Pemkot Bandung Akselerasi Pendataan Perlinsos dan IKD
Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota Bandung mengakselerasi pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain meminta seluruh perangkat daerah, kewilayahan, dan agen pelayanan sosial mempercepat pendataan karena akurasi data menjadi kunci penyaluran bantuan tepat sasaran.
“Data yang tidak valid berpotensi membuat bantuan diterima warga yang tidak sesuai kriteria, sementara yang berhak justru belum mendapat,” ujarnya saat Evaluasi Capaian Perlinsos dan IKD di Taman Film, Bandung Wetan, Selasa (20/10/2026).

Berdasarkan data per 19 Oktober 2026, dari sekitar 870.000 kepala keluarga di Kota Bandung, pendataan Perlinsos baru mencapai 57.900 KK. Target yang harus dicapai hingga Desember 2026 adalah 435.000 KK.
Sementara untuk IKD, dari 4.535 agen penyuluh yang tersedia, baru 2.430 agen atau 53 persen yang aktif. Capaian IKD baru sekitar 208.000.
Iskandar menegaskan Perlinsos dan IKD harus berjalan beriringan.
“Tanpa bantuan para agen, kita tidak akan mencapai target. Dengan pendataan ini kita bisa berikan program dan bantuan secara tepat sasaran,” katanya.

Ia meminta evaluasi tidak berhenti pada angka capaian, tetapi harus diikuti strategi, pemetaan kendala di wilayah, dan langkah kerja yang jelas.
“Keberhasilan kita lihat sejauh mana bisa bergerak bersama dengan langkah terarah. Kita perlu kerja yang lebih terarah, konsisten, dan berorientasi hasil,” ujarnya.
(**)


























