Satunews.id
Kab. Bandung – Kepala Desa Ahmad Iksan, SE., memimpin langsung kegiatan penanaman pohon di sekitar kawasan Mata Air Cisanti, kaki Gunung Wayang, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung pada Sabtu (15/2/2026).
Aksi penghijauan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan, konservasi sumber daya air, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Arta Graha Peduli yang menyediakan bibit pohon untuk ditanam di kawasan hulu. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta dampak positif bagi lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air bagi masyarakat sekitar.
Dalam keterangannya melalui @Instagram , ia menegaskan bahwa menjaga kawasan hulu merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Penanaman pohon ini sangat penting untuk mengurangi potensi banjir, memperkuat daya serap air, dan memperbaiki ekosistem di sekitar hulu Sungai Citarum,” ujarnya
Ia juga menambahkan bahwa gerakan penghijauan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, namun harus menjadi budaya bersama.
“Kami ingin masyarakat ikut memiliki rasa tanggung jawab terhadap alam. Kalau hulu terjaga, maka manfaatnya akan dirasakan hingga ke hilir, baik untuk pertanian, kebutuhan air bersih, maupun keselamatan lingkungan,” katanya.
Selain itu, pihaknya berkomitmen menjadikan kawasan sekitar mata air sebagai zona konservasi yang dijaga bersama masyarakat dan relawan lingkungan.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas dan pemerintah daerah, agar penanaman pohon ini berkelanjutan. Harapannya, kawasan Mata Air Cisanti tetap lestari dan menjadi warisan lingkungan bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Program penghijauan ini juga menjadi bagian dari inisiatif Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
“Dengan adanya kegiatan berkelanjutan seperti ini, masyarakat diharapkan semakin aktif menjaga alam, memperkuat ketahanan lingkungan, serta melindungi sumber air bagi generasi mendatang,” tutupnya.
(Asp)



























