DLH Kabupaten Bandung Genjot Uji Air Bersih dan Kelola Sampah Demi Suksesnya Program MBG

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 21:24 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Bandung – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran dan keamanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala DLH Kabupaten Bandung, Ruli Hadiana, mengungkapkan bahwa pihaknya punya peran, terutama dalam memastikan sanitasi dan higienitas di setiap Sentra Pengelolaan Pangan dan Gizi (SPPG), serta pengelolaan sampah yang dihasilkan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam program MBG, kami memiliki peran penting. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya keracunan makanan, setiap SPPG harus memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan,” jelas Ruli Hadiana sesuai kegitan Aksi Nyata Laik Higenis pada SPPG dalam Program MBG di Gedung Moch. Toha pada Selasa (22/10).

“Salah satu syarat untuk mendapatkan SLHS adalah menyertakan hasil uji air bersih dan layak minum. Di sinilah peran DLH menjadi sentral,” tambahnya

DLH Kabupaten Bandung mengerahkan tim khusus untuk melakukan uji laboratorium air bersih yang akan digunakan oleh SPPG. Air bersih ini penting untuk membersihkan peralatan makan dan bahan pangan, sehingga makanan yang disajikan tetap sehat dan bersih.

“Kita memiliki Laboratorium yang secara formal mampu melakukan pengujian air bersih. Karena vitalnya syarat ini, kami melakukan ‘jemput bola’ langsung ke lapangan untuk mengecek air bersih sebagai salah satu syarat utama,” tegas Ruli.

Demi mengejar target, tim DLH bekerja tanpa mengenal waktu. “Kami tidak mengenal waktu libur, bahkan hari libur pun kami lakukan pengecekan. Hal ini karena per 1 November, seluruh SPPG di Kabupaten Bandung harus sudah mengantongi SLHS dari Dinas Kesehatan,” imbuhnya.

Hingga saat ini, DLH telah mengambil 50 sampel air dari SPPG yang sudah aktif beroperasi. Tercatat, lebih dari 150 SPPG aktif di Kabupaten Bandung yang harus didukung DLH untuk memenuhi persyaratan tersebut.

Selain urusan air bersih, DLH juga berperan dalam mengatasi masalah sampah. Setiap dapur SPPG pasti menghasilkan sampah, terutama sampah organik, yang berpotensi menjadi sumber masalah jika tidak dikelola dengan baik.

“Kami harus melakukan reaksi cepat agar dapur-dapur SPPG tidak menyimpan sampah terlalu lama,” kata Ruli.

DLH menawarkan beberapa solusi pengelolaan sampah organik, yaitu: Diolah mandiri oleh SPPG, Diangkut langsung oleh armada DLH dan Diambil oleh pengusaha maggot untuk dijadikan pakan.

“Solusi ini memastikan sampah organik tidak menumpuk di area dapur, melainkan segera dimanfaatkan menjadi pakan ternak, pakan maggot, atau diolah menjadi kompos,” imbunya

Ruli Hadiana berpesan kepada semua Kepala SPPG agar siap di tempat dan selalu berkomunikasi untuk memastikan kelancaran proses ini.

“DLH Kabupaten Bandung akan terus berpartisipasi dan membantu demi tercapainya MBG yang Sehat, Aman, dan Berkualitas,” pungkasnya.

(Asp )

Berita Terkait

KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.
Kadis LH Ruli Hadiana, Sesuai Petunjuk Bupati Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Ke Tingkat Kecamatan, Dalam Penangan Sampah
Kades Sayati Apresiasi Kunjungan Gubernur Jabar, Penanganan Banjir Jadek Diharapkan Segera Tuntas
Pentahelix Dayeuhkolot Normalisasi  Saluran, Berjibaku dengan Lumpur Demi Cegah Banjir

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Launching BKK Akselerasi 2026, Desa Gunung Putri Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk 12 Program Pembangunan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Hari Santri 2026, H. Udin Saputra dan Hj. Silvia Maharani: Santri Pilar Moral Bangsa, Penguat Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

KORVE Gerakan Indonesia Asri, Kades Citeureup Gugun Wiguna: Jangan Tunggu Lingkungan Kotor Baru Bergerak!

Berita Terbaru