TASIKMALAYA, || Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang (IKM), Braditi Moulevey, yang juga menjabat sebagai Manajer Tim/Chief Operating Officer (COO) Semen Padang FC, bersilaturahmi dengan keluarga besar Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya (IKMT), Jumat (25/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pembangunan Masjid IKM Tasikmalaya di Kampung Madewangi, Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.
Braditi hadir didampingi Pelatih Kepala Semen Padang FC, Nilmaizar. Keduanya disambut Ketua IKMT Syahrial Koto bersama jajaran pengurus di sekretariat IKMT yang berada di lokasi tanah rencana pembangunan masjid.
Ketua IKMT Syahrial Koto menjelaskan, lahan tersebut memiliki luas sekitar 2.800 meter persegi dan telah bersertifikat atas nama IKM Tasikmalaya. Lahan diperoleh melalui pembelian yang sumber dananya berasal dari donasi serta partisipasi masyarakat Minang di Tasikmalaya.
Menurut Syahrial, semangat gotong royong tersebut menjadi modal awal bagi masyarakat Minang di Tasikmalaya untuk memiliki kawasan yang nantinya dapat digunakan secara bersama.
“Bagi kami, ini merupakan suatu kebanggaan atas kedatangan Sekjen DPP IKM, Bapak Braditi Moulevey, yang juga didampingi Pelatih Kepala Semen Padang FC, Bapak Nilmaizar, ke sekretariat sekaligus lokasi tanah yang nantinya akan dibangun Masjid IKM Tasikmalaya,” ujar Syahrial.
Ia mengatakan, pembangunan masjid saat ini masih berada pada tahap perencanaan. Peletakan batu pertama ditargetkan dapat dilaksanakan pada tahun ini.

Selain masjid, kawasan tersebut direncanakan dilengkapi berbagai sarana dan prasarana pendukung. IKMT berharap kawasan itu nantinya dapat berfungsi bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, silaturahmi, dan kebersamaan masyarakat Minang di Tasikmalaya.
Karena itu, Syahrial mengajak seluruh masyarakat Minang untuk ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan, khususnya dalam mendukung pendanaan.
“Tanah ini bisa terwujud karena adanya gotong royong dan donasi dari warga Minang. Sekarang kita ingin melanjutkan semangat tersebut untuk mewujudkan masjid dan sarana pendukungnya,” katanya.
Syahrial juga berharap DPP IKM dapat turut mengambil bagian dalam proses pembangunan tersebut. Ia menilai pembangunan masjid tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan masyarakat Minang di perantauan.
Sementara itu, Braditi Moulevey menyampaikan apresiasi atas sambutan pengurus IKMT. Ia juga mengapresiasi semangat IKMT dalam menjaga kebersamaan serta memperkuat persatuan masyarakat Minang di Tasikmalaya.
Rencana pembangunan Masjid IKM Tasikmalaya juga mendapat perhatian dari Braditi. Dukungan DPP IKM diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dalam merealisasikan rencana tersebut.
Di sisi lain, pertemuan itu berlangsung di sela rangkaian kegiatan Semen Padang FC menjelang laga menghadapi PSGC Ciamis pada Sabtu (26/9/2026).
Syahrial turut menyampaikan doa dan dukungan keluarga besar IKMT kepada Semen Padang FC. Ia berharap pertandingan berjalan aman, lancar, dan tertib.
“Kami dari keluarga besar IKM Tasikmalaya turut mendoakan dan memberikan dukungan kepada Semen Padang FC dalam pertandingan menghadapi PSGC Ciamis. Semoga Semen Padang FC mendapatkan hasil yang terbaik dalam pertandingan nanti,” ujar Syahrial.
Ia juga mengajak seluruh pemain dan suporter menjunjung tinggi sportivitas serta memberikan dukungan secara positif agar pertandingan berlangsung kondusif.
Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat komunikasi antara DPP IKM dan IKMT Tasikmalaya, sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan masyarakat Minang di perantauan dengan Semen Padang FC.
(Rizal)


























