Sekolah Alam: Jejak Hijau KKN Sisdamas 290 UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Desa Jatihurip, Kecamatan Sumedang Utara

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 23:02 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Kreativitas mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sisdamas Kelompok 290 UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menghadirkan warna baru di RW 08, Desa Jatihurip, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Pada tanggal 18 Agustus 2025. Melalui gagasan segar bertajuk “Sekolah Alam”, para mahasiswa berupaya ikut serta mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) desa, khususnya di bidang pendidikan berbasis lingkungan dan nilai spiritual.

Dokumentasi KKN Sisdamas Kelompok 290 UIN SGD Bandung.

Program yang digelar di tengah panorama sawah, kolam ikan, saung, dan hutan alami ini berhasil menjadi ruang belajar alternatif yang unik bagi anak-anak setempat. Peserta Sekolah Alam sebagian besar adalah murid nonformal pengajian Iqra dan Al-Qur’an di rumah Pak Karna, Ketua RW 08. Mereka terdiri dari anak-anak usia pra-sekolah, SD, hingga SMP.

“Sekolah Alam lahir dari semangat untuk mengajak anak-anak lebih dekat dengan alam, agar mereka bisa tadabbur, bersyukur atas nikmat Allah SWT, sekaligus belajar sambil bermain,” ungkap salah satu anggota KKN.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokumentasi KKN Sisdamas Kelompok 290 UIN SGD Bandung.

Konsep kegiatan disusun dengan sistem pos to pos, sehingga anak-anak bisa belajar dengan metode interaktif dan menyenangkan:

1. Pos Pengetahuan Umum – Latihan ilmu alam, ilmu sosial, hingga games memory core untuk mengasah daya ingat.

2. Pos Keagamaan – Tes hafalan Al-Qur’an, storytelling kisah Nabi dan Rasul, hingga salawat populer.

3. Pos Kebersamaan – Games seru yang membangun kekompakan, solidaritas, dan rasa persaudaraan.

4. Pos Hiburan & Kreativitas – Anak-anak bermain sambil berekspresi bersama mahasiswa KKN, menciptakan momen penuh tawa dan kehangatan.

Dokumentasi KKN Sisdamas Kelompok 290 UIN SGD Bandung.

Suasana keceriaan sekaligus haru begitu terasa, sebab program Sekolah Alam ini menjadi kegiatan pamungkas KKN 290. Momen perpisahan dengan anak-anak yang selama lebih dari satu bulan belajar mengaji bersama mahasiswa terasa begitu emosional.

Warga menyambut penuh apresiasi kegiatan ini. Mereka merasa kehadiran mahasiswa telah memberikan manfaat nyata, baik untuk anak-anak maupun masyarakat. Sebagai bentuk penutup, mahasiswa membagikan snack sederhana untuk anak-anak. Namun air mata tak terbendung ketika perpisahan tiba, ditandai dengan pelukan hangat, senyum haru, hingga jepretan kamera yang mengabadikan momen indah.

Dokumentasi KKN Sisdamas Kelompok 290 UIN SGD Bandung.

Adzan maghrib yang berkumandang menjadi penanda berakhirnya Sekolah Alam sekaligus perjalanan KKN di Desa Jatihurip. Meski singkat, jejak hijau ini akan selalu terpatri di hati anak-anak, warga, dan para mahasiswa.

Editor : dr.j

Sumber : KKN Sisdamas Kelompok 290 UIN SGD Bandung.

Berita Terkait

Diskominfo Cimahi Raih Predikat Zona Integritas, Apresiasi Kemenpan-RB*
Pemdes Jonggol Bangun Budaya Bersih Lewat Korve Rutin Setiap Senin, Rabu dan Jum’at
Reses DPRD di Babakan Madang Aspirasi Masyarakat Mengalir,14 program Strategis Siap Dikawal 
Marif Yoga Yanda Perdana Terpilih Menjadi Ketua FPTI Kabupaten Indramayu Periode 2026 – 2030
Reses DPRD di Cileungsi: Sampah dan Pendidikan Jadi Sorotan Utama
TPST Utama Cimahi Selatan Diresmikan, Langkah Nyata Atasi Sampah di Kota Cimahi
Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman
Ketika Kebenaran Harus Dijaga, Pers Tidak Boleh Tunduk

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:53 WIB

Setelah Sosialisasi, Bangunan Liar di Bantaran Citarum Dayeuhkolot Dibongkar

Senin, 9 Februari 2026 - 15:44 WIB

Camat Kankan Taufik Tegaskan Banyak Jalur Aspirasi, Musrenbang Tetap Jadi Aksi Nyata Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:55 WIB

Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Para Ketua RW Berkolaborasi Atasi Banjir Dayeuhkolot

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:59 WIB

Jembatan Dayeuhkolot Diprotes Warga, KDM: Sudah Dianggarkan, Tinggal Proses Teknis

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:58 WIB

Camat Baleendah Tinjau Perbaikan 3 Pintu Air Duckbill, Upaya Nyata Tekan Banjir

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:10 WIB

Renie Rahayu Pastikan Aspirasi Rakyat Tak Berhenti di Janji, Warga Paseh Terima Manfaat Nyata

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Kadis PUTR Zeis Zultaqawa: Jasa Konstruksi Bukan Sekadar Bangun Fisik, Tapi Fondasi Ekonomi Daerah

Selasa, 3 Februari 2026 - 23:21 WIB

Atasi Banjir di Sempadan Sungai, Pentahelix : Bangunan Liar Harus Ditertibkan

Berita Terbaru