Kang Fuad : Rahasia Kemenangan di Pilpres 2024: Yenny Wahid sebagai Kunci Utama

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 1 September 2023 - 10:30 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta || Satunews.id- Yenny Wahid sebagai kunci penentu kemenangan siapapun calon presiden, dengan NASDEM yang akhirnya memilih Anies-Muhaimin sebagai pasangan mereka, membuka kotak pandora mengenai siapa yang akan menjadi pemenang dalam Pilpres 2024.

Munawar Fuad, seorang pengamat politik dan kebijakan dari Universitas Presiden, memberikan tanggapan: “Jika itu pilihannya, maka kunci pemenangnya tinggal pada Prabowo atau Ganjar, siapa yang cepat menggandeng Yenny Wahid. Itulah kuncinya,” ujar Kang Fuad, seorang kader dan aktivis Nahdlatul Ulama, Kamis (31/08/2023)

Menurut kang Fuad, dinamika perkembangan politik saat ini semakin memanas. Partai Demokrat sedang marah. Mereka merasa dikhianati oleh NASDEM yang dikabarkan telah memutuskan konfigurasi baru, yaitu pasangan Anies dan Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB. “Politik penuh dengan kejutan dan drama, bagi saya tidak ada yang aneh dan mengherankan. Saya bisa memahami mengapa NASDEM akhirnya tidak memilih AHY, Ketua Umum Partai Demokrat,” ujar Munawar Fuad.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setidaknya ada tiga faktor mengapa NASDEM akhirnya melakukan permainan politik dengan mengambil risiko ditinggalkan oleh Demokrat dan/atau PKS. Pertama, Ketua Umum NASDEM, Surya Paloh, sejak awal telah menempatkan dirinya sebagai Raja dari para Raja dalam koalisi Perubahan. Sementara itu, di pihak lain, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat merasa lebih berhak menentukan koalisi dan pasangan calon presiden-wakil presiden. Kedua, dari perspektif NASDEM, sudah disepakati oleh ketiga partai koalisi bahwa siapapun harus legowo menerima pilihan wakil presiden yang ditentukan oleh calon presiden Anies Baswedan. Jadi, jika NASDEM atau Ketua Umum ikut menetapkan usulan tersebut dan Anies menerimanya, tentu tidak ada yang salah. Ketiga, yang terpenting adalah kalkulasi dan target untuk menang. Hampir semua partai politik, survei, dan pandangan elit politik melihat bahwa faktor Jawa Timur merupakan penentu kemenangan. Maka, suara Nahdhiyyin menjadi kunci. Setelah upaya untuk menggandeng Khofifah dan Yenny Wahid tidak berhasil, maka pilihan yang paling rasional dan realistis dengan prospek kemenangan yang jelas adalah Cak Imin, cetus kang Fuad.

“Tinggal Demokrat dan PKS mau tetap bersama, atau pindah partai, atau justru ketinggalan momentum dan tidak akan masuk ke dalam koalisi manapun. Dan kedua, bagaimana PDI Perjuangan dan Gerindra berlomba untuk menjadi yang tercepat. Menurut saya, yang bisa menandingi dan memiliki tren kemenangan yang lebih rasional dan realistis, serta saya yakin akan mendapatkan dukungan NU secara struktural, kultural, dan spiritual, adalah siapa yang cepat meminang Putri GUSDUR, Ning Yenny Wahid,” kata Kang Fuad dengan meyakinkan.

Kontri.

(Red/Sdrm)

Berita Terkait

Kalapas Kelas I Palembang Perkuat Tugas dan Fungsi Jajaran  
PNSB Sumsel Kepung Empat Titik Palembang, 5.000 Masker Dibagikan di Tengah Asap
BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda
Pemkot Bandung Targetkan Raih Pendapatan Daerah Rp7,46 Triliun Pada APBD 2027
Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel
Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  
Tenggelam Di Sungai Komering Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia  
Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

Kalapas Kelas I Palembang Perkuat Tugas dan Fungsi Jajaran  

Selasa, 15 September 2026 - 14:12 WIB

PNSB Sumsel Kepung Empat Titik Palembang, 5.000 Masker Dibagikan di Tengah Asap

Selasa, 15 September 2026 - 08:27 WIB

BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda

Selasa, 15 September 2026 - 08:19 WIB

Pemkot Bandung Targetkan Raih Pendapatan Daerah Rp7,46 Triliun Pada APBD 2027

Senin, 14 September 2026 - 17:53 WIB

Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  

Senin, 14 September 2026 - 15:16 WIB

Tenggelam Di Sungai Komering Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia  

Minggu, 13 September 2026 - 08:24 WIB

Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu

Sabtu, 12 September 2026 - 21:13 WIB

Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon di Lapas Pagar Alam

Berita Terbaru