Bisa Salah dan Bisa Benar

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 19:07 WIB

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Oleh : Idat Mustari***

Satunews.id — Manusia sebagai mahluk yang sempurna dibandingkan dengan mahluk ciptaan Allah lainnya. Namun di balik kesempurnaannya manusia punya potensi untuk berbuah salah, sebab ia pun sebagai mahluk yang lemah (Wa khuliqal insānu dha’īfā) (QS.An-Nisa :28).

Rasulullah saw bersabda,Kullu banii Aadama khaththaa’un wa khairul khaththaa’iina at-tawwaabuun. (“Setiap anak Adam (manusia) pasti berbuat salah/dosa, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang bertaubat”).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadi ketika manusia berbuat salah adalah manusiawi. Dengan demikian, tidak ada manusia yang sepanjang hidupnya benar. Sepintar apapun seseorang, ada masanya berpikir salah. Sejatinya ini mengantarkan setiap orang untuk bersedia mendengar nasihat orang lain.

Begitupun dalam diri manusia mempunyai potensi kebaikan, karena pada dasarnya secara fitrah manusia adalah baik. Sehingga dalam diri manusia punya potensi berbuat baik dan benar. Seorang yang dianggap sadis, jahat sekalipun, ada potensi ia berkata benar. Itulah kemudian, ketika mendengarkan saran dari orang lain untuk tidak melihat siapa orangnya melainkan liat apa yang dikatannya “Undzur ma qoola wala tandzur man qoola.” (Lihatlah apa yang dikatakan, dan jangan melihat siapa yang mengatakan).

Kita diingatkan oleh kisah Nabi Isa as. Suatu ketika Nabi Isa as lagi jalan bersama para sahabatnya. Di tengah lagi asyik jalan, mereka menemukan seekor bangkai anjing. Kemudian Nabi Isa as bertanya kepada para sahabatnya,”Apa pendapatmu pada seekor bangkai anjing itu?” Mereka menjawab,”Alangkah busuknya bangkai anjing ini”. Mendengar itu, nabi Isa as juga berkomentar, “di bangkai yang busuk itu, masih terdapat gigi yang putih.”

Sahabat-sahabat Nabi Isa as melihat sisi negatif dari bangkai anjing tersebut, yaitu bau busuk yang memang menyengat darinya. Sementara Nabi Isa masih dapat melihat sisi positifnya, yaitu giginya yang putih.

Kisah ini mengajarkan kita, jika saja kita selalu bisa melihat sisi positif dari orang yang jahat sekalipun, maka kita telah memiliki wawasan, hati seperti para Nabi. Wallahu’alam

**_Penulis Buku Bekerja Karena Allah dan Komisaris BUMD di Kab Bandung_

Berita Terkait

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Aktivitas Galian C di Lahan Perhutani dan Tanah Sengketa di Klapanunggal Disorot, Legalitas Dipertanyakan
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026
Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta
Bupati OKU dan BPR Baturaja Borong Tiga Penghargaan Bergengsi di TOP BUMD Awards 2026
Sorotan Anggaran Publikasi Kemensos, Transparansi Kerja Sama Media Dipertanyakan
Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:15 WIB

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 21:08 WIB

HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi

Kamis, 16 April 2026 - 19:07 WIB

Bisa Salah dan Bisa Benar

Kamis, 16 April 2026 - 17:01 WIB

Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026

Rabu, 15 April 2026 - 19:14 WIB

Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta

Rabu, 15 April 2026 - 17:14 WIB

Bupati OKU dan BPR Baturaja Borong Tiga Penghargaan Bergengsi di TOP BUMD Awards 2026

Selasa, 14 April 2026 - 22:05 WIB

Sorotan Anggaran Publikasi Kemensos, Transparansi Kerja Sama Media Dipertanyakan

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru

Artikel

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:15 WIB

Artikel

Bisa Salah dan Bisa Benar

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:07 WIB