Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar Penyelenggaraan PPDB ada kontroversi, ini keterangannya

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 18 Juli 2023 - 13:29 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TangerangKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penelusuran potensi-potensi kerawanan penyelenggaran penerimaan peserta didik baru atau PPDB. Alhasil, seluruh Dinas Pendidikan (Dindik) di Tangerang dan Banten dikumpulkan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Terkait dengan kondisi tersebut, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, terkait apakah penyelenggaraan PPDB nanti ada kontroversi? Hal itu bakal ditelusuri oleh KPK.

“Besok KPK akan mengumpulkan Dindik juga itu. Terkait potensi-potensi kerawanan pada saat PPDB,” katanya kepada wartawan, Selasa 18/7/2023.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Zaki, potensi kerawanan saat PPDB bukan hanya pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan SMP Negeri saja. Akan tetapi justru lebih banyak lagi jenjang SMA.

“Karena di Kabupaten Tangerang saja yang tertampung untuk masuk SMA Negeri hanya 12 ribu dari lulusan SMP,” ucapnya.

Bayangkan, sambung Zaki, dari 56 ribu lulusan SD, kemudian hanya 24 ribu yang bisa tertampung di SMP Negeri. Dari 24 ribu lulusan SMP Negeri, hanya 12 ribu yang bisa tertampung di SMA Negeri, berarti rasionya sangat timpang.

“Untuk permasalahan jenjang SD dan SMP akan kita evaluasi. Namun, untuk SMA adalah kewenangan dari Provinsi Banten,” katanya.

Disatu sisi, lanjutnya, dipertanyakan peran pemerintah karena tidak seluruhnya lulusan bisa tertampung baik jenjang SMP maupun SMA Negeri. Oleh sebab itu, pihaknya mencoba agar bisa menampung semua porsi pendidikan disekolah negeri yang notabenenya gratis.

“Saya di Kabupaten Tagerang ini melakukan langkah terobosan baru yaitu, membuka sekolah hybrid. Tujuannya agar dapat tertampung seluruhnya,” ucap Zaki.

Diketahui, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar bakal mengumpulkan elemen Dinas Pendidikan (Dindik) diwilayahnya. Tujuannya, guna melakukan evaluasi penyelenggaran penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Besok, kita akan kumpul dengan Dindik. Hal itu guna melihat penyenggaraan PPDB. Kita akan evaluadi baik tingkat SD maupun SMP negeri,” kata Zaki Iskandar

Menurut Zaki, pada PPDB ynag kerap menuai kontroversi adalah sistem zonasi. Dimana sebetulnya dalam penerapan zonasi ini bertujuan tidak ada lagi membedakan mana si anak yang pintar dan tidak pintar. Karena nilai tidak menjadi patokan, tapi jarak dari rumah ke sekolah yang menjadi patokan.

“Namun, di Kabupaten Tangerang ini belum semua SMP itu bisa ‘mengcover’ lokasi-lokasi setiap Kecamatan, karena itu kita nanti pasti akan ada kekurangan-kekurangan yang terjadi pada saat besok kita akan evaluasi kira-kira ada dimana lagi,” ujarnya.

Kontri.

Dame

Berita Terkait

Tingkatkan Kinerja Terbaik, Ryan Soeryana Kahman, S. Kom Duduki Jabatan Pimpinan Redaksi Kabarnusa24.com
Ketua RT/RW Bojong Murni Dukung Kejari Cibinong Tangani Korupsi
Awali Tahun 2025, Tim Redaksi MSN Gelar Rapat Koordinasi Perdana
DPC APMIKIMMDO Kota Medan Merayakan Open House Tahun Baru 2025
Cerita di Balik Dugaan Korupsi Dana UKW PWI-BUMN Rp 6 Miliar: Sengkarut Administrasi atau Kejahatan?
PTPN 1 Hancuran Bangunan Ponpes Mathla’ul Anwar di Desa Natar, Picu Kemarahan Umat Islam
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SKKP Siap Bangun Ribuan Dapur Sehat di Seluruh Indonesia
Jabar Tingkatkan Pembibitan Domba Garut

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:14 WIB

Bupati OKU Turun Tangan, Proyek Box Culvert Dikebut untuk Akhiri Banjir Menahun di Sukaraya

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Jumat, 3 April 2026 - 18:11 WIB

Kasus Penganiayaan Berujung Maut di OKU Terungkap, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Berita Terbaru