Dua Pekan Jelang Pemilu, Panwascam Cangkuang Ajak Masyarakat Ikut Awasi Kampanye Pemilu 2024

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 4 April 2024 - 05:14 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id – Dua pekan menjelang pemungutan suara pada 14 Februari 2024, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut berpartisipasi aktif dalam mengawasi pelaksanaan kampanye Pemilu Serentak 2024.

Ketua Panwascam Cangkuang, M Zezen Zainal M didampingi Kordiv HP2HM Andryka Salman dan Kordiv P3S David Ramadhan mengatakan masa kampanye yang hanya tersisa kurang dari dua minggu ini menjadi waktu krusial bagi jajaran pengawas pemilu karena rawan terjadi berbagai pelanggaran seperti politik uang (money politics), penyebaran berita bohong hingga potensi intimidasi terhadap masyarakat dalam memilih.

“Dua pekan menjelang Pemilu 2024 ini, kami Panwascam Cangkuang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat berpartisipasi aktif dalam mengawasi pelaksanaan kampanye Pemilu 2024 ini, termasuk nanti tiga hari masa tenang dan di hari pemungutan suara,” ujar Zezen kepada awak media, Selasa (30/1/2024).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dengan ikut serta mengawasi pelaksanaan kampanye Pemilu 2024 agar tidak terjadi kecurangan, masyarakat secara langsung dapat ikut memastikan bahwa proses demokrasi dapat berjalan dengan fair, adil dan berkualitas sesuai prinsip-prinsip pemilu.

Dengan sinergitas yang baik antara jajaran pengawas pemilu dan masyarakat untuk ikut terlibat dalam mengawasi pelaksanaan kampanye Pemilu 2024, Zezen meyakini hal tersebut dapat membantu mencegah dan mempersempit ruang terjadinya pelanggaran terutama money politics.

“Mari awasi dan laporkan kepada kami atau Bawaslu jika terjadi indikasi pelanggaran seperti politik uang, penyebaran berita bohong, netralitas ASN dan aparat, serta potensi intimidasi terhadap pemilih,” tutur Ketua Panwascam Cangkuang ini.

Pelibatan masyarakat dalam pelaksanaan kampanye Pemilu 2024 ini, lanjut Zezen, merupakan bagian dari strategi pengawasan partisipatif dalam upaya meningkatkan fungsi pencegahan dan pengawasan.

“Karena kami menyadari tidak mungkin dapat melakukan pengawasan secara optimal dikarenakan keterbatasan personel, sehingga membutuhkan peran serta masyarakat agar turut andil dalam melakukan pengawasan,” ucapnya.

Ia menambahkan, Panwascam Cangkuang juga memaksimalkan fungsi pencegahan dan pengawasan dengan melibatkan jajaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Pasalnya, pada 22 Januari 2024 lalu, sebanyak 260 PTPS sudah resmi dilantik dan mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) terkait pengawasan dan pada saat pemungutan dan penghitungan suara.

“Pengawas TPS yang berjumlah 260 orang dari tujuh desa se-Kecamatan Cangkuang itu kami libatkan untuk mengawasi pelaksanaan kampanye di tempat domisilinya masing-masing. Jadi kami tidak lagi hanya mengandalkan PKD di setiap desa yang jumlahnya hanya satu orang,” ungkapnya.

Disinggung terkait pelanggaran pada pelaksanaan kampanye, Zezen mengatakan dirinya bersama anggota Panwascam lainnya mengedepankan pencegahan, sehingga pelanggaran-pelanggaran yang sifatnya pidana seperti money politics dapat dihindari.

“Kita bisa tekan dan nyaris tidak ada pelanggaran yang bentuknya pidana. Karena sebelum melakukan kampanye, kami selalu menyampaikan imbauan baik dalam bentuk surat maupun lisan kepada pihak penyelenggara maupun kepada calegnya langsung supaya bisa mencegah atau menghindari segala hal yang bentuknya pelanggaran, seperti bagi-bagi sembako atau uang,” ungkap Zezen.(**)

Berita Terkait

Tingkatkan Kinerja Terbaik, Ryan Soeryana Kahman, S. Kom Duduki Jabatan Pimpinan Redaksi Kabarnusa24.com
Ketua RT/RW Bojong Murni Dukung Kejari Cibinong Tangani Korupsi
Awali Tahun 2025, Tim Redaksi MSN Gelar Rapat Koordinasi Perdana
DPC APMIKIMMDO Kota Medan Merayakan Open House Tahun Baru 2025
Cerita di Balik Dugaan Korupsi Dana UKW PWI-BUMN Rp 6 Miliar: Sengkarut Administrasi atau Kejahatan?
PTPN 1 Hancuran Bangunan Ponpes Mathla’ul Anwar di Desa Natar, Picu Kemarahan Umat Islam
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SKKP Siap Bangun Ribuan Dapur Sehat di Seluruh Indonesia
Jabar Tingkatkan Pembibitan Domba Garut

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:53 WIB

HUT RI ke-81, Disdik Kota Palembang Satukan Insan Pendidikan Lewat Semangat Gotong Royong

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:32 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Total Kerugian Masih Dihitung

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Semarak HUT Ke-81 RI, Pegawai Rutan Palembang Ikuti Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan di LPKA Palembang

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Mulai Langkah Baru, Lapas Palembang Sambut Peserta MagangHub  

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:23 WIB

HUT ke-81 RI, SMA Negeri 6 Palembang Dorong Siswa Tumbuhkan Nasionalisme dan Prestasi  

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Gus Syarif Bawa Keluarga Besar Ponpes Sabilul Hasanah Ikuti Dzikir Kebangsaan di Masjid Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Sosialisasi Empat Pilar, Abidin Fikri: Perlu Kesadaran Bersama Mewujudkan Gagasan Founding Father

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:59 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pegawai Rutan Palembang Ikuti Lomba Catur dan Gaple Antarpegawai

Berita Terbaru

DAERAH

‎Waduh! Gedung SDN Pantai mekar 02 Tak Terawat

Rabu, 12 Agu 2026 - 15:52 WIB

DAERAH

RSUD SEKARWANGI RESMIKAN EMPAT LAYANAN UNGGULAN BARU

Rabu, 12 Agu 2026 - 11:04 WIB