Aksi Unjukrasa Sejumlah Mahasiswa dan Aktivis Anti Korupsi Ricuh di Komjak Sampai Bakar Ban

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 7 November 2023 - 13:20 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

JAKARTA || Kembali aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa dan para Aktivis Anti Korupsi asal Bandung dan kota lainnya berlangsung di depan Gedung Komisi Kejaksaan Jakarta pada Selasa,(O7/11/2023.

Salah satu tuntutan yang dsampaikan oleh pengunjuk rasa tersebut agar Komisi Kejaksaan turun tangan dalam mengusut dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Jaksa Agung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi tersebut, puluhan pengunjuk rasa berdiri tegak sambil membentangkan spanduk yang memuat informasi terkait kasus yang viral menjadi perbincangan di media massa, yakni dugaan skandal yang melibatkan pimpinan korps adhyaksa, ST Burhanuddin, yang akrab dipanggil ‘papa’ oleh artis Celine Evangelista. Sebagai orator utama, aktivis anti kor

Agus Satria, salah satu orator yang merupakan aktiviisbpegiat Anti Korupsi Jawabarat, dan beberapa mahasiswa dan pemuda lainnya, yang tergabung dalam Kolasi Mahasiswa Benteng Merah Putih menyampaikan pendapat mereka secara bergantian.

Sayangnya, aksi tersebut juga tidak luput dari terjadinya insiden dorong-mendorong antara pasukan keamanan Komisi Kejaksaan dan mahasiswa yang berhasil merangsek masuk ke dalam gedung tersebut. Namun, petugas keamanan dengan tegas menggiring mereka keluar.

Tidak hanya itu, ada juga pembakaran ban bekas yang dilakukan oleh para pengunjuk rasa di depan Kantor Komisi Kejaksaan tersebut.

“Kami akan tetap berada di sini selama Ketua Komisi Kejaksaan tidak turun tangan menghadapi dugaan skandal ini,” tegas Agus Satria.

Ia menekankan bahwa Komisi Kejaksaan RI memiliki kewenangan untuk menyelidiki kasus ini, sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang.

“Komisi Kejaksaan tidak boleh membiarkan pejabat korps adhyaksa melanggar kode etik, melakukan korupsi, dan perbuatan tercela lainnya tanpa tindakan,”lontar Agus Satria salam orasinya.

Dalam orasinya Agus juga mengajukan permintaan kepada Presiden Jokowi untuk turun tangan dalam kasus tersebut , karena jika dibiarkan, hal ini dapat memberikan citra buruk bagi institusi kejaksaan yang sedang giat dalam membongkar praktik korupsi triliunan rupiah.

Menurut Agus, selain mendesak Komisi Kejaksaan untuk segera menyelidiki dugaan skandal ini, pihaknya juga melaporkan dugaan kasus korupsi di sektor tambang di Sulawesi Tenggara.

“Kami juga melaporkan kasus korupsi di sektor tambang di Sulawesi Tenggara agar ditindaklanjuti secara tuntas dan adil. Jangan pandang bulu, jika ada indikasi keterlibatan pejabat dalam menerima suap, tolong buktikan sehingga kejaksaan kita bisa menjaga integritasnya,” tegasnya.

Komisi Kejaksaan RI, sebagai lembaga penegak hukum independen, untuk serius menangani dugaan pelanggaran kode etik ini demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan. Kejaksaan yang bersih dan profesional akan menjadi fondasi yang kuat dalam melawan korupsi dan mewujudkan negara hukum yang adil, cetus Agus Satria.

Diulis Oleh : Henhen Editor

Berita Terkait

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi
Respons Cepat Laporan Warga, Polres Prabumulih Evakuasi Korban Tertemper Kereta Api di Rambang Kapak Tengah
Satgas Karhutla Kodim 0418/Palembang Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Kertapati
Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi
Pawai Jampana HJKB 216 Siap Guncang Dago-Merdeka, 1,3 Km Penuh Atraksi Seni!
Hampir 200 Pecatur Serbu BCBS Seri II, Drs. H. Mulyadi Bidik Lahirnya Bibit Juara Catur Indonesia
Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan
Direktur Utama Teddy Andrian: Perbaikan Pipa Bukan Cuma Soal Galian, Kualitas Harus Diutamakan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru