Inspirasi dari Film Pendek: Refleksi Kehidupan dan Keyakinan Menjelang Imlek

- Redaksi

Rabu, 29 Januari 2025 - 13:41 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id//Bandung -Sebuah inisiatif unik dari sekelompok anak muda SMA Negeri 10 Bandung sedang menjadi perhatian masyarakat. Mereka berencana membuat film pendek bertema kehidupan dan keyakinan, yang memiliki pesan mendalam untuk menggugah kesadaran penonton. Momen ini bertepatan dengan persiapan perayaan Imlek, yang kerap menjadi momentum refleksi bagi sebagian besar masyarakat.

Dalam wawancara, seorang narasumber yang lahir pada tahun 1963 membagikan pengalaman hidupnya yang penuh perjuangan, termasuk saat harus menggunakan truk pasir sebagai alat transportasi untuk bertahan hidup. “Dulu, setiap bulan purnama pada tanggal 15, kami menjadikan momen ini untuk berbagi. Bahkan, pada 2015-2019, saya membagikan hingga 4 ton beras kepada masyarakat, masing-masing 5 kg per orang, untuk dua RW sekaligus,” kenangnya.

Momen berbagi ini bukan hanya soal bantuan materi, tetapi juga nilai kemanusiaan yang lebih mendalam. Narasumber menegaskan bahwa keyakinan dan tradisi adalah bagian penting dari kehidupan, yang bisa dituangkan dalam berbagai cara, termasuk karya film pendek.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Film pendek ini juga diharapkan bisa menjembatani pemahaman antara keyakinan yang berbeda, mengingat masih banyak pandangan sempit soal penyembahan patung dan para dewa. Melalui seni visual, anak-anak muda ini ingin menunjukkan bahwa esensi kehidupan lebih dari sekadar perdebatan keyakinan, melainkan tentang rasa kemanusiaan dan solidaritas.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk komunitas lokal dan para donatur, produksi film ini diharapkan dapat selesai tepat waktu untuk ditayangkan menjelang Imlek. Film ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas generasi bisa menghasilkan karya luar biasa yang menyentuh hati banyak orang.**(yl)

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan
Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan
Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot
Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru