Bekerja Dalam Pandangan Sufi

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 06:13 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Oleh : Idat Mustari***

Satunews.id — Sufi adalah penyebutan untuk orang-orang yang mendalami sufisme atau ilmu tasawwuf. Secara umum istilah “sufi” dikatakan berasal dari kata suf (صوف), yang artinya kain wol, merujuk kepada jubah atau khirqah yang biasa dikenakan para Sufi pada masa awal.

Namun tidak semua Sufi mengenakan jubah, sehingga ada juga yang berpendapat bahwa kata ini berasal dari kata saf, yakni barisan dalam sholat. Pendapat lain mengatakan kata ini berasal shafa (صفا), yang berarti “kemurnian”. Hal ini menaruh penekanan pada sufisme pada kemurnian hati dan jiwa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seringkali ada orang menganggap orang-orang sufi itu adalah mereka yang anti dunia. Dianggap sebagai pribadi yang hanya duduk di atas sajadah, tenggelam dalam zikir, shalat sampai kakiknya bengkak-bengkak dan menggantungkan hidup hanya dengan berdoa kepada Allah tanpa ikhtiar.

Padahal sufi yang benar adalah mereka yang belajar pada kisah Umar Bin Khatab ra yang pernah menegur keras orang-orang yang seharian habis di masjid tanpa bekerja. Hingga Umar Bin Khatab ra berkata pada mereka,”Ingatlah langit tidak menurunkan emas dan perak.”

Di jalan sufi, doa dan kerja saling melengkapi—bukan saling meniadakan. Imam Ibnu ‘Athailah, salah tokoh sufi besar, pengarang kitab Al-Hikam, memperingatkan bahaya meninggalkan pekerjaan tanpa syar’i, sambil berkata,”Keinginanmu meninggalkan usaha, padahal Allahmasih menempatkan di dunia sebab-akibat, adalah syahwat yang tersembunyi.” Artinya menghindari kerja sambil berlindung di balik dalih spiritual adalah bentuk lain dari keinginan nafsu yang disamarkan dengan jubah kesalehan.

Para sufi adalah pekerja keras, pekerja yang Tangguh seperti Abu Hanifah (imam besar fiqih) adalah pedagang kain. Junaid Al-Baghdadi punya toko pemotong kaca. Sari al-Saqathi adalah saudagar bangunan. Al-Qusyairi setiap hari bekerja, selalu berpuasa sunah dan bersedakah tanpa diketahui banyak orang. Ibnu Khatif belajar memintal benang dan menjualnya untuk menghidupi keluarganya.

Ini semua membuktikan bahwa dunia bukan lawan dari spiritualitas, selama hati tetap terhubung dengan Allah. Para sufi tidak meninggalkan dunia, tapi menggunakannya sebagai ladang amal dan sarana mengumpulkan bekal pulang ke kampung akherat.

Begitupun kata Nabi saw “Wala takunu kalla alan nas”. Janganlah sekali-kali kamu menjadi beban atas manusia lain.” Pernah suatu ketika ada seorang pemuda kuat sedang mencakul di ladang, lantas ada  sahabat berkata,”Seandainya ia ikut berperang maka pahalanya besar. Tapi Nabi saw menegaskan,”Jika ia bekerja untuk mencukupi dirinya dan keluarganya, maka itu adalah jihad di jalan Allah.”

Dengan demikian orang sufi adalah mereka yang bekerja, namun bekerjanya karena Allah. Bekerjanya disertai hati yang bersih dan pikiran jernih. Yang tahu bahwa setiap yang dilakukannya dimintai pertanggung jawaban bukan saja disini tapi kelak disana (akherat), karena bagi dirinya, bekerja itu adalah ibadah.
Wallahu’alam

**Penulis Buku Bekerja karena Allah dan Komisaris di BUMD Kab Bandung

 

Berita Terkait

Pawai Jampana HJKB 216 Siap Guncang Dago-Merdeka, 1,3 Km Penuh Atraksi Seni!
Hampir 200 Pecatur Serbu BCBS Seri II, Drs. H. Mulyadi Bidik Lahirnya Bibit Juara Catur Indonesia
Wali Kota Farhan Sidak 3 Titik Banjir Langganan di Cibiru, Soroti Drainase Mati dan Sodetan Buntu
Kesehatan Mental Anak Dimulai dari Rumah, Psikolog Puskesmas Cipadung Ingatkan Pentingnya Validasi Emosi
Betonisasi Jalan Cibulakan Rp144,6 Juta, Pemdes Ligarmukti Wujudkan Akses Warga Lebih Baik
Nama Warga Diduga Dicatut untuk Bedah Rumah, Bangunan Diduga untuk Kades Kutai Donok
Melangkah karena Tuhan
Distribusi BBM di Bandung Aman, Pemkot Pastikan Pasokan Lewat Pipa Pertamina Lancar
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru