Banyak Jasa Orang Lain

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 06:01 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Oleh : Idat Mustari****

Satunews.id — Tanpa kita sadari dan mungkin terlupakan, bahwa keberadaan diri kita sekarang tak lepas dari banyak orang yang terlibat. Begitupun dengan apa yang kita makan, pakaian yang kita kenakan, dan lainnya,tak lepas dari jasa orang lain. Siapapun orang yang sekarang meraih gelar S-1 hingga S-3, tak ujug-ujug, pasti melewati jenjang pendidikan sebelumnya, SD hingga SMA/SMK. Waktu semasa SD (Sekolah Dasar), kita didik oleh guru-guru. Kita belajar mengenal hurup, membaca dan berhitung, boleh jadi tak ingat lagi guru-guru saat itu. Begitupun guru di SMP, atau di SMA sudah banyak yang terlupakan.

Pakaian yang menutup tubuh kita. banyak sekali orang yang terlibat dalam pembuatan pakaian yang kita kenakan, mulai dari proses hulu hingga hilir. Keterlibatan ini mencakup berbagai profesi di seluruh rantai pasok, dari bahan mentah hingga produk jadi. Ada petani yang menanam bahan baku alami. Ada buruh pabrik yang bekerja memproses kapas jadi benang. Ada juga buruh pabrik, yang merubah benang jadi kain. Ada pekerja yang mewarnai kain. Ada orang yang mendesain kain jadi pakaian. Ada Penjahit memotong kain sesuai pola dan menjahitnya hingga menjadi pakaian jadi. Di pabrik garmen, proses ini dilakukan oleh ribuan operator mesin jahit. Ada sopir truk yang memindahkan dari pabrik ke toko. Ada pelayan toko, ada kasir. Ini dari pakaian saja. Artinya setiap potong pakaian yang kita pakai adalah hasil kerja keras dari sebuah ekosistem yang melibatkan ribuan, bahkan jutaan, orang di berbagai belahan dunia.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Termasuk makanan yang kita makan, dan atau kesuksesan dalam pekerjaan, termasuk karir politik, jika kita renungkan bahwa di dalamnya banyak orang yang terlibat dan berjasa. Namun tanpa kita sadari sering kita lupakan mereka yang berjasa itu.

Seorang muslim yang baik, tentu tidak boleh melupakan kebaikan orang lain, tapi kebaikan kita ke orang lain, harus belajar melupakannya, terlebih-lebih merasa menyesal telah berbuat baik kepada orang lain, karena tidak dibalas dengan ucapan terimakasih ataupun pujian.

Siapapun yang berbuat kebaikan dengan tulus, maka Allah yang akan berterimaksih kepadanya. Pujian dan ucapan terimakasih dari manusia hanyalah bagian dari kesenangan dunia.

Ketika terjadi perang Badar dan kaum muslimin menang, saat itu berhasil menawan 70 pembesar kafir Quraisy di kota Madinah, kemudian Rasulullah saw ingat akan kebaikan seorang kafir Quraisy yang bernama Mut’im bin ‘Adiy yang pernah menolong Nabi saw dan keluarga-keluarga beliau dari embargo di Makkah. Namun Mut’im bin ‘Adiy telah meninggal, apa yang disabdakan beliau :

لَوْ كَانَ الْمُطْعِمُ بْنُ عَدِيٍّ حَيًّا ثُمَّ كَلَّمَنِي فِي هَؤُلَاءِ النَّتْنَى لَتَرَكْتُهُمْ لَهُ

“Andai saja Mut’im bin ‘Adiy masih hidup, lalu ia berbicara sesuatu (memberikan kebijakan) tentang orang-orang jahat (musuh-musuh Allah) ini untuk mengampuni atau mengasihani mereka, maka akan aku bebaskan mereka untuknya.” (HR. Bukhari)

Kisah ini mengingatkan kita untuk bisa membalas kebaikan orang lain, bahkan pada orang kafir sekalipun. Kata Habib Ali Al Jufri berkata “Jika tanganmu pendek untuk membalas kebaikan seseorang maka panjangkanlah lisanmu untuk mendoakannya.”

Wallahu’alam
Semoga bermanfaat

** Penulis Hanyalah Al Faqir

 

Berita Terkait

Biodigester AKSARA Hadir di Ciangsana, H. Udin Saputra Dorong Inovasi Pengolahan Limbah dan Energi Ramah Lingkungan
Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati
Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas
Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas
Launching BKK Akselerasi 2026, Desa Gunung Putri Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk 12 Program Pembangunan
Hari Santri 2026, H. Udin Saputra dan Hj. Silvia Maharani: Santri Pilar Moral Bangsa, Penguat Indonesia Emas
KORVE Gerakan Indonesia Asri, Kades Citeureup Gugun Wiguna: Jangan Tunggu Lingkungan Kotor Baru Bergerak!
Pemdes Cikeas Udik Mulai Realisasi BKK Akselerasi 2026, Alokasi Rp1,5 Miliar Prioritaskan Betonisasi Jalan di Tiga Wilayah
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Api Melalap Rumah Jurnalis di Palembang, Dugaan Korsleting Listrik Jadi Perhatian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:32 WIB

LANSIA YANG LOMPAT DARI JEMBATAN MUSI IV DITEMUKAN BASARNAS MENGAPUNG MENINGGAL DUNIA

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Polda Sumsel Tindak Penipuan Berkedok Rekrutmen CPNS, Ingatkan Masyarakat Hindari Jalur Tidak Resmi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Polda Sumsel Gelar Binrohtal Rutin Perkuat Keimanan dan Integritas Personel  

Berita Terbaru