Pulihkan Psikologis Masyarakat Terdampak Bencana Angin Kencang, BPBD Akan Turunkan Tim Trauma Healing

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:02 WIB

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

satunews.id

KAB. BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan upaya penanggulangan pasca-bencana alam angin puting beliung atau angin kencang yang terjadi di wilayah timur Kabupaten Bandung, di antaranya meliputi Kecamatan Rancaekek, Cicalengka dan Cileunyi, Rabu (21/2/2024) sekitar pukul 16.30.WIB sore.

Berdasarkan hasil gerak cepat dan pendataan jajaran personel BPBD Kabupaten di lapangan sejak Rabu (21/2/2024) sore hingga Kamis (22/2/2024) sore, tercatat lebih dari 400 kepala keluarga (KK) di tiga desa tersebut terdampak bencana alam angin kencang tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari ratusan KK yang terdampak itu, sebanyak 350 KK di Kecamatan Rancaekek, 99 KK di Kecamatan Cicalengka dan 15 KK di Kecamatan Cileunyi.

Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama langsung turun ke lapangan meninjau lokasi yang terdampak bencana angin kemcang di wilayah timur Kabupaten Bandung pada Rabu sore hingga malam itu.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa bencana alam angin kencang ini terdampak di tiga kecamatan di wilayah timur Kabupaten Bandung. Sebanyak 350 KK yang terdampak di Kecamatan Rancaekek, 99 KK di Kecamatan Cicalengka dan 15 KK di Kecamatan Cileunyi atau lebih dari 400 KK atau rumah yang mengalami rusak berat, sedang dan ringan.

“Dampak bencana alam angin kencang ini, bukan hanya berdampak pada ratusan rumah warga, juga sejumlah pohon tumbang,” kata Bupati Dadang Supriatna di Soreang, Kamis (22/2/2024) sore.

Sampai Rabu malam, imbuh Dadang Supriatna, BPBD beserta sejumlah stakeholder berjibaku memotong pohon tumbang karena menghalangi arus lalulintas.

“Alhamdulillah, malam hari pun kita berjibaku memotong pohon-pohon tumbang tersebut dengan jajaran TNI, Polri, Damkar, dan juga aparat setempat. Alhamdulillah, lalulintas kendaraan Rabu tengah malam bisa kembali lancar,” kata Bupati Bandung.

Untuk penanganan lanjutan itu, imbuh Dadang Supriatna, BPBD sudah membuka posko lapangan di Perumahan Griya Permata Asri yang ada di Desa Nanjung Mekar Kecamatan Rancaekek.

“Posko lapangan ini untuk menampung warga yang terdampak angin kencang itu yang perlu ada penanganan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung terkait dengan penanganan kesehatan warga. Dengan harapan Dinkes bisa melakukan pengecekan kesehatan warga masyarakat yang terdampak angin kencang tersebut,” tutur Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Kang DS mengungkapkan, tindaklanjuti dari penanganan pasca bencana alam itu, BPBD sudah melakukan rapat koordinasi dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dan OPD terkait. Selain itu dengan sejumlah camat, PMI dan Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Bandung.

“Akhirnya disepakati ditetapkannya status tanggap darurat, meski sampai saat ini BPBD masih melakukan pendataan secara konprehensif. Hari ini pun kami masih menghimpun data dari wilayah yang belum up-date data kebencanaan. Jadi dimungkinkan data masih terus berubah,” katanya.

Setelah seluruhnya up-date, imbuh Kang DS, nanti BPBD bisa memperkirakan kira-kira apa yang dibutuhkan oleh warga. Sampai saat ini, katanya, BPBD belum menerima data berkaitan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi kejadian bencana tersebut.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, dimana berdasarkan analisis prakiraan cuaca dari BMKG memang berkaitan dengan prakiraan cuaca ini Kabupaten Bandung sampai bulan Maret 2024 masih memasuki musim hujan,” jelas Bupati Bedas ini.

Ia mengatakan ancaman bencana angin kencang, longsor dan banjir di Kabupaten Bandung perlu diwaspadai. Apalagi di musim hujan akan berakhir dan beralih ke musim kemarau ada masa transisi.

“Di masa transisi ini ada ancaman potensi bencana angin kencang. Ini yang perlu diwaspadai,” tuturnya.

Kang DS mengungkapkan bahwa pasca bencana alam angin kencang di Kabupaten Bandung itu, tentunya menimbulkan trauma atau ketakutan yang dialami oleh sejumlah warga.

“Angin kencang yang terjadi di Kabupaten Bandung itu berdasarkan informasi adalah kejadian yang pertama dengan melihat kondisi angin kencang yang terlihat sangat besar itu,” tuturnya.

Biasanya kata kang Ds, dengan adanya kejadian angin kencang yang sempat terjadi sebelumnya tak sebesar yang terjadi pada Rabu sore kemarin.

“Maka dalam rangka memulihkan psikologis warga masyarakat, kami dalam waktu dekat ini akan menurunkan tim trauma healing bekerjasama dengan instansi terkait,” ujar
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau langsung lokasi bencana angin puting beliung di Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, Rabu (21/2/2024).
*Den*

Berita Terkait

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026
Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta
Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi
IPPAT Jabar Gelar Halal Bihalal di Holiday Inn Bandung, Usung Tema Integritas Profesi

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Gerak Cepat, Bupati OKU Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Kamis, 16 April 2026 - 21:48 WIB

Pemkot Bandung: FKPPI Harus Jadi Motor Bela Negara dan Solusi Masalah Kota

Kamis, 16 April 2026 - 07:08 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:33 WIB

Pembayaran MoU Media Tahun 2025 Rp1,3 Miliar: Sekwan Lempar Tanggung Jawab, Sekretariat & Kaspro Bungkam Saat Dikonfirmasi

Selasa, 14 April 2026 - 11:06 WIB

LSM PENJARA INDONESIA TANGGAPI PERNYATAAN WAKIL KETUA I DPRD PESAWARAN TERKAIT PERBAIKAN GEDUNG DPRD

Berita Terbaru