Proyek Drainase Sumbersari: Tanpa Transparansi, Tanpa Kualitas
Purwakarta -Satuews.id-Proyek drainase di area persawahan Desa Sumbersari RT/RW 03/02 Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, diduga kuat sebagai proyek siluman. Pekerjaan yang tengah berlangsung tidak dilengkapi dengan papan informasi proyek, memicu kecurigaan masyarakat terhadap asal usul dana dan pelaksana kegiatan.
Pengerjaan drainase dilakukan tanpa transparansi, dengan material yang diragukan kualitasnya. Batu yang digunakan terlihat seperti batu templek, dan semen yang digunakan adalah semen murah. Pasir yang digunakan juga putih, bukan dari jenis pasir Cimalaka yang dikenal memiliki kualitas tinggi.
Apep, pengawas proyek, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pekerjaan sudah berjalan dua hari dan papan informasi belum dipasang. Salah satu kepala tukang mengatakan bahwa pekerjaan tersebut diborongkan sebesar Rp 40.000.000 untuk volume pekerjaan 1,21 kubik.
Satunews.id mencoba menggali informasi dan konfirmasi kepada pengawas yang berada di lapangan. Ia mengatakan bahwa pekerjakan ini dikerjakan oleh CV Fajar Sentosa selaku pelaksana dan pemborong. Namun, ia belum pernah bertemu dengan pihak CV maupun pelaksana.
Proyek ini diperkirakan akan dikerjakan selama 30 hari kalender dengan panjang 53 meter. Namun, informasi tentang anggaran dan jumlah tenaga kerja tidak jelas. Para pekerja juga terlihat tanpa memakai perlengkapan APD, mengabaikan keselamatan kerja.
Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) mewajibkan badan publik untuk menyediakan informasi publik yang akurat dan tidak menyesatkan. Namun, dalam kasus ini, informasi tentang proyek drainase di Sumbersari tidak jelas.
Kepala Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Purwakarta belum dapat dihubungi untuk konfirmasi. Publik berharap agar pihak berwenang segera mengusut secara tuntas dan tegas agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
(Red) **




























