DP3AP2KB Gelar Pembinaan Calon Pengantin Kota Cimahi Tahun 2023

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 30 Oktober 2023 - 13:47 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi – Satunews.id// Salah satu upaya untuk menekan angka prevalensi stunting adalah dengan melakukan pembinaan pada calon pengantin (catin). Intervensi pada calon pengantin sangat penting sebagai upaya preventif mencegah kelahiran bayi stunting. Oleh karenanya Pemerintah Daerah Kota Cimahi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menyelenggarakan Pembinaan Calon Pengantin Kota Cimahi Tahun 2023, Sabtu (28/10).

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Gedung A Kantor Pemkot Cimahi ini dihadiri oleh 100 pasang calon pengantin di Kota Cimahi yang berencana menikah pada bulan November sampai dengan Desember 2023. Narasumber dalam kegiatan ini adalah H. Yana Permana, S.Ag., M.M.Pd dari Kementerian Agama Kota Cimahi, Penyuluh Keluarga Berencana, Arie Dwi Purnama, S.Sos dan Satgas Stunting Kota Cimahi, Monica Sundawati, S.Tr., Sos., M.Keso

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi mengungkapkan stunting masih menjadi masalah yang dipandang perlu menjadi prioritas di Kota Cimahi karena terkait dengan kualitas sumber daya manusia generasi penerus bangsa.

“Indonesia akan menghadapi bonus demografi dengan puncak usia produktif 2045 ditentukan oleh anak yang lahir di tahun ini maka kita harus menangani persoalan stunting dengan sungguh-sungguh,” tegas Dicky.

Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), persentase stunting Kota Cimahi saat ini sebesar 9.35% atau sejumlah 2.928 balita dalam kondisi stunting, sedangkan berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan prevalensi stunting Kota Cimahi sebesar 16.4%.

Dengan masih banyaknya anak berstatus stunting di Kota Cimahi, Dicky berkomitmen untuk memerangi stunting. Komitmen tersebut diwujudkan dalam tindakan nyata, di antaranya dengan membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebanyak 1.314 orang yang bertugas mendampingi keluarga berisiko stunting yaitu catin, ibu hamil, ibu nifas dan baduta (bayi di bawah dua tahun) di wilayah kerjanya masing-masing.

Kunci pencegahan dan penanganan stunting adalah di 1000 hari pertama kehidupan, sehingga perhatian kepada ibu hamil dan baduta sangat lah penting. Oleh karenanya pembinaan kepada calon pengantin yang ditindaklanjuti dengan pendampingan kesiapan menikah dan hamil kepada calon pengantin menjadi sangat penting untuk dilakukan.

Menurut Dicky, ada beberapa hal harus dipersiapkan oleh calon pengantin, yaitu kesehatan reproduksi, kesehatan keluarga dan cara hidup berkeluarga, serta ekonomi keluarga. Selain itu pasangan calon pengantin harus memiliki kesehatan lahir dan batin yang baik. Calon pengantin juga wajib memahami soal pola asuh yang tepat untuk mencegah lahirnya anak stunting.

“Upaya penurunan stunting tidak dapat dilakukan secara instan, namun baru dapat terlihat dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Namun demikian, upaya dalam mengurangi tingkat prevalensi stunting harus menjadi prioritas dan mendapatkan perhatian khusus,” tandas Dicky menutup sambutannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Budi Ali Hidayat, S.Hi selaku perwakilan dari Kemenag Kota Cimahi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yanuar Taufik, Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi Fitriani Manan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Mulyati, Duta Genre dan Forum Genre Kota Cimahi. (Bidang IKPS)

 

(RINA)**

 

Berita Terkait

Indonesia Airsofter Association (INASSOC) Indramayu Gelar Muscab
Danramil 0621-06/Cileungsi Tekankan Perang terhadap Kejahatan Digital
Sosialisasi Mitigasi Bencana Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergi Lintas Sektor
KOPLING Dorong Penyelamatan Situ Bahar: Kolaborasi Menyelamatkan Ekosistem Depok
Kaesang Pangarep Hadiri Rakerwil PSI Jabar, Fokus Perkuat Struktur hingga Tingkat Desa
“Kolaborasi Pemdes dan KPM,APE Tahap Akhir 2025 Menguatkan PAUD Cikahuripan “
Calon Kuwu Desa Mulyasari dan Desa Santing Audensi Ke DPRD Indramayu, Dugaan Kejanggalan Pilkades Digital
Desa Gunung Putri Masuk Tiga Besar Gapura Anugerah Sri Baduga 2025 Tingkat jawa Barat

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:16 WIB

Lurah Baleendah Sendi Kharisma : Jembatan Cijeruk Permudah Mobilitas Warga dan UMKM

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:22 WIB

Hadapi Program Kerja 2026, Kang DS dan Dinas Pendidikan Bedah Persoalan yang Jadi Acuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:01 WIB

Kabar Gembira! 3,8 Juta Warga Kabupaten Bandung Segera Nikmati Layanan Kesehatan Gratis

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:54 WIB

Dukung Program Presiden, Kang DS Targetkan Kabupaten Bandung Swasembada Pangan Bedas

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:31 WIB

Sidak Awal Tahun, Kang DS Dorong Budaya Disiplin dan Lingkungan Sekolah Humanis

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:00 WIB

Pentahelix Inisiasi Kerja Bakti Massal, Masyarakat Kecamatan Dayeuhkolot Antusias

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:20 WIB

Momen Haru Keluarga Warnai Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polda Jabar

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:52 WIB

Ketua DPRD Renie Rahayu Ajak Masyarakat Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Do’a Bersama

Berita Terbaru