Pemkot Cimahi dan KLH RI Gelar Aksi Nyata Bersih Sampah: Perkuat Kolaborasi untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 20:57 WIB

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cimahi, Satunews.id – Pemerintah Kota Cimahi kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan dengan melaksanakan Aksi Nyata Bersih Sampah yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung serentak di 46 kabupaten/kota wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pada 24–26 Oktober 2025, dengan Kota Cimahi menjadi salah satu lokasi utama pelaksanaan.

Puncak kegiatan digelar pada Minggu (26/10/2025) di PT Ayoe Indotama Textile, diawali dengan apel bersama yang dipimpin Deputi Gakkum KLH RI Irjen Pol Rizal Irawan. Acara dihadiri perwakilan KLH/BPLH, unsur kewilayahan, perangkat daerah, dunia usaha, serta masyarakat. Usai apel, seluruh peserta bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih di sekitar Jalan Joyodikromo, menandai komitmen nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya.

“Membuang sampah bukan solusi akhir. Pengelolaan harus dimulai dari rumah tangga. Mohon dukungan masyarakat, karena kita sudah punya program luar biasa seperti Hari Organik dan Hari Anorganik, serta banyak bank sampah yang aktif. Mari kita terus kembangkan upaya pengolahan sampah agar Cimahi semakin bersih dan sehat,” tutur Maria.

Lebih lanjut, Maria menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan. Ia mencontohkan kerja sama dengan PT Ayoe Indotama Textile, mitra strategis Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi dalam pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF) — hasil olahan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Santiong — sebagai pengganti batu bara dalam proses produksi tekstil.

“Perusahaan ini merupakan contoh nyata penerapan ekonomi sirkular di sektor industri. Kolaborasi ini tidak hanya mengurangi sampah, tapi juga membantu menekan emisi karbon di Cimahi,” imbuhnya.

Sementara itu, Irjen Pol Rizal Irawan menekankan bahwa Aksi Nyata Bersih Sampah merupakan gerakan kolaboratif nasional yang membutuhkan partisipasi semua pihak.

“Setiap orang menghasilkan sekitar 0,4–0,5 kilogram sampah per hari. Dengan penduduk Cimahi lebih dari 500 ribu jiwa, berarti ada sekitar 250 ton sampah yang harus dikelola setiap hari. Artinya, kita tidak bisa hanya membuang, tetapi harus mengelola dari sumbernya,” tegas Rizal.

Ia menambahkan bahwa kesadaran memilah sampah dari rumah tangga adalah langkah pertama menuju solusi berkelanjutan.

“Pengelolaan sampah dimulai dari rumah pilih mana yang organik dan anorganik, sehingga lebih mudah dimanfaatkan dan diolah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Aksi Nyata Bersih Sampah, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya. Sampah organik diarahkan untuk diolah menjadi kompos atau pakan maggot, sedangkan sampah anorganik bernilai ekonomi tinggi disalurkan ke bank sampah dan industri daur ulang.

Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat budaya peduli lingkungan, mengurangi beban TPA Sarimukti, serta mendorong penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan langkah konkret seperti ini, Cimahi bertekad menjadi kota yang bersih, tangguh, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi nasional untuk Indonesia yang hijau dan bebas sampah.

(Tini)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru