Perkuat Sinergi Lintas Sektor, RSUD Majalaya Dukung Penuh Transformasi Sistem Kesehatan Kemenkes

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 16:48 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung (Satunews.id) — RSUD Majalaya menggelar kegiatan penguatan koordinasi lintas sektor dalam rangka mendukung agenda Transformasi Sistem Kesehatan yang dicanangkan Kementerian Kesehatan. Acara yang digelar di Aula RSUD Majalaya tersebut dihadiri unsur kewilayahan, perangkat daerah, dan pimpinan rumah sakit.

Acara dibuka oleh Ketua Tim Kerja Tata Kelola dan Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan, Dhiny Ocktariani, S.Kep., Ners., M.MRS, yang hadir mewakili Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Dalam sambutannya, Dhiny menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat layanan rujukan.

“Transformasi layanan rujukan menekankan pelayanan yang lebih cepat, tepat, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Rumah sakit tidak bisa bekerja sendiri, perlu sinergi kuat dengan pemerintah daerah, kecamatan, desa, Puskesos, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dhiny juga menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung yang berhalangan hadir karena agenda lain. Meski demikian, Dinkes menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan DPRD Kabupaten Bandung, Dinas Sosial, para Wakil Direktur RSUD Majalaya, Dewan Pengawas RSUD, Camat Paseh–Majalaya, Kapolsek Paseh, Danramil Paseh, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta seluruh kepala desa dari lima kecamatan di wilayah Majalaya dan sekitarnya.

Para peserta menerima pemaparan terkait mekanisme layanan rujukan, alur komunikasi lintas sektor, serta strategi harmonisasi dalam menangani kasus-kasus kesehatan yang membutuhkan respon cepat dan koordinasi berjenjang.

Dhiny menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat jejaring kerja antara fasilitas kesehatan, aparat kewilayahan, dan pemerintah desa.

“Kami berharap sinergi ini mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Majalaya dan sekitarnya. Dengan komunikasi yang baik, persoalan kesehatan masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan tepat,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan penyusunan rencana tindak lanjut untuk memastikan keberlanjutan koordinasi antara RSUD Majalaya dan unsur kewilayahan.

Wakil Direktur RSUD Majalaya, Agus Heri Juhari, yang hadir mewakili Direktur RSUD Majalaya, drg. Anang Prasetiyono, Sp.BM(K), menyampaikan bahwa RSUD Majalaya memiliki tanggung jawab besar sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Bandung.
“Pelayanan rumah sakit tidak hanya bertumpu pada kapasitas internal, tetapi juga sangat bergantung pada kekuatan jejaring dan kerja sama lintas sektor,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa sejumlah layanan yang melibatkan BPJS Ketenagakerjaan, SKTM, dan administrasi kesehatan lainnya masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari panjangnya prosedur hingga alur pelayanan yang belum sepenuhnya terintegrasi.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat merumuskan solusi nyata untuk mengurangi hambatan administrasi, antara lain melalui standarisasi alur kerja dan penguatan koordinasi antarinstansi,” tambah Agus.

Agus menegaskan bahwa tujuan utama dari perbaikan tersebut adalah memastikan setiap pasien memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan aman.

“Kami ingin setiap pasien pulang dengan kondisi lebih baik dan lebih sehat. Itu bentuk tanggung jawab moral dan profesional kami,” tegasnya. ***

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan
Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan
Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot
Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru