BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 08:27 WIB

500 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda

Kota Bandung// Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan seni dan budaya mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bandung.

Hal itu ditunjukkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri Grand Final Pasanggiri Agung Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat di Gedung Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan Kota Bandung, Senin 14 September 2026.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang memadukan seni tradisional Sunda dengan kampanye antinarkoba tersebut menjadi ruang edukasi kreatif bagi pelajar dan masyarakat untuk menyuarakan penolakan terhadap narkoba melalui seni kawih sinom.

Farhan mengapresiasi inisiatif Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono yang dinilainya berhasil menghadirkan pendekatan berbeda dalam upaya pencegahan narkoba.

“Saya sangat menghargai apa yang dilakukan oleh Kepala BNN Provinsi. Beliau juga ternyata seorang seniman. Saya insyaallah izin untuk mempelajarinya. Kami akan membawa ini ke Dinas Pendidikan Kota Bandung agar bisa dijadikan sebagai muatan lokal,” ujar Farhan.

Menurutnya, pendekatan budaya menjadi salah satu cara efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda sejak dini. Terlebih, pelajar di Kota Bandung selama ini memiliki tradisi kuat dalam mengikuti berbagai pasanggiri dan kompetisi seni budaya Sunda.

Farhan mengatakan sekolah-sekolah di Kota Bandung, baik tingkat SD maupun SMP, aktif mengikuti berbagai lomba pasanggiri hingga tingkat Jawa Barat. Karena itu, konsep edukasi antinarkoba melalui kawih sinom dinilai memiliki potensi besar untuk diterapkan di lingkungan pendidikan.

“Insyaallah mudah-mudahan ini bisa kita jadikan sebagai bagian dari muatan lokal di sekolah masing-masing,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menyoroti peran keluarga dan sekolah dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Langkah pencegahan harus dimulai dengan mengelola dua faktor utama yang kerap mendorong anak muda mencoba hal-hal berisiko, yakni rasa ingin tahu dan tekanan pergaulan atau fear of missing out (FOMO).

“Hal pertama yang mesti dilakukan dalam menanggapi masalah ini di kerangka pencegahan dini adalah bagaimana kita bisa mengendalikan rasa ingin tahu para remaja. Nomor dua, peer pressure atau tidak mau ketinggalan dengan orang lain. Jadi ada dua, rasa ingin tahu dan FOMO,” ujarnya.

Farhan menjelaskan, kedua faktor tersebut sebenarnya dapat menjadi potensi positif apabila diarahkan pada hal-hal yang membangun, seperti prestasi dan pengembangan diri. Namun, tanpa pengawasan yang baik, rasa ingin tahu dan FOMO juga dapat menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba.

“Para orang tua di keluarga terutama itu jadi gerbang pertama untuk bisa mengendalikan rasa ingin tahu dan juga FOMO dari anak-anak kita,” tuturnya.

Ia mencontohkan, rasa ingin tahu sering kali muncul karena ajakan atau pengaruh lingkungan pergaulan. Sedangkan FOMO membuat sebagian remaja takut dianggap berbeda ketika menolak ajakan negatif dari teman sebayanya.

“Ketika FOMO nanti kan enggak enak dibilangin, ‘Ah payah lu enggak ngerokok, ah payah lu enggak pakai’. Nah itu yang harus dikelola dengan sangat baik, baik oleh keluarga maupun oleh sekolah. Itu tantangan terbesarnya,” kata Farhan.

Ajang yang berlangsung secara daring sejak 10 hingga 31 Agustus 2026 tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sebanyak 182 peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat turut ambil bagian dan mengikuti proses seleksi hingga terpilih finalis terbaik yang tampil pada babak grand final.

Selain memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat, kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar, pemuda, dan masyarakat untuk menyampaikan pesan antinarkoba melalui kreativitas seni tradisional.

Pada akhir acara, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyerahkan langsung piala dan hadiah kepada para pemenang. Untuk kategori pelajar, juara pertama diraih Muhammad Rafi Putra Pangestu, disusul Asep Tatang Hidayat (peringkat kedua) dan Griselda Martatila Putri (peringkat ketiga).

Sementara pada kategori umum, Wendy Widya Rahayu berhasil meraih juara pertama, diikuti Eva Purnama Dewi (peringkat) kedua dan Destiana Erlinda Dewi (peringkat ketiga). (rob)**

(Ningsih)

Berita Terkait

Pemkot Bandung Targetkan Raih Pendapatan Daerah Rp7,46 Triliun Pada APBD 2027
Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel
Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  
Tenggelam Di Sungai Komering Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia  
Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon di Lapas Pagar Alam
Efisiensi Anggaran, KDM Berencana Lakukan Penggabungan Sejumlah OPD
Ramaikan GIIAS 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon 10 Persen atas Bea Balik Nama Kendaraan Baru dan Pajak Kendaraan 1 Tahunan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:27 WIB

BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda

Selasa, 15 September 2026 - 08:19 WIB

Pemkot Bandung Targetkan Raih Pendapatan Daerah Rp7,46 Triliun Pada APBD 2027

Senin, 14 September 2026 - 22:24 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel

Senin, 14 September 2026 - 17:53 WIB

Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  

Minggu, 13 September 2026 - 08:24 WIB

Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu

Sabtu, 12 September 2026 - 21:13 WIB

Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon di Lapas Pagar Alam

Sabtu, 12 September 2026 - 15:26 WIB

Ramaikan GIIAS 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon 10 Persen atas Bea Balik Nama Kendaraan Baru dan Pajak Kendaraan 1 Tahunan

Jumat, 11 September 2026 - 23:35 WIB

Bripda Rizki Ardianto, Personel Dit Samapta Polda Sumsel yang Hilang, Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Badak

Berita Terbaru