Dinkes Kota Bandung Temukan Masalah Sanitasi di Dapur MBG Mandalajati, Pengawasan Diperketat
Satunews.id, Kota Bandung – Dinas Kesehatan Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis.
Langkah ini dilakukan setelah Dinkes menemukan sejumlah kekurangan sanitasi dan tata kelola dapur di salah satu SPPG di Kecamatan Mandalajati.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, mengatakan tidak ditemukan kasus keracunan makanan maupun gangguan kesehatan dari makanan yang diproduksi SPPG tersebut. Namun ada aspek sanitasi yang harus segera diperbaiki agar memenuhi standar kesehatan lingkungan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan area dapur yang digunakan untuk produksi makanan masih terbuka tanpa plafon, sehingga belum memenuhi standar penataan ruang ideal untuk produksi makanan.
Selain itu, penyimpanan bahan pangan memerlukan penataan ulang agar jarak antara bahan dengan dinding, lantai, dan langit-langit sesuai ketentuan.
Ruang penyimpanan bahan makanan basah juga ditemukan bangkai kecoa. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko tumbuhnya bakteri yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan jika dibiarkan.
“Ruang penyimpanan bahan makanan basah juga ditemukan bangkai kecoa. Jadi memang aspek kebersihannya masih perlu diperbaiki,” ujar Sony, Selasa 15 September 2026.
Dinkes juga menemukan ruang pencucian peralatan yang belum menggunakan material dinding kedap air sesuai standar fasilitas pengolahan makanan.
Sony memastikan pengawasan tidak berhenti pada pemeriksaan awal. Dinkes sudah melakukan kunjungan ulang dan menemukan adanya perbaikan meski belum semua rekomendasi dipenuhi.
“Ada perbaikannya walaupun sedikit, belum semuanya. Yang penting harus ada perbaikan karena rekomendasi sudah diberikan dan operasional masih berjalan,” katanya.
Pengawasan dilakukan rutin. Sanitarian puskesmas melakukan survei dan pemantauan setiap pekan, umumnya setiap hari Sabtu. Pengelola SPPG juga kerap mengundang petugas kesehatan lingkungan untuk pendampingan langsung di lapangan.
Sejauh ini, Dinkes belum menerima laporan masalah serupa di SPPG lain di Kota Bandung. Secara umum pengelolaan SPPG berjalan baik, namun pengawasan tetap diperketat sebagai antisipasi.
Sebelumnya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan ada tiga SPPG yang masuk pengawasan khusus, yakni satu SPPG di Mandalajati dan dua SPPG di Lengkong. Pengawasan dilakukan untuk memastikan keamanan pangan, pengelolaan sampah, hingga penempatan makanan sesuai standar.
Pemkot Bandung memastikan akan terus melakukan evaluasi dan tidak ragu mengambil tindakan lebih tegas apabila pengelola tidak melakukan perbaikan sesuai rekomendasi.
(red)


























