Pentahelix dan Tim Gabungan Beraksi Cepat Atasi Banjir di Jalan Raya Dayeuhkolot

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:45 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KAB BANDUNG – Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot kembali menunjukkan aksi nyata dengan berkolaborasi dengan lintas sektoral. Mereka terjun untuk menyelesaikan genangan banjir di areal depan Puskesmas Dayeuhkolot dan Masjid Besar Dayeuhkolot, Sabtu (24/1/2026).

Dalam upaya penanganannya, berbagai elemen bergerak kompak sesuai dengan peran masing-masing. Selain tim Pentahelix, kolaborasi melibatkan Dinas PUTR yang diwakili Aat Safari dari UPTD DAS Ciwidey, Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung, Polsek Dayeuhkolot, Satpol PP Dayeuhkolot dan Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) Citeureup.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alhasil genangan banjir setinggi 30 hingga 70 sentimeter yang terjadi akibat hujan deras di areal Jalan Utama Dayeuhkolot itu berhasil surut dengan cara disedot dan dialirkan ke Sungai Citarum menggunakan kendaraan khusus milik Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung.

Ketua Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot Tri Rahmanto mengatakan Pentahelix kembali mengedepankan kerja sama atau kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi permasalahan genangan banjir yang menjadi masalah rutin di Dayeuhkolot.

“Alhamdulillah tadi Tim Damkar yang menurunkan 15 personel dan dua mobil pompa menguras air dibantu tim Pentahelix serta unsur lainnya,” ujar Tri Rahmanto.

Dijelaskannya, hujan deras yang mengguyur kawasan Dayeuhkolot sejak malam hari sebelumnya menyebabkan air menggenang di ruas Jalan Utama Dayeuhkolot dengan ketinggian antara 30 hingga 70 sentimeter.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas kendaraan dan aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menghambat akses darurat menuju fasilitas kesehatan Puskesmas Dayeuhkolot serta aktivitas ibadah di Masjid Besar Dayeuhkolot.

Ia menambahkan bahwa genangan banjir yang terjadi kali ini merupakan tantangan khusus karena debit air yang tinggi akibat curah hujan tinggi sejak malam sebelumnya. Namun, kata Tri, dengan kerja sama yang baik, air berhasil disedot dan dialirkan ke Sungai Citarum melalui saluran drainase yang telah diperiksa dan dibersihkan sebelumnya.

Sementara itu, elemen PUTR dalam struktur Pentahelix, yang diwakili oleh Aat Safari dari Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciwidey, memberikan kontribusi krusial dengan menyediakan data terkini mengenai pola curah hujan di wilayah Dayeuhkolot serta kondisi infrastruktur drainase yang ada.

Data tersebut menjadi dasar dalam menyusun strategi penanganan yang tepat sasaran, termasuk penentuan titik fokus pengurasan dan cara mengalirkan air agar tidak menimbulkan masalah baru di wilayah sekitar.

“Kami telah melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi drainase di sepanjang Jalan Utama Dayeuhkolot. Data yang kami kumpulkan menunjukkan bahwa sebagian saluran masih mengalami penyumbatan akibat sampah dan endapan lumpur,” jelas Tri Rahmanto.

Selain menangani genangan saat ini, pihak Panitia Pentahelix juga mengungkapkan bahwa mereka sedang menyusun langkah-langkah preventif bersama pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan banjir rutin di kawasan ini.

Rencana tersebut mencakup program pembersihan saluran drainase secara berkala, penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan saluran air, serta kajian awal untuk memperbaiki dan memperluas beberapa ruas saluran drainase yang dianggap tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.

Masyarakat sekitar yang menyaksikan proses penanganan mengapresiasi upaya kolaboratif yang diinisiasi Pentahelix Dayeuhkolot tersebut.

“Kami sangat bersyukur karena genangan bisa cepat surut. Biasanya genangan di sini lama surutnya, tapi dengan inisiatif Pentahelix, sekarang genangan menjadi ceost surut,” ujar Siti Nurhaliza, seorang pedagang yang berjualan di dekat lokasi genangan.(**)

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Warga, Bersih Lingkungan Harus Jadi Kebiasaan! Konsisten, Bukan Musiman
Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim
Pemprov Bantu Pemkab Selesaikan Sampah Pasar Baleendah, Sekda Jabar: Setelah Ini Harus Mandiri
Serah Terima Jabatan Kades Antar Waktu Desa Cangkuang Kulon Berlangsung Khidmat
Camat Margahayu Nur Hazanah Tinjau Perbaikan TPT Pasca Banjir di Margahayu Tengah
Musda IV Hanura Jabar: Dian Rahadian Terpilih Aklamasi, Targetkan Kursi di Setiap Kabupaten/Kota
Korve Gabungan Baleendah–Pameungpeuk Perkuat Sinergi, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Solid
Musda IV Hanura Jabar Resmi Dibuka, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:37 WIB

Praktik Terima Emas Tanpa Surat oleh Tuku Emas Disorot, Pengamat Ingatkan Kepatuhan Regulasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:01 WIB

Pelantikan RT/RW Cikahuripan 2026: 80 Pengurus Resmi Dilantik, Simbol Penguatan Layanan di Tingkat Warga

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:56 WIB

Pelantikan RT/RW Cikahuripan 2026: 80 Pengurus Resmi Dilantik, Sinergi dan Responsivitas Jadi Kunci

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:19 WIB

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:43 WIB

Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:47 WIB

Bekasi Timur Memanas, Kunjungan Dishub di Perlintasan Ampera Picu Lumpuhnya Arus Lalu Lintas, Standar Keselamatan Dipertanyakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:54 WIB

Pengajian Rutin Bojongnangka Menggema: Menguatkan Iman, Mempererat Silaturahmi Warga

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:41 WIB

Tragedi Flyover Bojong Menteng : Truk Fuso Diduga Rem Blong, Pengendara Motor Tewas di Tempat 

Berita Terbaru