Bisa Salah dan Bisa Benar

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 19:07 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Oleh : Idat Mustari***

Satunews.id — Manusia sebagai mahluk yang sempurna dibandingkan dengan mahluk ciptaan Allah lainnya. Namun di balik kesempurnaannya manusia punya potensi untuk berbuah salah, sebab ia pun sebagai mahluk yang lemah (Wa khuliqal insānu dha’īfā) (QS.An-Nisa :28).

Rasulullah saw bersabda,Kullu banii Aadama khaththaa’un wa khairul khaththaa’iina at-tawwaabuun. (“Setiap anak Adam (manusia) pasti berbuat salah/dosa, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang bertaubat”).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadi ketika manusia berbuat salah adalah manusiawi. Dengan demikian, tidak ada manusia yang sepanjang hidupnya benar. Sepintar apapun seseorang, ada masanya berpikir salah. Sejatinya ini mengantarkan setiap orang untuk bersedia mendengar nasihat orang lain.

Begitupun dalam diri manusia mempunyai potensi kebaikan, karena pada dasarnya secara fitrah manusia adalah baik. Sehingga dalam diri manusia punya potensi berbuat baik dan benar. Seorang yang dianggap sadis, jahat sekalipun, ada potensi ia berkata benar. Itulah kemudian, ketika mendengarkan saran dari orang lain untuk tidak melihat siapa orangnya melainkan liat apa yang dikatannya “Undzur ma qoola wala tandzur man qoola.” (Lihatlah apa yang dikatakan, dan jangan melihat siapa yang mengatakan).

Kita diingatkan oleh kisah Nabi Isa as. Suatu ketika Nabi Isa as lagi jalan bersama para sahabatnya. Di tengah lagi asyik jalan, mereka menemukan seekor bangkai anjing. Kemudian Nabi Isa as bertanya kepada para sahabatnya,”Apa pendapatmu pada seekor bangkai anjing itu?” Mereka menjawab,”Alangkah busuknya bangkai anjing ini”. Mendengar itu, nabi Isa as juga berkomentar, “di bangkai yang busuk itu, masih terdapat gigi yang putih.”

Sahabat-sahabat Nabi Isa as melihat sisi negatif dari bangkai anjing tersebut, yaitu bau busuk yang memang menyengat darinya. Sementara Nabi Isa masih dapat melihat sisi positifnya, yaitu giginya yang putih.

Kisah ini mengajarkan kita, jika saja kita selalu bisa melihat sisi positif dari orang yang jahat sekalipun, maka kita telah memiliki wawasan, hati seperti para Nabi. Wallahu’alam

**_Penulis Buku Bekerja Karena Allah dan Komisaris BUMD di Kab Bandung_

Berita Terkait

HUT RI ke-81, Dwi Rahayu Setianingsih S.E.: Serukan Semangat Berkarya untuk Negeri
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Saeful Bahri: Merdeka dengan Karya, Bersatu untuk Indonesia Maju
Topik Firdaus, Jurnalis Satunews.id: Dirgahayu Republik Indonesia KE-81
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Satunews.id: Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Dedi Mulyadi Kukuhkan 51 Paskibraka Jabar 2026: Kalian Generasi Terpilih, Penjaga Merah Putih!
Jumat Berkah di Tangkil, Pemdes Santuni Anak Yatim dan Tebarkan Kepedulian
Hari Pramuka ke-65, Kades Sukagalih Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Desa Menuju Indonesia Emas
Hari Pramuka ke-65, Pemdes Ciangsana Ajak Generasi Muda Perkuat Karakter dan Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:24 WIB

HUT RI ke-81, Dwi Rahayu Setianingsih S.E.: Serukan Semangat Berkarya untuk Negeri

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:30 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Saeful Bahri: Merdeka dengan Karya, Bersatu untuk Indonesia Maju

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:06 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Satunews.id: Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Dedi Mulyadi Kukuhkan 51 Paskibraka Jabar 2026: Kalian Generasi Terpilih, Penjaga Merah Putih!

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Jumat Berkah di Tangkil, Pemdes Santuni Anak Yatim dan Tebarkan Kepedulian

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Hari Pramuka ke-65, Kades Sukagalih Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Desa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Hari Pramuka ke-65, Pemdes Ciangsana Ajak Generasi Muda Perkuat Karakter dan Ketahanan Pangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Gerakan “Ombak di Pantai” Warnai Olahraga Pagi SDN Kembangkuning, Siswa Belajar Kompak dan Percaya Diri

Berita Terbaru