Perputaran Ekonomi di West Java Festival 2024 Capai Rp70 Miliar

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 28 Agustus 2024 - 15:44 WIB

5017 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id — West Java Festival (WJF) 2024 sukses digelar. Berbagai kegiatan dilaksanakan secara meriah pada 23-25 Agustus 2024 untuk merayakan Hari Jadi Ke-79 Provinsi Jawa Barat.

Ribuan pengunjung hadir selama penyelenggaraan acara baik di Gedung Sate maupun GOR Saparua.

WJF 2024 berlangsung semarak dengan rangkaian kegiatan mulai dari festival seni budaya, bazar UMKM dan kuliner, seminar, workshop, _job fair_, pagelaran wayang golek hingga pertunjukan konser musik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, ajang ini juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi. Menurut data yang masuk, perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp70 miliar dari pendapatan langsung (pemerintah, _booth_, dan sponsor), serta pengeluaran belanja pengunjung yang hadir di Gedung Sate maupun GOR Saparua.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Herman Suryatman, capaian tersebut sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM dan berpengaruh terhadap kenaikan jumlah kunjungan wisatawan ke Jabar.

“Dampak yang diharapkan dari West Java Festival ini salah satunya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang tentu bisa mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini juga mendorong aktivitas ekonomi dengan menarik investor serta pelaku bisnis,” ujar Herman Suryatman di Kota Bandung, Rabu (28/8/2024).

“West Java Festival memperkuat pula identitas budaya dan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya lokal. Ini sebagai wujud penerapan aksi gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI),” tambahnya.

78.000 pengunjung

Selama tiga hari pelaksanaan, tercatat sekitar 78.000 orang yang turut meramaikan West Java Festival 2024. Dari jumlah tersebut, 65.000 orang hadir di Gedung Sate dan 13.000 orang memeriahkan konser musik di GOR Saparua.

“Melalui _event_ ini diharapkan bisa menjadi rujukan masyarakat untuk mengenal keunggulan sektor pariwisata dan budaya di Jawa Barat, sekaligus juga merupakan bagian dari implementasi kolaborasi Pemprov Jabar untuk masyarakat,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar Benny Bachtiar.

“Harapan kami, WJF selanjutnya berlangsung lebih meriah lagi sebab ini adalah pestanya masyarakat Jabar di hari ulang tahun Provinsi Jawa Barat. Semoga ke depannya WJF menjadi festival berkelanjutan yang mandiri,” pungkasnya.(***)

Berita Terkait

IKM Tasikmalaya Gagas Masjid Budaya Minang–Sunda, Lahan Sudah Siap Dan Ditargetkan Jadi Ikon Baru Daerah
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru