Bupati Bandung : Gaji P3K Paruh Waktu Guru dan Tenaga Kependidikan Siap Dibayarkan, Termasuk Gaji 13 dan 14 serta BPJS

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:46 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KAB BANDUNG – Kabar gembira disampaikan Bupati Bandung Dadang Supriatna bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu Guru dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Bandung di awal Ramadan ini.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu memastikan gaji para guru dan tenaga kependidikan yang telah diangkat menjadi P3K Paruh Waktu yang berjumlah 4.320 orang dengan rincian 2.379 guru dan 1.941 orang tenaga kependidikan, akan segera dicairkan yang sepenuhnya bersumber dari APBD Kabupaten Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut ditegaskan Bupati merupakan wujud komitmen dan keberpihakan Pemkab Bandung untuk peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Bandung.

“Kami telah menetapkan besaran gaji yang merupakan kebijakan yang paling realistis untuk saat ini di tengah penurunan TKD yang hampir Rp 1 triliun. Ini didasarkan pada pertimbangan kesejahteraan dan kemampuan keuangan daerah,” ujar Bupati Dadang Supriatna dalam keterangan resminya, Kamis (19/2/2026).

Adapun penetapan besaran gaji untuk guru yang telah memperoleh tunjangan profesi guru (TPG) diberikan gaji sebesar Rp 500.000, untuk sebanyak 1.786 orang guru.

Sedangkan untuk guru yang belum mendapat tunjangan profesi guru (TPG) diberikan gaji sebesar Rp 1.000.000, untuk 593 orang guru dan sebanyak 1.941 orang tenaga kependidikan.

“Besaran gaji tersebut ditambah juga dengan pembayaran asuransi BPJS Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Di samping itu, seluruhnya telah disiapkan untuk 14 bulan termasuk gaji 13 dan 14-nya,” jelas Dadang Supriatna.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menambahkan sebelumnya Pemkab Bandung telah mengkaji aturan dan menyiapkan berbagai alternatif kebijakan dan pendekatan penghitungan pengkajian yang paling akomodatif di tengah pemotongan TKD yang hampir Rp 1 triliun.

Akibat pengurangan TKD yang hampir Rp 1 triliun tersebut, Pemkab Bandung melakukan efisiensi yang sangat ketat agar dapat memenuhi seluruh belanja strategis yang bersifat wajib mengikat serta mewujudkan
pencapaian visi dan misi Kabupaten Bandung yang telah ditetapkan.

“Kepastian penggajian bagi P3K Paruh Waktu ini merupakan wujud komitmen kami betapa pentingnya posisi guru dan tenaga kependidikan untuk peningkatan kualitas mutu pendidikan menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Kang DS.

Bahkan sebenarnya komitmen dan keberpihakan Bupati Bandung terhadap peningkatan kesejahteraan para guru dan tenaga kependidikan, telah dilakukan sejak menjabat Bupati Bandung.

Sejak tahun 2021, Kang DS telah memberikan insentif bagi guru dan tenaga kependidikan di semua jenjang (PAUD, SD dan SMP) sebesar Rp 350.000/orang/bulan atau total realisasi untuk tahun 2025 sebesar Rp 66.276.000.000, yang seluruhnya bersumber dari APBD Kabupaten Bandung.

Ia menyebut penetapan besaran gaji bagi P3K Paruh Waktu tersebut tentunya merupakan kebijakan yang paling realistis untuk saat ini
dan bersifat dinamis dengan fokus utama pada pemberian kesejahteraan berdasarkan kondisi dan kemampuan keuangan daerah.

Saat ini, Bupati Bandung secara progresif terus melakukan upaya dan terobosan untuk meningkatkan kapasitas fiskal, khususnya yang bersumber dari intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli daerah (PAD) dalam rangka mengimbagi penyesuaian atau penurunan TKD dari pemerintah pusat.(**)

Berita Terkait

Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.
Kadis LH Ruli Hadiana, Sesuai Petunjuk Bupati Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Ke Tingkat Kecamatan, Dalam Penangan Sampah
Kades Sayati Apresiasi Kunjungan Gubernur Jabar, Penanganan Banjir Jadek Diharapkan Segera Tuntas
Pentahelix Dayeuhkolot Normalisasi  Saluran, Berjibaku dengan Lumpur Demi Cegah Banjir
Pentahelix Dayeuhkolot Semprot Saluran Kecil, Cegah Genangan Jadi Sarang Nyamuk
Kesbangpol Kabupaten Bandung Dorong Pemuda dan Ormas Amalkan Nilai-Nilai Pancasila
Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, Pemkab Bandung Gelar Workshop Evaluasi RSUD BEDAS
Ketua Karang Taruna Banjaran Apresiasi Pembinaan IKT, Dorong Generasi Muda Lebih Aktif

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru