Kepekaan Rasa

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:49 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Oleh : Idat Mustari***

Satunews.id — Sejatinya setiap orang yang mengikuti pendidikan di madrasah Ramadhan, perasaannya harus peka, hatinya harus mudah tersentuh ketika melihat kezaliman, ketidakadilan. Meskipun mungkin saja raganya tak tampil, mulutnya tak berteriak “lawan kezaliman,”  tapi ia menyimpan ketidak setujuannya atas peristiwa kezaliman.

Seseorang yang hanya baru bisa menyimpan kesedihannya atas ketidakadilan yang menimpa saudara-saudaranya sesama  muslim. Tentu saja ini lebih baik dari orang yang tak sedikitpun tersentuh hatinya, terdayuh rasanya dan tak ada sedikitpun rasa iba atas penderitaan yang dialami oleh saudaranya sesama muslim

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang yang benar puasanya tidak sekedar menahan makan dan minum, kuat lapar dan haus tapi sadar bahwa hidup ini sangat lah singkat, sulit diprediksi, tak tahu kapan harus berakhir dan meninggalkan dunia yang fana ini. Kesadaran ini memacu dirinya untuk mengukir langkahnya, hidupnya dengan baik.

Pemimpin daerah yang peka rasanya pasti sayang pada rakyatnya. Jika jadi dokter, ia dapat melihat gejala pasen dengan baik dan sentuhan ruhaniah, tidak semata mencari keuntungan secara materi. Jika jadi pengacara, ia tidak sekedar mencari pasal memenangkan perkara dan  membuat klien yang telah berbuat zalim jadi angkuh dengan kedzalimannya tapi ia tampil sebagai pembela, penegak keadilan. Jika jadi teman, ia akan jadi teman yang baik, yang tak curang apalagi menusuk dari belakang.

Orang yang benar-benar menghayati dan mampu mengambil pelajaran dari puasa di bulan Ramadhan,sadar bahwa dalam hidup tak boleh egois asal senang sendiri,  tak peduli orang lain.Sungguh pelatihan di madrasah Ramadhan sejatinya membuat rasa semakin peka meraba rasa. Wallahu’alam

**Penulis Buku Bekerja Karena Allah dan Komisaris BUMD kab Bandung

Berita Terkait

Sinergi Bina Marga dan Pentahelix, Bupati Bandung Tinjau Langsung Proyek Penanganan Banjir
Kang DS Instruksikan Bentuk Tim Pentahelix Penanggulangan Banjir Margahayu
Camat Dayeuhkolot Bersama Pentahelix dan Prima Angkat Sampah Penyebab Banjir di Sukabirus
Ini Dia 6 Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung
Kolaborasi Pentahelix, Survey Terpadu Siapkan Pembongkaran Drainase hingga Normalisasi
Kapolda Jabar Perkuat Sinergi Melalui Silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
Lonjakan Sampah Capai 1.500 Ton per Hari, Kabupaten Bandung Andalkan Solusi Regional Sarimukti
Camat Margahayu Sambangi Warga Terdampak Banjir, Bawa Dukungan dan Solusi

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 15:41 WIB

Kang DS Instruksikan Bentuk Tim Pentahelix Penanggulangan Banjir Margahayu

Jumat, 10 April 2026 - 10:37 WIB

Camat Dayeuhkolot Bersama Pentahelix dan Prima Angkat Sampah Penyebab Banjir di Sukabirus

Rabu, 8 April 2026 - 15:48 WIB

Ini Dia 6 Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung

Selasa, 7 April 2026 - 17:11 WIB

Kolaborasi Pentahelix, Survey Terpadu Siapkan Pembongkaran Drainase hingga Normalisasi

Senin, 6 April 2026 - 15:52 WIB

Kapolda Jabar Perkuat Sinergi Melalui Silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat

Senin, 6 April 2026 - 11:24 WIB

Lonjakan Sampah Capai 1.500 Ton per Hari, Kabupaten Bandung Andalkan Solusi Regional Sarimukti

Minggu, 5 April 2026 - 13:43 WIB

Camat Margahayu Sambangi Warga Terdampak Banjir, Bawa Dukungan dan Solusi

Sabtu, 4 April 2026 - 22:37 WIB

Kolaborasi Pentahelix , Camat Baleendah Turun Langsung Bersihkan Sampah Demi Redam Banjir

Berita Terbaru