Pasar di Cianjur olah sampah secara mandiri

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 15 November 2023 - 11:07 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

CIANJUR || Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperdagin) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyebutkan sejumlah pasar tradisional di wilayahnya sudah melakukan pengolahan sampah organik secara mandiri dengan belatung (maggot).

Kepala Diskoperdagin Cianjur Komarudin di Cianjur, Jabar, Jumat, mengatakan saat ini Cianjur sudah darurat sampah karena Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Pasirsembung akan disulap menjadi tempat wisata edukasi sedangkan TPSA baru di Kecamatan Cikalongkulon belum tuntas dibangun.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“TPSA Pasirsembung usianya tinggal dua bulan ke depan, sedangkan TPSA baru di Cikalongkulon, selesai dibangun tahun depan, sehingga Cianjur akan menghadapi darurat sampah karena belum ada lokasi pembuangan baru,” katanya.

Hal tersebut sempat dibahas bersama Bupati Cianjur yang meminta setiap dinas melakukan berbagai langkah untuk mengolah sampah organik secara mandiri dan memanfaatkan sampah yang ada tidak sampai menumpuk dengan melibatkan berbagai kalangan masyarakat.

Pihaknya telah mengajukan pemanfaatan sampah di beberapa pasar seperti di Ciranjang, Cibeber, Pagelaran, dan Cidaun untuk dibuatkan embung air berkoordinasi dengan Dinas PUTR Cianjur, yang mana nanti sampah sayur mayur dapat direndam di dalam embung.

“Pengolahan sampah organik dari pasar yang rata-rata sayur mayur sebelum dimasukkan ke dalam embung yang diisi air akan dicacah terlebih dahulu dan nantinya dapat menjadi pakan ikan, sedangkan lumpurnya dapat menjadi pupuk organik,” katanya.

Sedangkan, di Pasar Induk Pasirhayam dan Pasar Cipanas Indah sudah melakukan pengolahan sampah organik mandiri menggunakan hewan maggot dengan sampah sayur mayur menjadi makanannya, sehingga hewan tersebut memiliki daya jual ekonomis selain mengurai sampah.

“Pola ini juga diterapkan di sejumlah pasar lainnya di Cianjur, sehingga beberapa bulan ke depan tidak ada sampah yang menumpuk di setiap pasar karena menunggu TPSA baru tuntas dibangun,” katanya.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan pihaknya meminta semua dinas melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya darurat sampah dengan memanfaatkan pengolahan sampah bersama masyarakat menjadi pupuk organik sampai TPSA baru dapat digunakan.

Ia meminta warga untuk memilah dan mengolah sampah mandiri di lingkungannya masing-masing, sehingga tidak ada penumpukan sampah selama proses pembangunan TPSA baru tuntas dilakukan.

“Kami minta warga tidak membuang sampah sembarangan karena sudah masuk musim penghujan, serta melakukan pengolahan sampah mandiri di lingkungan tempat tinggalnya, karena dua bulan ke depan TPSA Pasirsembung sudah beralih fungsi menjadi taman terbuka hijau,” katanya.

 

Ditulis Oleh : Henhen Editor

Berita Terkait

Biodigester AKSARA Hadir di Ciangsana, H. Udin Saputra Dorong Inovasi Pengolahan Limbah dan Energi Ramah Lingkungan
Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati
Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah
Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas
Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas
Launching BKK Akselerasi 2026, Desa Gunung Putri Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk 12 Program Pembangunan
Hari Santri 2026, H. Udin Saputra dan Hj. Silvia Maharani: Santri Pilar Moral Bangsa, Penguat Indonesia Emas
KORVE Gerakan Indonesia Asri, Kades Citeureup Gugun Wiguna: Jangan Tunggu Lingkungan Kotor Baru Bergerak!

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Api Melalap Rumah Jurnalis di Palembang, Dugaan Korsleting Listrik Jadi Perhatian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Polda Sumsel Tindak Penipuan Berkedok Rekrutmen CPNS, Ingatkan Masyarakat Hindari Jalur Tidak Resmi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Polda Sumsel Gelar Binrohtal Rutin Perkuat Keimanan dan Integritas Personel  

Berita Terbaru