miliar: Sekwan Lempar Tanggung Jawab, Sekretariat & Kaspro Bungkam Saat Dikonfirmasi

Selasa, 14 April 2026 - 11:06 WIB

LSM PENJARA INDONESIA TANGGAPI PERNYATAAN WAKIL KETUA I DPRD PESAWARAN TERKAIT PERBAIKAN GEDUNG DPRD

Berita Terbaru