Kepekaan Rasa

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:49 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Oleh : Idat Mustari***

Satunews.id — Sejatinya setiap orang yang mengikuti pendidikan di madrasah Ramadhan, perasaannya harus peka, hatinya harus mudah tersentuh ketika melihat kezaliman, ketidakadilan. Meskipun mungkin saja raganya tak tampil, mulutnya tak berteriak “lawan kezaliman,”  tapi ia menyimpan ketidak setujuannya atas peristiwa kezaliman.

Seseorang yang hanya baru bisa menyimpan kesedihannya atas ketidakadilan yang menimpa saudara-saudaranya sesama  muslim. Tentu saja ini lebih baik dari orang yang tak sedikitpun tersentuh hatinya, terdayuh rasanya dan tak ada sedikitpun rasa iba atas penderitaan yang dialami oleh saudaranya sesama muslim

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang yang benar puasanya tidak sekedar menahan makan dan minum, kuat lapar dan haus tapi sadar bahwa hidup ini sangat lah singkat, sulit diprediksi, tak tahu kapan harus berakhir dan meninggalkan dunia yang fana ini. Kesadaran ini memacu dirinya untuk mengukir langkahnya, hidupnya dengan baik.

Pemimpin daerah yang peka rasanya pasti sayang pada rakyatnya. Jika jadi dokter, ia dapat melihat gejala pasen dengan baik dan sentuhan ruhaniah, tidak semata mencari keuntungan secara materi. Jika jadi pengacara, ia tidak sekedar mencari pasal memenangkan perkara dan  membuat klien yang telah berbuat zalim jadi angkuh dengan kedzalimannya tapi ia tampil sebagai pembela, penegak keadilan. Jika jadi teman, ia akan jadi teman yang baik, yang tak curang apalagi menusuk dari belakang.

Orang yang benar-benar menghayati dan mampu mengambil pelajaran dari puasa di bulan Ramadhan,sadar bahwa dalam hidup tak boleh egois asal senang sendiri,  tak peduli orang lain.Sungguh pelatihan di madrasah Ramadhan sejatinya membuat rasa semakin peka meraba rasa. Wallahu’alam

**Penulis Buku Bekerja Karena Allah dan Komisaris BUMD kab Bandung

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru