Proyek Drainase Sumbersari: Tanpa Transparansi, Tanpa Kualitas

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 22:08 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Drainase Sumbersari: Tanpa Transparansi, Tanpa Kualitas

Purwakarta -Satuews.id-Proyek drainase di area persawahan Desa Sumbersari RT/RW 03/02 Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, diduga kuat sebagai proyek siluman. Pekerjaan yang tengah berlangsung tidak dilengkapi dengan papan informasi proyek, memicu kecurigaan masyarakat terhadap asal usul dana dan pelaksana kegiatan.

Pengerjaan drainase dilakukan tanpa transparansi, dengan material yang diragukan kualitasnya. Batu yang digunakan terlihat seperti batu templek, dan semen yang digunakan adalah semen murah. Pasir yang digunakan juga putih, bukan dari jenis pasir Cimalaka yang dikenal memiliki kualitas tinggi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apep, pengawas proyek, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pekerjaan sudah berjalan dua hari dan papan informasi belum dipasang. Salah satu kepala tukang mengatakan bahwa pekerjaan tersebut diborongkan sebesar Rp 40.000.000 untuk volume pekerjaan 1,21 kubik.

Satunews.id mencoba menggali informasi dan konfirmasi kepada pengawas yang berada di lapangan. Ia mengatakan bahwa pekerjakan ini dikerjakan oleh CV Fajar Sentosa selaku pelaksana dan pemborong. Namun, ia belum pernah bertemu dengan pihak CV maupun pelaksana.

Proyek ini diperkirakan akan dikerjakan selama 30 hari kalender dengan panjang 53 meter. Namun, informasi tentang anggaran dan jumlah tenaga kerja tidak jelas. Para pekerja juga terlihat tanpa memakai perlengkapan APD, mengabaikan keselamatan kerja.

Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) mewajibkan badan publik untuk menyediakan informasi publik yang akurat dan tidak menyesatkan. Namun, dalam kasus ini, informasi tentang proyek drainase di Sumbersari tidak jelas.

Kepala Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Purwakarta belum dapat dihubungi untuk konfirmasi. Publik berharap agar pihak berwenang segera mengusut secara tuntas dan tegas agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

(Red) **

Berita Terkait

Farhan: Makmurkan Masjid Agung, Bangun Rumah di Surga
Sambut Ramadhan 1447 H , RW 02 Kampung Ciriung Ajak Warga Perkuat Iman dan Ukhuwah
KH.Ikrom Ahmad Resmi Jadi Pembina DPP LPK – RI Tegaskan Perang Melawan Kebatilan 
Ironis, Peredaran Tramadol di Bantar Gebang Masih Marak Jelang Bulan Suci Ramadhan
Drainase Buruk, Jalan Raya Mayor Oking Ciriung Cibinong Langganan Banjir
Penetapan Tersangka Kasus Pengeroyokan Disorot, Ancaman Aksi Simbolik Mengemuka
Pernikahan Dewi Margiana dan Jubil Hasudungan Sitompul
Sambut Ramadhan dengan Jiwa Bersih,Pemdes Klapanunggal Gelar Isra Mi’raj 1447 H

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:11 WIB

Satu Tahun Kang DS-Ali Syakieb : Torehkan Capaian Gemilang Meski TKD Dipangkas Rp 1 Triliun

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:21 WIB

Farhan: Makmurkan Masjid Agung, Bangun Rumah di Surga

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:48 WIB

7 Pejabat Eselon II di Pemkab Bandung Dirotasi, Ini Pesan Bupati Bandung

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:47 WIB

Bupati Bandung Apresiasi Kontribusi Luar Biasa Kang Cucun untuk Kabupaten Bandung

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:31 WIB

Penuh Haru! Sabrina dan Iyan Wakili Keluarga Tri Rahmanto Berbagi ke 20 Jompo

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:29 WIB

Kades Tarumajaya Hijaukan Cisanti, Langkah Strategis Cegah Banjir dan Jaga Sumber Air

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:59 WIB

Kang DS Tekankan Aksi Berkelanjutan Hadapi Perubahan Iklim

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:18 WIB

Inovasi Dalam Pemeliharaan Rutin Jalan Menggunakan Material Kedap Air Digagas Oleh ASN Melalui DPUTR Kab. Bandung

Berita Terbaru

Artikel

Farhan: Makmurkan Masjid Agung, Bangun Rumah di Surga

Jumat, 20 Feb 2026 - 13:21 WIB

DAERAH

Menjeda Duniawi, Merenungi Diri

Jumat, 20 Feb 2026 - 04:24 WIB