Satunews.id
Cicalengka,– RSUD Cicalengka Kabupaten Bandung menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan yang aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan serta jajaran internal RSUD Cicalengka, dengan fokus pada penguatan pemahaman standar mutu pelayanan, budaya keselamatan pasien, serta kesiapan rumah sakit dalam menjaga dan meningkatkan capaian akreditasi.
Direktur RSUD Cicalengka, dr. H. Mulja Munadjat, M.M., M.H.Kes, menyampaikan bahwa IHT PMKP merupakan bagian penting dari sistem penjaminan mutu rumah sakit yang berkelanjutan.
“Peningkatan mutu dan keselamatan pasien adalah tanggung jawab bersama seluruh unsur rumah sakit. Melalui IHT ini, kami memastikan seluruh SDM memiliki pemahaman yang seragam dalam menerapkan standar pelayanan yang aman dan bermutu,” ujar dr. Mulja Munadjat.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kesiapan dan konsistensi RSUD Cicalengka dalam memenuhi standar akreditasi rumah sakit serta tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.
“Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, tetapi refleksi dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, penguatan SDM melalui IHT PMKP menjadi kunci utama dalam menjaga mutu layanan kepada masyarakat,” tegasnya.
“Melalui pelaksanaan IHT PMKP ini, RSUD Cicalengka berharap mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta menghadirkan layanan kesehatan yang unggul, humanis, dan sesuai dengan standar nasional pelayanan kesehatan,” tambahnya
Dan tentu, imbuh dr. H. Mulja Munadjat, M.M., M.H.Kes, kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bandung BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera), khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.
“RSUD Cicalengka berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mewujudkan layanan kesehatan yang berkeadilan, berkualitas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sebagai bagian dari upaya bersama mendukung terwujudnya Kabupaten Bandung yang BEDAS dan berdaya saing,” pungkasnya
(Asp)




























