Pilkada Madina Diduga Didesain Menguntungkan Salah Satu Paslon

satu news 01

- Redaksi

Senin, 2 Desember 2024 - 20:09 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id 

Pangabungan, Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Mandailing Natal dinilai amburadul. Banyaknya persoalan yang muncul menjadi dasar Suhandy selaku wakil ketua tim kampanye Paslon 1 Harun- Ichwan menilai bahwa Pilkada Madina diduga telah terdesain untuk menguntungkan salah satu calon.

Suhandy mengatakan, dari setiap Kecamatan yang telah melakukan rekapitulasi suara, banyak catatan kejadian khusus dan atau keberatan saksi rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Hampir setiap kecamatan ada catatan khusus mulai dari pemilih tambahan yang seharusnya tidak masuk sebagai pemilih Bupati dan Wakil Bupati, sampai pada dugaan mony politik serta dugaan keterlibatkan ASN, ” Kata Suhandy.

Semua hal yang diduga tim kampanye paslon Harun-Ichwan telah merugikan paslon kata Suhandy telah dilaporkan ke Bawaslu.

Tim kampanye kata Suhandy juga telah melakukan tabulasi persoalan Pilkada Madina, mulai dari persoalan LHKPN saudara Saipullah Nasution selaku calon Bupati nonor urut 2 sampai pada persoalan lain yang dianggap merugikan pasangan calon nonor urut 1 Harun- Ichwan.

Selain itu kata suandy, bukti KPU Madina telah gagal dalam mensukseskan Pilkada Madina banyaknya surat suara yang tidak sah disebabkan oleh berbagai kemungkinan serta parsitipasi pemilih yang tergolong rendah. Kurangnya pengawasan dari Bawaslu juga menambah kondisi Pemilukada Madina tambah runyam.

KPU Pusat kata Suhandy berharap agar proses Pemilu serentak didaerah berjalan baik dinilai telah di gagalkan oleh KPU Daerah sendiri akibat ketidak profesionalan . Ia berharap seluruh gugatan yang dilaporkan oleh Paslon Harun- Ichwan nanti berterima sehingga para pelaku yang dianggap tidak profesional dapat hukuman sesuai apa yang telah diperbuat.

(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim
Buka Akses Ekonomi, Pangdam II/Sriwijaya Resmikan Jembatan Gantung Garuda di OKU
Dinsos Juara 2, Dinas Pangan Juara 3 Unjuk Kapinter ASN Kota Cimahi
Reuni Nasional Atribut 2000 di Tegal, Perkuat Soliditas Prajurit TNI AD
Merajut Kenangan, Bupati OKU Hadiri Halal Bihalal Perantau Sumbagsel, Perkuat Kebersamaan Lintas Provinsi
Dinsos OKU Evakuasi ODGJ Sakit Terlantar di Depan Gedung DPRD, Langsung Dirujuk ke RS
Respon Keluhan Masyarakat, Bupati OKU Luncurkan Pengurasan Perpipaan IPA PDAM Tirta Raja
Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:37 WIB

Praktik Terima Emas Tanpa Surat oleh Tuku Emas Disorot, Pengamat Ingatkan Kepatuhan Regulasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:01 WIB

Pelantikan RT/RW Cikahuripan 2026: 80 Pengurus Resmi Dilantik, Simbol Penguatan Layanan di Tingkat Warga

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:43 WIB

Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:47 WIB

Bekasi Timur Memanas, Kunjungan Dishub di Perlintasan Ampera Picu Lumpuhnya Arus Lalu Lintas, Standar Keselamatan Dipertanyakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:54 WIB

Pengajian Rutin Bojongnangka Menggema: Menguatkan Iman, Mempererat Silaturahmi Warga

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:41 WIB

Tragedi Flyover Bojong Menteng : Truk Fuso Diduga Rem Blong, Pengendara Motor Tewas di Tempat 

Kamis, 30 April 2026 - 16:59 WIB

Musdesus BLT DD 2026 Leuwikaret Tetapkan 43 KPM, Bantuan Rp100 Ribu/Bulan Uji Komitmen Transparansi

Kamis, 30 April 2026 - 15:03 WIB

Dari OTODA ke Aksi Nyata: Camat Gunung Putri Apresiasi Karanggan, Program Habitat Tak Sekadar Janji

Berita Terbaru