Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto Ubah Stigma: Fokus pada Peran Polisi dalam Melayani Masyarakat

- Redaksi

Selasa, 15 Oktober 2024 - 14:02 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

CIMAHI –Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, ingin mengubah persepsi masyarakat tentang peran kepolisian. Hal ini disampaikan saat audiensi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cimahi di Mapolres Cimahi, Senin (14/10/2024).

Menurut Tri, meskipun seluruh tugas kepolisian sudah dilaksanakan sesuai dengan SOP, ia ingin lebih mengedepankan peran polisi dalam membantu masyarakat. “Tugas polisi sudah jelas dalam SOP, dan sudah dilaksanakan semaksimal mungkin. Sekarang, kami akan fokus pada peran, misalnya membantu masyarakat di jalanan saat ada kemacetan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai contoh, jam apel pagi bagi anggota polisi di wilayah hukum Polres Cimahi diundur menjadi pukul 8.00 WIB, sehingga mereka bisa membantu mengurai kemacetan di Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Tri juga menjelaskan bahwa kehadiran polisi di jalan-jalan bukan untuk razia, melainkan untuk bersiaga membantu masyarakat.

Selain itu, Tri memperkenalkan program “JAWARA” (Juara, Wibawa, Amanah, Ramah, dan Berakhlak) yang bertujuan menjaga martabat dan amanah kepolisian. Program ini mencakup kegiatan seperti polisi yang mengajak shalat Subuh, polisi yang mencintai rumah ibadah, serta upaya mendidik masyarakat agar taat hukum.

Tri juga menekankan pentingnya peran polisi dalam meningkatkan kesadaran hukum (kadarkum) di masyarakat. Ia berharap dengan pendekatan ini, masyarakat akan lebih patuh pada hukum, yang pada akhirnya dapat mengurangi jumlah pelanggaran. “Jika kita fokus pada peran, bukan hanya tugas, maka tahanan di Polsek bisa kosong karena masyarakat sudah sadar hukum,” tambahnya.

Tri menekankan bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. “Kita yang harus turun tangan, bukan hanya menunjuk atau memberi perintah,” tegasnya. Ia berharap para anggota polisi bisa menjadi pelayan masyarakat yang sigap dan tidak acuh dalam tugasnya.

Lebih lanjut, Tri mencontohkan situasi ketika polisi menangkap pelaku pencurian yang kemudian tidak ditahan karena tidak ada laporan dari korban. “Sering kali masyarakat salah paham jika pelaku tidak ditahan, padahal semuanya sesuai dengan prosedur hukum,” jelasnya.

Tri juga menanggapi pertanyaan mengenai penjual minuman keras (miras). Menurutnya, polisi hanya bisa bertindak berdasarkan peraturan daerah (perda) karena tidak ada undang-undang yang mengatur penjualan miras. Namun, polisi bisa mengambil tindakan jika ada orang yang minum di tempat umum, karena ada dasar hukumnya.

Dengan pendekatan ini, Tri berharap masyarakat dapat lebih memahami peran kepolisian dan membangun hubungan yang lebih baik dengan aparat penegak hukum.

(Red)**

Berita Terkait

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru