Mangkir Pemeriksaan, Pengacara Bantah PG Takut Diperiksa Penyidik

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 28 Juli 2023 - 05:08 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // Terduga penistaan agama Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang (PG) mangkir pemeriksaan sebagai saksi hari ini, Kamis (27/7/2023). Namun, Pengacara PG, yakni M Ali Syaifudin tampak mendatangi Bareskrim Polri dan membantah kliennya takut menjalani pemeriksaan.

Dari pantauan awak media di Bareskrim Polri, Ali datang sekitar pukul 13.30 WIB. Sementara, pemeriksaan PG sebagai saksi terjadwal di Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, pukul 10.00 WIB.

“Oh, beliau orang berpendidikan, ya, jadi tidak ada rasa takut apapun. Artinya adalah beliau kooperatif apapun yang dimintakan untuk hadir, atau untuk undangan klarifikasi, beliau cukup kooperatif,” kata Ali kepada awak media saat ditemui sebelum mengantarkan surat sakit PG di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (27/7/2023).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walaupun, kliennya hari ini mangkir dari pemeriksaan Tim Penyidik Dittipidum Bareskrim Polri. “Namun, kondisi saat ini belum memungkinkan, ya (PG diperiksa sebagai saksi penistaan agama, red),” ujar Ali.

Ali mengatakan, ketidakhadiran kliennya bukan karena sakit karena patah tangan. Pernyataan Ali di Bareskrim Polri, berbeda dengan keterangan Hendra Efendi, yang juga pengacara PG.

Sebab, Hendra juga memberikan konfirmasi mangkirnya PG saat dihubungi wartawan, Kamis pagi tadi. Hendra mengatakan, kliennya PG tidak dapat menghadiri pemeriksaan karena tangannya patah dan berada di rumah, Indramayu, Jawa Barat.

“(Patah tangan, red) itu, (sakit, red) yang sudah lama, itu juga penyembuhan. Namun, belakangan kalau di tangan itu, dirasa-rasa bisa untuk jalan,” ucap Ali.

“Namun, ini ada sakit kecapean, kesibukan begitu banyak. Maka, hari ini klien kami berhalangan hadir,” kata Ali.

Sementara itu, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, mengonfirmasi absennya PG dari pemeriksaan.

“Jadi, tadi saya mendapat informasi dari penyidik jam 09.30 WIB, kuasa hukum saudara PG mengantarkan surat sakit yang bersangkutan,” kata Brigjen Ramadhan saat dihubungi pers, kamis (27/7/2023), pukul 12.50 WIB.

“Dan kuasa hukum PG meminta, pemeriksaan diundur, pada Kamis (3/8/2023) mendatang,” ujar Brigjen Ramadhan. Dia mengatakan, kuasa hukum hanya mengantarkan surat dokter sebagai keterangan terduga Panji Gumilang tidak dapat hadir.

“Kuasa hukum tidak diperiksa, karena hanya mendampingi kuasa PG,” ujar Brigjen Ramadhan. Brigjen Ramadhan mengatakan, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri mengamini permintaan penundaan pemeriksaan tersebut.

“Ya, penyidik konfirmasi pemeriksaan ditunda, Kamis (3/8/2023),” kata Brigjen Ramadhan. Sebelumnya, Brigjen Ramadhan juga mengatakan, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri membuat menjadi satu laporan polisi (LP) dugaan penistaan agama terduga PG.

Sebab, kata dia, juga terdapat satu LP sama di Jawa Barat, sedangkan dua LP dilakukan pelapor kepada Panji di Jakarta. Dua LP di Jakarta, yakni Panji Gumilang dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait dugaan penistaan agama oleh Forum Pembela Pancasila (FAPP), Jumat (23/6/2023).

Kemudian, PG juga dilaporkan oleh Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan, Selasa (27/6/2023). Panji Gumilang diduga melanggar Pasal 156a dan juga Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2).

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. PG juga diduga terlibat penggelapan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Ponpes Al Zaytun.

Kasus tersebut, juga sudah masuk dalam penyidikan di Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.

Kontr.
Dame

Berita Terkait

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi
Enam Rumah Dilalap Api di Kampung Dayeuh, Kades Jamhali BJ Turun Langsung Pastikan Warga Terdampak Tak Sendirian
Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
SERBU PACU Klapanunggal: Seribu Pohon Ditanam, Masa Depan Anak Cucu Dipertaruhkan
Festival Kemerdekaan HUT RI ke-81 di Puri Harmoni 7: Karnaval, Fashion Show, dan Drama Kerajaan Kobarkan Semangat Generasi Bangsa
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Total Kerugian Masih Dihitung
Sosialisasi Empat Pilar, Abidin Fikri: Perlu Kesadaran Bersama Mewujudkan Gagasan Founding Father
Milad Kades Cipeucang Jadi Momentum Berbagi, Puluhan Lansia Tersenyum Terima Sembako di Tengah Pengajian Majelis Taklim

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru