Relawan PMI Markas Ngawi Dapat Ilmu Baru, Bukan Menolong Korban Kecelakaan Lalu-lintas

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 5 Juni 2024 - 15:57 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

NGAWI – Sebanyak 33 personel Palang Merah Indonesia (PMI) Markas Ngawi, Jawa Timur, memperoleh ilmu baru. Keterampilan itu bukan menyangkut penanganan korban kecelakaan lalu lintas, melainkan teknik memadamkan kebakaran.

Pelatihan singkat sehari itu menyangkut teori dan praktik yang digelar di lingkungan Markas PMI Ngawi, Jl. dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 16, Ngawi, Rabu (5/6/2024). Tutor yang tampil sebagai pemateri dalam kegiatan itu merupakan para ‘musuh api’, yakni empat personel Damkar setempat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puluhan peserta yang berasal dari unsur karyawan dan relawan PMI itu, mengikuti seluk beluk teori memadamkan api di ruangan Markas PMI. Usai mengikuti kegiatan teori, peserta digiring keluar untuk mempraktikkannya di halaman kantor tersebut.

“Saya berharap, semua peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat. Itu sebagai upaya meningkatkan K3, khususnya penanganan kebakaran. Juga sekaligus bentuk persiapan akreditasi PMI,” papar Jaswadi, S.K.M, Kepala Markas PMI Ngawi, kepada jurnalis.

Didampingi Drs. Suhastama Atamaja selaku Wakil Ketua Markas PMI Ngawi, Jaswadi menuturkan, personel PMI memang memiliki kemampuan kedaruratan dalam bidang insiden kemanusiaan.

Akan tetapi, lanjutnya, personel PMI wajib pula menguasai bidang pemadaman kebakaran, lantaran peristiwa tersebut bisa menimpa siapa saja, diaman saja dan kapan saja.

Sementara seorang tutor dari personel Damkar Ngawi, Eko Wahyudi, menguraikan dalam keadaan darurat setiap personel wajib sanggup memainkan apa pun di sekitarnya untuk melakukan pemadaman.

Perlengkapan darurat itu, sambung Eko, karung goni, alat pemadam api ringan (APAR), air, pasir dan benda lain yang bisa digunakan untuk melumpuhkan api. Jika personel mempunyai keterampilan, lanjut Eko, meski dengan bekal peralatan sederhana pun akan sanggup melumpuhkan api.

“Jadi, intinya kita wajib terus menerus melakukan latihan dibidang tersebut, agar terampil. Sebaliknya jika tidak terampil, meski memakai Unit Mobil Damkar pun akan kesulitan memadamkan api,” terang Eko.

Pada sesi praktik, puluhan personel PMI secara bergantian satu persatu mencoba memadamkan api menggunakan APAR maupun karung goni. Hasilnya, tak sedikit perserta latihan yang sanggup mengimplementasikan teori dengan praktik di lapangan.

“Dapat ilmu baru. Saya bisa memadamkan api dengan karung goni. Juga dengan APAR. ini bentuk keterampilan yang saya peroleh dari jagonya memadamkan api, yakni kawan-kawan Damkar. Mudah-mudahan manfaat,” aku Mulyadi, salah seorang peserta pelatihan. (fin)**

Berita Terkait

Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim
Buka Akses Ekonomi, Pangdam II/Sriwijaya Resmikan Jembatan Gantung Garuda di OKU
Dinsos Juara 2, Dinas Pangan Juara 3 Unjuk Kapinter ASN Kota Cimahi
Reuni Nasional Atribut 2000 di Tegal, Perkuat Soliditas Prajurit TNI AD
Merajut Kenangan, Bupati OKU Hadiri Halal Bihalal Perantau Sumbagsel, Perkuat Kebersamaan Lintas Provinsi
Dinsos OKU Evakuasi ODGJ Sakit Terlantar di Depan Gedung DPRD, Langsung Dirujuk ke RS
Respon Keluhan Masyarakat, Bupati OKU Luncurkan Pengurasan Perpipaan IPA PDAM Tirta Raja

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:19 WIB

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:43 WIB

Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:47 WIB

Bekasi Timur Memanas, Kunjungan Dishub di Perlintasan Ampera Picu Lumpuhnya Arus Lalu Lintas, Standar Keselamatan Dipertanyakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:54 WIB

Pengajian Rutin Bojongnangka Menggema: Menguatkan Iman, Mempererat Silaturahmi Warga

Kamis, 30 April 2026 - 16:59 WIB

Musdesus BLT DD 2026 Leuwikaret Tetapkan 43 KPM, Bantuan Rp100 Ribu/Bulan Uji Komitmen Transparansi

Kamis, 30 April 2026 - 15:03 WIB

Dari OTODA ke Aksi Nyata: Camat Gunung Putri Apresiasi Karanggan, Program Habitat Tak Sekadar Janji

Rabu, 29 April 2026 - 19:09 WIB

Musdes Klapanunggal 2026/2027: Evaluasi Tajam, Aspirasi Mengalir, Arah Pembangunan Ditegaskan Tanpa Kompromi

Rabu, 29 April 2026 - 19:04 WIB

Roboh Sejak 2022, MI AL-HIKMAH : 200 Siswa Bertahan di Tengah Keterbatasan

Berita Terbaru

Artikel

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:19 WIB