Rombongan Mahasiswa GMNI Datangi Kantor Kejati Jabar Untuk Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-63

- Redaksi

Jumat, 21 Juli 2023 - 13:01 WIB

500 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SATUNEWS.ID

BANDUNG || Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bandung berbondong-bondong mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Jumat, 21 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan mereka salah satunya untuk mengucapkan selamat kepada Kejaksaan di hari jadinya (HUT) yang ke 63.

Di hari Kejaksaan yang ke-63, mereka juga membawa kado hadiah untuk kejaksaan, terutama untuk Kejati Jawa Barat.

Terpantau, hadiah dari para mahasiswa GMNI ini terbungkus kardus kecil berwarna cokelat.

“Dalam memperingati hari bakti Adiyaksa atau HUT Kejaksaan yang ke-63, kami GMNI Bandung mengucapkan selamat hari HUT Kejaksaan,” kata Ketua GMNI Cabang Bandung, Ariel Anggrawan Ortega, Ketua Cabang GMNI Bandung dihadapan para wartawan, Jumat, 21 Juli 2023.

Salah satu mahasiswa membawa dus berwarna cokelat tersebut maju ke depan pintu gerbang Kejaksaan dan mulai membuka dus tersebut.

Kado Tikus

Ternyata keluar puluhan tikus-tikus kecil berwarna putih. Sontak, tikus tersebut berlarian kesana kemari di depan gedung Kejati Jabar tersebut.

Beberapa diantaranya berlarian disamping sepatu para polisi yang sedang melakukan penjagaan.

“Ini hadiah dari kami untuk Kejaksaan di hari jadi yang ke-63 ini,” kata Ariel.

Mereka juga menuliskan spanduk kecil yang dipasang didasar depan gedung; “SELAMAT DATANG DI SARANG KORUPTOR,” demikian tulisan tersebut.

Ariel mengatakan, hadiah ini adalah simbol berupa kritik dan dorongan kepada Kejati Jawa Barat agar segera menyelesaikan berbagai kasus yang mandeg.

Tuntutan untuk Kasus Revitalisasi Taman Pramuka

Salahsatu kasus yang mereka tuntut untuk segera di selesaikan adalah, kasus dari revitalisasi taman Pramuka yang sudah berjalan 1 tahun lebih tidak juga ada ujung pangkalnya.

“Sejak ditetapkannya kasus ini (revitalisasi taman Pramuka) pada 28 Juni 2022, naik ke tingkat penyidikan, kami lihat kasus ini semakin larut dan tidak jelas. Kami jadi bertanya, ada apa ini sebetulnya. Kenapa sampai berjalan 1 tahun tidak juga ada tersangka?,” tanya Ariel.

“Apa penyebab mandegnya kasus tersebut? Kami datang kesini memberi kekuatan kepada Kejaksaan Tinggi, apabila ada pihak pihak yang menganggu kasus tersebut agar kemudian bisa segera mengumumkan proses kasus tersebut, karena ini sudah 1 tahun lebih dan masyarakat juga. Kami berharap kepengurusan kasus ini bisa terang benderang,” kata Ariel menambahkan.

Kemudian, Ariel menjelaskan seperti dikutip dari sejumlah media online, kerugian negara dari kasus revitalisasi taman Pramuka ini mencapai Rp 6,5 miliar dengan rincian;

2017 – Rp 2,5 miliar
2018 – Rp 2,5 miliar
2020 – Rp 1,5 miliar

“Tapi, pihak Kejati Jabar mengirimkan balasan katanya masih menghitung total kerugian negara. Apa sebenarnya yang mandeg dari kasus tersebut sampai berlarut-larut, belum juga ada tersangka,” tegasnya.

Sementara dalam unjuk rasa tersebut juga turut hadir turun ke lapangan secara langsung, Kasipenkum Kejati Jabar l, Sutan SP.

Sutan menegaskan bahwa penanganan kasus revitalisasi taman Pramuka masih sedang dilakukan. Dan, Sutan pun mengiyakan jika memang belum ada tersangka dalam kasus ini.

“Kami masih terus berjalan menangani kasus ini, masih kami terus tangani. Sementara ini, perhitungan kerugian negara masih sedang dihitung oleh BPK,” jawabnya.

(Dw**)

Berita Terkait

Tingkatkan Kinerja Terbaik, Ryan Soeryana Kahman, S. Kom Duduki Jabatan Pimpinan Redaksi Kabarnusa24.com
Ketua RT/RW Bojong Murni Dukung Kejari Cibinong Tangani Korupsi
Awali Tahun 2025, Tim Redaksi MSN Gelar Rapat Koordinasi Perdana
DPC APMIKIMMDO Kota Medan Merayakan Open House Tahun Baru 2025
Cerita di Balik Dugaan Korupsi Dana UKW PWI-BUMN Rp 6 Miliar: Sengkarut Administrasi atau Kejahatan?
PTPN 1 Hancuran Bangunan Ponpes Mathla’ul Anwar di Desa Natar, Picu Kemarahan Umat Islam
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SKKP Siap Bangun Ribuan Dapur Sehat di Seluruh Indonesia
Jabar Tingkatkan Pembibitan Domba Garut

Berita Terkait

Selasa, 25 Maret 2025 - 03:13 WIB

Pemdes Gunung Putri Gelar Baksos dan Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan

Senin, 24 Maret 2025 - 05:27 WIB

Tradisi Tahunan Ramadhan Bagasi News Berbagi Takjil 10 titik di Jawa Barat. 

Sabtu, 22 Maret 2025 - 10:48 WIB

Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Bulan Ramadhan Memperdalam Ibadah

Jumat, 21 Maret 2025 - 06:02 WIB

NIAT ADALAH SEGALA-GALANYA

Kamis, 20 Maret 2025 - 04:25 WIB

*Bupati Bogor Rudy Susmanto, Hadiri Bukber dan Santunan Yatim, Kadin Kabupaten Bogor*

Rabu, 19 Maret 2025 - 23:27 WIB

Laporan Dugaan Korupsi DAK Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya: AMAK Indonesia Serahkan Bukti ke KPK

Rabu, 19 Maret 2025 - 21:02 WIB

*Arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kadispora, Asnan Laksanakan Tarling Safari Ramadhan 1446 H*

Rabu, 19 Maret 2025 - 20:59 WIB

LBH One One Apresiasi Polresta Bogor Terkait Kasus Pelecehan Seksual*

Berita Terbaru

KUNJUNGAN WAMENDES : Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi mendampingi kunjungan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria ke Eco Wisata Desa Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan, pada Selasa (12/12/2024).

Berita

Pemkab Dukung Swasembada Pangan dan Wisata Lokal

Rabu, 13 Nov 2024 - 13:31 WIB