Penilaian Janggal dan Hadiah Murahan, Medan Modif Contest Part 3 Diserbu Protes Peserta

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 28 April 2025 - 13:06 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Gelaran Medan Modif Contest (MMC) Part 3 yang diadakan di Manhattan Urban Market, Medan, Minggu (27/4/2025), berakhir dengan gelombang protes dari para peserta.

Para peserta melancarkan aksi protesnya kepada panitia dan juri Pandi.

Kritik tajam dilayangkan terhadap transparansi penilaian, kualitas penghargaan, hingga ketidakpastian pemenuhan janji hadiah, menggiring ajang ini ke dalam sorotan negatif komunitas otomotif lokal.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai komunitas motor ini mempertandingkan sejumlah kategori, seperti Supermoto, Street Bike Style, Racing Look, Vietnam Style, hingga RX King Standart Original.

Biaya pendaftaran dipatok Rp300.000 untuk online dan Rp350.000 untuk pendaftaran langsung.

Kekecewaan peserta mencuat setelah pengumuman pemenang, khususnya di kelas Supermoto. Beberapa peserta mempertanyakan kesesuaian hasil penilaian dengan pakem modifikasi.

Afrizal Fadly Nasution, salah satu peserta kelas Supermoto, menyampaikan keberatannya.

“Supermoto kok ada lampu? Dari mana aturannya? Ini jelas tidak sesuai pakem modifikasi supermoto,” ujarnya.

Supermoto sertifikat kosong

Selain penilaian teknis, persoalan administrasi penghargaan juga menjadi sorotan. Peserta dari beberapa kategori, termasuk Supermoto dan Medan Style Matic, mengaku belum menerima sertifikat “The Best” seperti yang dijanjikan panitia. Trophy yang diterima pun dinilai tidak layak.

“Bayar Rp300 ribu untuk ikut, tapi yang kami dapat hanya trophy plastik murahan. Sertifikat tidak ada, uang tunai yang dijanjikan juga tidak diberikan. Katanya menyusul dua hari lagi, tapi ini sangat mengecewakan,” kata seorang peserta kategori The Best Medan Style Matic nomor 070.

The Best tapi sertifikat tak ada

Sesuai regulasi bertajuk GARASI ETIBONH Manhattan Urban Market Cup World Rasia Ruang Presented by Biker’s Sionul Edan Odif Contest Part 3-2025, panitia menjanjikan piala, sertifikat, uang tunai untuk juara 1 sampai 5 di tiap kategori, serta satu unit motor matic untuk pemenang utama. Namun, banyak peserta merasa janji tersebut tidak terealisasi sesuai harapan.

Peserta juga menyoroti ketidaksiapan panitia dalam aspek teknis, seperti mewajibkan unit motor standby sehari sebelum acara tanpa kompensasi atau fasilitas yang memadai.

Menanggapi protes peserta  Pandi, salah satu panitia sekaligus juri, ketika dikonfurmasikan wartawan, menyatakan semua keputusan diambil berdasarkan penilaian yang telah ditetapkan.

“Kalau dibilang curang, buktinya mana? Semua keputusan berdasarkan penilaian. Kalau ada keberatan, sebutkan unit motornya dan kelasnya, saya siap jelaskan,” kata Pandi.

Pernyataan ini dinilai belum cukup meredakan kekecewaan peserta. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi lanjutan dari pihak penyelenggara terkait penyelesaian berbagai keluhan yang muncul.

Insiden ini menjadi pelajaran bahwa dalam dunia modifikasi otomotif yang penuh kreativitas, kredibilitas panitia, profesionalisme pelaksanaan, dan penghargaan terhadap peserta adalah kunci utama menjaga kepercayaan komunitasi.(red)

Berita Terkait

Perkuat Stabilitas Lapas-Rutan, Kakanwil Ditjenpas Sumut Dorong Sinergi Lintas Sektor
Peserta Medan Modif Contest Part 3 Protes, Tuntut Transparansi Penjurian
Ketua DPW PWDPI Sumut, Apresiasi Pemprovsu Gelar Seminar PGRI, Waktunya Inovasi Pendidikan
Pengurus Perangkat Kelengkapan PGRI Sumut Dilantik , Ilyas Sitorus Berharap Dapat Melakukan Penguatan Organisasi
Pemprov Apresiasi PGRI Sumut Selenggarakan Seminar, Waktunya Inovasi Pendidik
Heboh..!! Ratusan Aktivis dan Masyarakat Aksi Damai di Depan Kantor Pengadilan Tinggi Medan dan Kantor DPW Partai Nasdem, Minta Wakil Rakyat Bukan Preman
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Kirimkan Tim dan Bantuan Korban Kekerasan Anak di Nias Selatan
Korupsi Dana BOK dan JKN di Puskesmas Sentosa Baru, Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:05 WIB

Pengajian Rutin Kaum Ibu Desa Ciangsana Berlangsung Khidmat, Perkuat Iman dan Silaturahmi Warga

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:52 WIB

Transparan dan Berkeadilan, Pemkot Cimahi Resmi Kick Off SPMB Tahun Ajaran 2026/2027

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:23 WIB

Samsat Kabupaten Bogor Turun Ke Jalan, Penindakan Tegas Dibalut Pendekatan Humanis di Sukaraja

Senin, 4 Mei 2026 - 20:57 WIB

Hardiknas 2026 di Ciangsana : Seremoni Atau Titik Balik? Pesan Tajam Dari Gunung Putri, Kabupaten Bogor

Senin, 4 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hardiknas 2026 Kota Cimahi: Wali Kota Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu dan Inklusif untuk Semua

Senin, 4 Mei 2026 - 16:57 WIB

Sengketa Lahan 1.250 Meter Memanas: Nama Polsek Gunung Putri Terseret, Laporan ke Propam di Depan Mata

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:37 WIB

Praktik Terima Emas Tanpa Surat oleh Tuku Emas Disorot, Pengamat Ingatkan Kepatuhan Regulasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:01 WIB

Pelantikan RT/RW Cikahuripan 2026: 80 Pengurus Resmi Dilantik, Simbol Penguatan Layanan di Tingkat Warga

Berita Terbaru